Bagi mereka yang menderita asma akut, kegiatankegiatan yang tergolong mudah seperti naik tangga atau piknik dapat mengakibatkan kesulitan dalam bernafas. Asma adalah suatu kondisi kronis yang diderita oleh lebih dari 17 juta penduduk Amerika dan terus bertambah. Penelitian-penelitian telah menunjukkan peningkatan kasus asma di Amerika sekitar 75% antara tahun 1980 dan 1994. Sebagai tambahan, 90% dari kematian yang diakibatkan oleh asma terjadi pada orang-orang yang berusia lanjut dan mayoritasnya adalah wanita. Kebanyakan kematian akibat asma tersebut dapat dicegah.
Dalam paru-paru penderita asma, saluran pernafasan yang disebut bronkiolis mengerut secara tidak normal saat dipicu oleh beberapa hal seperti pencetus alergi, infeksi ataupun olah raga, yang kemudian akan menyebabkan sulitnya pengeluaran udara dari paru-paru. Banyak penelitian telah menghubungkan alergi dengan asma meskipun tidak semua penderita asma mempunyai alergi dan tidak semua orang yang alergi menderita asma. Beberapa gejala utama dari asma adalah nafas yang terengah-engah, tidak sanggup menghirup nafas dengan baik, adanya riak atau lendir dan kehilangan energi. Bahkan dalam kasus asma yang paling ringan pun terjadi peradangan pada paru-paru yang dapat mengarah kepada masalah lain seperti infeksi pada sistem pernafasan.
Pengaruh keturunan nampaknya menjadi salah satu penyebab utama timbulnya asma. Bagaimanapun terdapat pencetus-pencetus lain yang dapat diidentifikasi. Asma dapat disebabkan oleh alergi, olah raga, infeksi virus dan bakteri, hormon stres dan lainnya Sebuah catatan menarik yaitu 30% hingga 40% dari penderita wanita mengalami gejala-gejala astma yang berfluktuasi saat periode menstruasi mereka tiba. Apapun yang menjadi pencetus asma, suatu tambahan makanan seperti tahitian noni dapat membantu meringankan gejala-gejala yang berat dengan meningkatkan serta mengatur sistem kekebalan tubuh dan struktur sel dari bronkiolis. Hal ini, Dr. Neil Solomon percaya, dikarenakan nutrasetikal dalam paket-paket yang dikirimkan oleh Goigi appartus dan retikolon kepada sel-sel yang “sakit”.Penelitian Dr. Neil Solomon memperlihatkan selain asma, gejala- gejala alergi (seperti hidung yang berair, mata yang gatal,bengkak yang disertai gatal-gatal dan bahkan eksim) juga tertolong pada orang-orang yang meminum noni. Selain itu, penyakit pernafasan lain di luar asma juga tertolong oleh noni. Infeksi pada paru-paru, bronkitis dan radang paru-paru merupakan semua penyakit yang dapat menyerang seseorang yang tidak menderita asma. Radang paru-paru misalnya dapat terjadi karena tiga puluh penyebab.
Lima penyebab utamanya adalah bakteri, virus, mikroplasma, jamur dan beberapa kemikal lainnya. Karena noni bekerja di tingkat selular, apapun penyebab radang paru-paru tersebut, maka noni memiliki kemampuan untuk menguatkan sel-sel paru-paru yang menjadi lemah dan meningkatkan kemampuan tubuh secara alami untuk mengusir penyebabnya.
Berdasarkan penelitian Dr. Neil Solomon, dari 8.652 pengguna noni yang menderita asma, 67% di antaranya melaporkan gejalagejala asma yang membaik. Sebagai tambahan, dari 4.103 orang yang menggunakan noni untuk masalah pernafasan lain di luar asma, 67?% melaporkan kemajuan kesehatan yang dialami. Dan dari 3.483 pengguna noni yang mempunyai alergi secara luar biasa 83% di antaranya melaporkan gejalagejala alergi semakin membaik.
Kanker adalah proses selular yang tidak berfungsi. Ketika menderita kanker, tubuh kehilangan kontrol selular, yang mengakibatkan pertumbuhan sel yang tidak baik menjadi tidak terkontrol. Sel-sel kanker ini akan menyerang jaringan lokal, berpindah ketempat lain dan berkembang biak. Penyakit ini sendiri bermula dari sel yang bermutasi dan berubah.Sel abnormal ini mempertahankan mutasinya melalui proses reproduksi sel meskipun terdapat usaha dari sistem pertahanan tubuh yang berusaha mengeleminasi sel-sel abnormal. Sel-sel yang bermutasi ini (berasal dari DNA yang abnormal) kemudian bergerak ke sekujur tubuh dan berdiam di satu atau lebih organ tubuh. Saat ini ada lebih dari seratus jenis kanker yang tumbuh dalam tubuh manusia. begitu banyak jenis kanker, dengan ke abnormalan DNA-nya masing-masing dan berbagai perbedaan pada gejala-gejala dan tanda-tanda, adalah tidak mungkin didalam ulasan singkat ini untuk membahas semuanya.
Berdasarkan pengalaman saya di Rumah Sakit Johns Hopkins, satu gejala yang sering muncul adalah kehilangan energi. Saya juga melihat beberapa keabnormalan yang timbul pada beberapa jenis kanker seperti kulit yang berubah warna, luka yang tidak kunjung sembuh, benjolan dibawah kulit, suhu tubuh meningkat dan kehilangan berat badan. hal-hal tersebut sering di asosiasikan dengan tanda-tanda dan gejala -gejala untuk penyakit lain. Kebanyakan kanker tidak terdeteksi secara awal dan hanya bisa didiagnosis secara cepat dengan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin dan dengan serangkaian tes yang spesifik. Semakin dini kanker di deteksi dan di rawat semakin baik hasilnya. Saya percaya Tahitian Noni Juice bermanfaat untuk kanker karena baik noni maupun Tahitian Noni Juice bekerja ditingkat selular. Lebih jauh lagi dipercaya bahwa Tahitian Noni Juice meningkatkan struktur selular tetapi kanker menghancurkannya.
Beberapa penelitian lain telah dilakukan di laboratorium-laboratorium untuk menegaskan kemampuan Tahitian Noni Juice untuk melawan kanker. dalam suatu penelitian, empat orang ilmuwan dari Jepang menyuntikan sel ras (sel yang menjadi pemicu bagi pertumbuhan yang merusak) dengan substansi yang disebut damnacanthal yang ditemukan dalam Tahitian Noni Juice. Mereka mengobservasi bahwa pemberian damnachantal ternyata menghambat reproduksi sel ras secara signifikan.Damnachantal adalah suatu substansi didalam Tahitian Noni Juice yang di percaya sebagai agen anti kanker. Sebagai tambahan, riset telah membuktikan bahwa Tahitian Noni Juice merangsang tubuh untuk mereproduksi element-element yang melawan kanker seperti nitrix oxide, interleukin (mediator sistem imunitas yang dibuat oleh dan mempengaruhi limfosit-red), interferon (sitokin yang mencegah terjadinya super infeksi oleh virus lain – red), faktor nekrosis tumor, lipopolisakarida dan sel-sel pembunuh alami. Dipercaya juga bahwa Tahitian Noni Juice mempunyai fungsi pencegahan dan perlindungan terhadap kanker pada tahap inisisasi, yang merupakan fase pertama pada pembentukan kanker.
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Mian-Ying Wang, M.D. di Fakultas Kedokteran Universitas Illionis, Rockford, menunjukan bahwa tikus yang diberikan 10% Tahitian Noni Juice selama seminggu dan kemudian disuntukan sel DMBA (agen penyebab kanker) , mempunyai bercak tambahan DNA (suatu tes untuk melihat keabnormalan DNA) yang secara signifikan lebih sedikit di bandingkan dengan tikus yang juga disuntukan DMBA namun hanya diberi air. Semakin sedikit jumlah bercak tambahan DNA, semakin tinngi perlindungan terhadap kanker. Tikus yang diberi Tahitian Noni Juice mempunyai 50% bercak DNA lebih sedikit di paru-paru, 60% lebih sedikit di jantung, 70% lebih sedikit di lever, dan 90% lebih sedikit di ginjal.
Tahitian Noni Juice telah terbukti memiliki kemampuan anti oksidan. Hal ini berarti dapat mengikat radikal bebas yang terdapat dalam tubuh. Radikal bebas dapat merusak sel dan membentuk sel kanker. Banyak yang berpendapat bahwa aktifitas anti oksidan adalah fungsi penting dari Tahitian Noni Juice dan salah satu alasan mengapa begitu banyak orang sukses dalam melawan kanker dengan Tahitian Noni Juice. Dari 27.000 pengguna Tahitian Noni Juice dalam survey saya 2.365 orang menderita berbagai jenis kanker. Dari jumlah ini 60% dari mereka berhasil mengalami kemajuan kesehatan yang luar biasa.
Dosis penggunaan Tahitian Noni Juice:jumlah konsumsi rata-rata dari 64% responden yang mengalami kemajuan kesehatan adalah 105 cc setiap hari.
Dalam riset saya juga menemukan “resep noni” yang telah digunakan oleh para pasien penderita kanker untuk meningkatkan energi tubuh mereka secara maksimal. Resep ini datang dari rekan sejawat dari profesional media, Orlando Pile, M.D. Resepnya sebagai berikut:
1 botol Tahitian Noni Juice perhari selama 4 hari pertama ½ botol Tahitian Noni Juice perhari selama 4 hari berikutnya 240 cc Tahitian Noni Juice sehari selama 30 hari berikutnya 105 cc untuk selanjutnya.
Tahitian Noni Juice menjadi “ The Top Ten Cancer Treatment” yang direkomendasikan Asosiasi Kanker Amerika Serikat.
Diambil dari buku NONI JUICE (How Much, How Often, For What Edisi Keempat – mencakup informasi lebih dari 27.000 pengguna noni juice ) karya dr. Neil Solomon, MD, PhD beliau adalah seorang Dokter di Johns Hopkins Hospital dan juga seorang penulis bestseller dalam daftar New York Times, mendapatkan Schwentker Award bagi pencapaian yang istimewa di bidang riset Beliau juga pernah menjabat sebagai sekretaris Bidang Kesehatan dan Kebersihan di Maryland, Mengabdi pada komisi kegubernuran dan bertindak sebagai penasehat kesehatan bagi gubernur dan Presiden AS. Selama 18 tahun beliau telah menulis kolom kesehatan bersindikasi dunia bagi Sindikat Los Angles Times. Saat ini dr. Solomon bekerja sebagai konsultan nutrisi global bagi perusahaan, organisasi non-pemerintahan pada PBB dan WHO.
Dan dalam bukunya Beliau hanya merekomendasikan dan menggunakan Tahitian Noni Juice dalam penelitiannya.
Apa yang Anda ingat jika menyebut Tahiti? Barangkali mutiara hitam dasar lautnya yang mahal dan berharga itu. Ya, Anda tidak salah. namun Tahiti bukan saja penghasil mutiara hitam yang termasyur, negara di kepulauan Polinesia ini juga memiliki bahan-bahan alam yang amat berguna bagi kesehatan dan kecantikan, termasuk kecantikan kulit alami.
Tahitian Noni International (TNI) mengolah dan menghadirkan kekayaan alam pulau eksotis itu dalam bentuk produk TePoema, rangkaian produk perawatan kulit yang mengandung elemen alami yang kaya nutrisi, serta Moea, perawatan tubuh berkualitas spa dengan aromaterapi yang menyegarkan.
Studi klinis menunjukkan bahwa polusi, radikal bebas, pencemaran lingkungan, angin, sinar UV, asap dan reaksi oksidasi berlebihan yang ada di sekitar lingkungan kita dapat merusak kulit, sehingga menimbulkan micro-swelling (peradangan) pada kulit.
“Inilah awal dari masalah kulit yang berakibat munculnya penuaan dini, penurunan vitalitas dan elastisitas kulit,” ujar Anita Krisnandari, Skin Care Product Manager TNI Indonesia saat workshop bersama sejumlah media di kantor pusat TNI Indonesia, Kawasan Bisnis Mega Kuningan, Jakarta belum lama ini. “Karena setiap hari kulit kita terpapar oleh agresi lingkungan yang tidak sehat, maka sejak dini kulit harus dirawat,” imbuhnya.
TNI mengeluarkan produk TePoema, rangkaian perawatan kulit yang engandung ekstrak buah dan daun Tahitian Noni (pace/mengkudu dari Tahiti) yang berperan sebagai agen pencegah peradangan mikro. Produk yang dibuat berdasarkan riset tradisi penduduk Tahiti ini mampu membersihkan, mengangkat toksin dan kotoran dari kulit wajah, mengembalikan keseimbangan serta meningkatkan perlidungan dan daya tahan kulit.
“Selain mengandung bahan alami dari tanaman tropis, produk ini juga memiliki pH seimbang untuk semua jenis kulit (5-5,5) dan allergen free,” ujar Hari Utomo, Country Manager TNI Indonesia yang membuka acara workshop.
Bagi Anda yang tergerak kembali ke alam, memilih dan mencoba TePoema layak dicoba untuk mengembalikan atau mempertahankan kecantikan alami kulit tanpa harus merasakan sakitnya pisau bedah atau menggunakan sinar laser.
Rangkaian TePoema tersedia untuk kulit normal atau kering, kombinasi serta berminyak, meliputi jenis produk Cleansing Oil, Cleansing Gel, Equalizing Toner Micro-swelling Defense, Creamy Moisturizer Micro-swelling Defense, Hidrating Lotion Micro-swelling Defense, Environmental Shield with SPF 20 Micro-swelling Defense, Skin Renovation Cream Micro-swelling Defense, Youth Restore Serum, Restorative Eye Essence Micro-swelling Defense, Skin Revealing Exfoliator, Skin Lightening Emulsion Micro-swelling Defense. Produk yang menjadi favorit adalah Youth Restore Serum yang berfungsi mempertahankan keremajaan kulit dan memerangi keriput.
Selain peratawan kulit, hadir juga Moea, perawatan tubuh berkualitas spa yang dapat diaplikasikan sendiri di rumah. Rangkaian produk spa dengan kandungan aromaterapi ini terdiri dari Body Butter Noni & Tiare Flower, Sugar Scrub vanilla & Sugarcane serta yang paling menjadi favorit adalah Body Souffle Sweet Banana & Macadamia.
Kini Achmad Syakir, 19 tahun, sudah bisa membaca dan bercanda dengan adik-adiknya. Ia juga bisa berkonsentrasi dalam waktu yang lama, sehingga ia mampu mengolah pikirannya selama berjam-jam. tertawanya juga semakin lepas dan ia bisa berlari-lari kecil. Aisyah Al Habsyi, ibunda Syakir merasa bersyukur atas karunia Allah SWT yang dilimpahkan kepadanya.
Kecelakaan yang menimpa Syakir, menurut Aisyah, tetap disyukurinya. Ini bentuk perhatian Allah SWT kepada saya dan keluarga,”kata Aisyah, mengawali ceritanya. Syakir mengalami penderitaan dan perjuangan dahsyat untuk bertahan hidup. Kecelakaan hebat yang terjadi pada 6 September 2006 hampir saja merenggut pemuda ganteng yang hobi otomotif. Kepala Syakir harus terbentur batu kali yang besar saat ia mengikuti balapan motor. Imbasnya, sepertiga otak Syakir harus hilang.
“Sebagai ungkapan syukur, Aisyah membagi pengalamannya dengan TNJ
kepada orang-orang yang membutuhkannya.”
Penanganan yang tidak memuaskan dari RS umum di Indonesia membuat Aisyah harus menerbangkan Syakir ke RS di Singapura. “kenapa baru dibawa sekara-ng, ujar dokter Singapura kepada saya,”cerita Aisyah. “Tubuh Syakir kaku, jangankan bicara, menggerakkan bola matanya saja sulit, apalagi menggerakkan anggota tubuhnya. Tim dokter memvonis Syakir akan sembuh dalam waktu 7 tahun, itupun tidak sempurna. Syakir akan seperti anak kecil, bicara tidak jelas, berfikirpun akan sangat lambat, ini semua karena imbas dari hilangnya sebagian otaknya. “Tapi saya yakin Allah SWT akan menyembuhkan anak saya,”ungkap Aisyah.
Hampir tiga bulan, Aisyah dan Syakir menetap di Singapura tanpa harapan pasti. Pertengahan Februari Aisyah mulai memberikan TNJ kepada Syakir hingga 500ml. perubahan pun terjadi di hari ke-5, Syakir bisa menggerakkan lehernya. “Sekarang? Ia sudah beraktivitas seperti biasa,”cerita Aisyah. Sebagai ucapan syukur yang dalam, sejak saat itulah Aisyah membagi pengalamannya ber-TNJ kepada orang-orang yang membutuhkan kesehatan.
Saksikan Video Achmad Syakir di acara Good Morning Trans TV
Vonis amputasi sudah sempat dilayangkan pihak medis kepada ibunda kami, Sriyati, ujar M.S. Yahya, Putra Sriyati yang menetap di Blitar, Jawa Timur. Sejak duduk di bangku SMA, ibu sudah menderita saya Diabetes. Selama ini karni hanya mengupayakan langkah medis sederhana dan pengobatan alternatif, untuk menanggulangi derita yang ibu alami. Menjelang bulan puasa tahun 2007, kami dipertemukan dengan Tahitian Noni Juice sebagai mediasi kesembuhan ibu. Alhamdulillah, Allah SWT mengijinkan penyakit Diabetesibu terobati dengan mengonsumsi TNJ 7 x 20 ccsetiap hari selama dua bulan.Bulan puasa 2007 menjadi puncak penderitaan ibu kami. Gula darah mencapai angka 474, Ibu sempat tidak bisa berjalan karena bengkak dan luka di kakinya Hal tersebut juga membuatnya mendapatkan vonis amputasi oleh tim dokter. Sebuah solusi yang tidak diinginkan oleh ibu dan karni semua. Sambil mencari alternatif pengobatan lain, kami dikenalkan dengan TNJ. Minggu pertama mengkonsumsi TNJ, ibu sudah enak makan. Biasanya ibu tidak bisa makan apapun, karena penyempitan di tenggorokan nya. Belum lagi masalah jantung yang juga mendera tubuhnya, sampai-sampai lambung dan paru-parunya ikut mengalami kerusakan. Tapi semuanya berangsur membaik dan normal. Sebulan kemudian, bengkak serta luka di kaki ibu berangsur-angsur membaik. lbu sudah bisa berjalan, bahkan keluhan penglihatan di matanya juga semakin berkurang. Dan sinilah saya yakin bahwa penelitian yang menjelaskan bahwa kandungan dalam TNJ yang bisa mengatasi deiabetes benar adanya. Saya hanya ingin menekankan jika Allah SWT menciptakan sesuatu pasti ada manfaatnya. Buah noni asal Tahiti dapat menjadi penawar penyakit yang dialami ibu saya.
Manfaat TAHITIAN Noni ® Juice telah teruji. Kaya dengan antioksidan dimana antioksidan sangat vital untuk kehidupan kita – dan bermanfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan/ imun tubuh kita.
Riset dan uji klinis terhadap Tahitian Noni Juice telah mengukuhkan Perusahaan Tahitian Noni International memiliki produk-produk yang berkualitas dan telah terbukti bermanfaat bagi semua orang
Keunggulan eksotik TAHITIAN NONI® Juice berikutnya dapat detelusuri merujuk pengalaman klinik Richard A. Williams, MD. Ia paparkan sejumlah temuannya di dalam buku berjudul “Ancient Fruit Modern Medicine: Noni Connection to Your Phsiology Systems”. Bersama survei statistik di atas, publikasi praktik klinik ini dapat dijadikan bahan perbandingan keunggulan eksotik TAHITIAN NONI® Juice antara temuan riset biomolekuler dalam setiap hak paten dengan temuan praktik langsung di lapangan. Dengan kata lain, apakah efek terapeutik TAHITIAN NONI Juice sinergis antara yang diteliti pada tingkat biomolekuler dengan yang diaplikasikan kepada manusia langsung?
Richard A. William MD – Independent Scienctist
Adalah Richard A. Williams, MD, yang telah membuktikan keunggulan eksotik TAHITIAN NONI Juice terhadap 3.000 pasiennya, terutama mereka yang berasal dari Thailand dan Amerika. Ia seorang dokter lulusan Universitas Miami Florida dan Peraih gelar spesialis Kedokteran Tropis Klinik dari Universitas Mahidol Bangkok. Dengan bekal pendidikan itu ia diijinkan membuka praktik dokter di dua negara sekaligus, yakni Amerika dan Thailand. Keahlian bedah umum dan internalnya didedikasikan dengan berkarir di Angkatan Laut Amerika selama 8 tahun, dan berpraktik sebagai dokter selama lebih dari 30 tahun. Sementara di Thailand, ia dikenal sebagai konsultan perawatan kritis dan kedokteran keluarga selama lebih dari 17 tahun. Karirnya dimatangkan dengan beragam kegiatan riset dasar, aplikasi atau klinik; dan menjadi relawan untuk sejumlah lembaga sosial di Thailand.
Delapan tahun yang lalu, ia sangat skeptis terhadap TAHITIAN NONI® Juice yang dikenalkan kepadanya dengan klaim “satu produk untuk ratusan manfaat kesehatan” . Ia marah, dan mengatakan nonsense! Saat itu uji klinik dan hak paten TAHITIAN NONI Juice memang belum sepesat sekarang, dan ia pun mengakui belum mendalami kajian fitonutrisi. Hati dan pikirannya mulai terbuka tatkala menyaksikan langsung manfaat produk herbal terhadap penyembuhan luka bakar adiknya. Satu persatu produk herbal dikenalnya, sebagian ada yang benar-benar membantu penyembuhan pasiennya, namun sebagian lagi justru memicu efek samping yang bersifat toksik. Khusus untuk TAHITIAN NONI® Juice; ia memperoleh infirmasi bahwa jus itu diproduksi dengan standar pemrosesan, bebas dari sterold dan nontoksik. Antusiasnya terus diekspresian dengan mengkaji berbagai artikel riset Morinda citrifolia L. Sampai tahap ini ia belum berani mengaplikasikan TAHITIAN NONI Juice. Baginya, informasi testimonial bukan laporan profesional dan artikel yang dipublikasikan saat itu belum cukup untuk dijadikan landasan intervedensi medis.
Barulah setelah Tahitian Noni International Inc. Membuka kantor cabang di Bangkok, ia mulai berani merekemondasikan TAHITIAN NONI® Juice, itupun dilakukan dalam koridor riset, dan dibatasi hanya tiga orang pasien dekatnya. Ketiganya merasakan khasiat Jus noni dalam tempo kurang dari dua bulan untuk mengatasi keluhan kanker, Parkinson’s dengan riwayat stroke, diabetes tipe 2, nyeri kronis pada punggung bawah, sirosis moderat, hipertensi, dan dimensia dini (1 pasien memiliki lebih dari 1 keluhan). Tahun demi tahun ia jalani dengan konsistensi hasil riset klinik aplikasi TAHITIAN NONI Juice terhadap pasien-pasiennya. Kasus demi kasus didokumentasikan bersama koleganya, lengksp untuk setiap rekam medis pasien. Bahkan kini ia berambisi merintis riset jus noni di rumah sakit dan di sejumlah universitas untuk disebarkan ke seluruh dunia.
Dalam konteks geografis, publikasi praktik klinik aplikasi TAHITIAN NONI® Juice dari Thailand cukup relevan bila dijadikan referensi oleh para praktisi kesehatan di Indonesia. Mengingat sama-sama kerap dihadapkan pada insiden penyakit khas negara tropis. Dengan pendekatan fisiologi sistem organ manusia, Richard A. Williams, MD, telah mengidentifikasi berbagai penyakit yang proses penyembuhannya terbantu oleh nutrisi TAHITIAN NONI® Juice (tabel 3.2). Pengalaman kliniknya semakin menakjubkan, dan selalu di-up date. Misalnya, ketika flu burung mewabah Asia tenggara, segera ia mempublikasikan progress report potensi TAHITIAN NONI® Juice untu manajemen flu burung. Sebagai wujud keterbukaan dan misi pendidikan publik, siapapun yang tertarik mengeksplorasi temuan-temuan praktik kliniknya diundang untuk telekonfrens melalui situs www.AskDrRichardWilliams.c
om .
Konsep yang direvitalisasi oleh Richard A. Williams, MD sebenarnya sangat sederhana, yakni memposisikan TAHITIAN NONI® Juice sebagai nutrisi fundamental bagi pasien-pasiennya. Menurutnya, Tubuh manusia memiliki cetak biru DNA yang mengode setiap nutrisi fundamental. Nutrisi itu berfungsi mempertahankan sistem fisiologi manusia yang terintegrasi di bawah kontrol DNA. Namun, ketika terjadi degradasi lingkungan atau kondisi patalogis tertentu, maka asupan nutrisi fundamental menjadi tidak adekuat. Alhasil, mekanisme perbaikan DNA –yang bertanggung jawab dalam homeostatis sistem fisiologi- menjadi absen atau terganggu. Kondisi ini terjadi seperti pada kasus kanker, talasemia, ataksia spinoselebral, kistik fibrosis, dan amioloidosis. Manfaat nutrisi seperti TAHITIAN NONI Juice adalah memulihkan mekanisme perbaikan DNA, ditandai integrasi aktivasi dan optimalisasi fungsi tubuh pada tingkat sistem.
Sampai disini, keunggulan eksotik TAHITIAN NONI® Juice sudah dapat diukur dengan mempertimbangkan klaim hasil riset biomokuler hak paten dan pengalaman klinik para praktisi kesehatan.
Daftar-1 di bawah ini Identifikasi masalah kesehatan berdasarkan pengalaman klinik Richard A. Williams, MD, dalam mengaplikasikan TAHITIAN NONI Juice terhadap lebih dari 3.000 pasien (sejumlah kasus dilengkapi dokumen medis).
DAFTAR-1
FUNGSI SYARAF
1). Kerusakan serebrovaskuler (CVA), baik hemoragik maupun oklusif.
2). Degenerasi sistem saraf pusat (genetik) ; seperti ataksia serebral, OPCA dan penyakit Neuron motorik.
3). Tumor otak dan metastasis serebral; sebelum, sedang, atau sesudah terapi (operasi, radiasi, atau kemoterapi)
4). Trauma kepala disertai koma, pendarahan, buta osipital, afasia ekspresif total, paralis, paresis, dan spastisitas.
5). Multipel sklerosis (demielinasi otoimun) 10). Dimensia (tipe Alzheimers atau tipe lainnya).
6). Sakit Kepala migrain dan kontraksi otot 11). Penyakit Parkinson
7). Kejang epilepsi 12). Ensefalopati toksik
8). Ensefalitis kronis (Ensefalitis B Jepang) 13). Injuri medula spinalis
9). Nyeri akut dan kronik Neuropati perifer
14). Gangguan perkembangan otak; autis, gangguan hiperaktif dan defisit konsentrasi (ADHD) pada anak-anak atau Dewasa
KESEHATAN MENTAL
1). Depresi 5). Skizofrenia
2). Gangguan bipolar 6). Cemas
3). Gangguan obsesif konpulsif 7). Adiksi alkohol, nikotin, dan obat
4). Stres ; menormalkan respon hormonal dan tekanan darah
1). Hipertensi (HBP); Gagal jantung kongesti (CHF)
2). Hemoroid rektal; Angina pektoris, aritmia, (PACs, PVCs)
3). Sindrom sakit sinus Cor pulmunale
4). penyakit arteri perifer; diabetik, otoimun, aterosklerosis disertai ulkus
5). Penyakit jantung koroner; ASCH, vaskulitis imun
6). Tromboflebitis vena dalam (DVT); nyeri, edema, dan rekanalisasi
7). Obstruksi limfatik; pasca operasi dan terapi radiasi
8). Insufisiensi vena disertai stasis dan ulserasi
9). Instabilitas vaskular hormonal; hot flushes menepous
Daftar-2 berikut Identifikasi masalah kesehatan berdasarkan pengalaman klinik Richard A. Williams, MD, dalam mengaplikasikan TAHITIAN NONI Juice terhadap lebih dari 3.000 pasien (sejumlah kasus dilengkapi dokumen medis) –sambungan
FUNGSI EKSRESI (Ginjal)
1). Sindrom neuropatik ; Nefropati diabetes
2). Glomerulonefritis; lupus atau posstreptokokus
3). Gagal ginjal kronis (berhubungan dengan sistem lainnya)
FUNGSI IMUNITAS
1).Peningkatan proteksi terhadap infeksi virus, bakteri, protozoa, fungi dan yeast
2).Menormalkan fungsi tubuh akibat infeksi HIV, virus Cito Megalo, dan Epstein-Bar
3). Menormalkan gangguan otoimun; lupus, artritis reumatoid, spondilitis ankilosing psoariasis, multipel sklerosis
4). Meningkatkan ketahanan dari destruksi protein atau sel abnormal (kanker)
5). Alergi; topikal, inhalasi (debu, demam hay), dan ingesti (makanan, dll)
6). Kanker; otak, tonsil, paru, timus, pankreas, kolon, payudara, prostat, kemih, dan kulit
FUNGSI HEPATIK
1). Hepatitis viral; virus B, virus C ; Sirosis; alkohol, toksik, posnekrotik
2). Hepatitis toksik; pengobatan TB, zocor, dan alkohol
3). Reaktivasi inflamasi; protein reaktif C, interleukin-6
4). Amiloidosis
1). Meningkatkan energi, mempercepat recovery sehabis kerja dan olahraga
2). Menigkatkan fungsi liver; proteksi terhadap polutan dan toksin
3). Diabetes tipe 2
4). Mengontrol kolesterol serum
5). Meningkatkan fungsi insulin
6). Antioksidan; proteksi radikal bebas
7). Membantu menurunkan berat badan
8). Menormalkan hormon stres; termasuk amenorhea dan infertilitas
9). Menigkatkan fungsi aksis hipotalamus-pituitari-adrenal Meredusi efek samping pengobatan, kemoterapi, atau radiasi
FUNGSI MUSKULOSKLETAL
1). Penyakit degenaratif disc . ; Osteoporosis
2). Skiatika ; Nyeri kronis punggung bawah
3). Meningkatkan kekuatan otot, endurance
4). Sendi; trauma, degenarasi
PENYEMBUHAN DAN INFLAMASI
1). Akselerasi penyembuhan injuri akut atau kronis (termasuk operasi)
2). Mereduksi limfedema dan obstruksi limfatik pasca operasi
3). Menyembuhkan kerusakan akibat radiasi
4). Anti-inflamasi; sendi, trauma, Chron, degenaratif, otoimun, ulkus kolik
5). Mereduksi skar ; Mereduksi bronkospasme
Brett West – Director Noni Benefits Research
Brett explains the antioxidant benefits of TAHITIAN NONI® Juice.
Clinical Studies – Rich in AntioxidantsAntioxidants are vital to healthy living—they help boost the immune system and fight off harmful free radicals. In laboratory tests, TAHITIAN NONI® Juice has been shown to be rich in natural antioxidants that your body can easily use.*
Research
1. Wang, M.Y., C. SU,
“Cancer Preventive Effect of Morinda citrifolia (Noni).” Annals New York Academy of Sciences.
2. Su, Bao-Ning, Alison d. Pawlus, Hyun-Ah Jung, William J. Keller, Jerry L. McLaughlin, A. Douglas Kinghorn.
“Chemical Constituents of the Fruits of Morinda citrifolia (Noni) and Their Antioxidant Activity.” J. Nat. Prod., 68, 592-595 (2005).
3. Kamiya, Kohei, Toyei Tanaka, Hanani Endang, Mansur Umar, Toshiko Satake.
“Chemical Constituents of Morinda citrifolia Fruits Inhibit Copper-Induced Low-Density Lipoprotein Oxidation.” Journal of Agricultural and Food Chemistry, 2004.
4. Poster Abstracts. Subsection: Wang, M.Y., S. Su, A.D. Nowicki, J.Jensen, and G. Anderson.
“Morinda citrifolia and Cancer Prevention.” Available online at http://www.jca.gr.jp/pdf/aj7ps_a.pdf (p. A23).
5. Wang, M. Y., A. Cheerva, C. Su, J. Jensen, D. Nowicki, G. Anderson, S. Jensen, J. W. Fritz.
“Protective Effects of Morinda citrifolia (Noni) on Plasma SAR and LPO in Current Smokers.” XI Biennial Meeting of the Society for Free Radical Research International, 2002. A summary of this study is available online at http://www.chinaphar.com/1671-4083/23/1127.pdf (p. 1136).
6. Zin, Z. Mohd, A. Abdul Hamid, A. Osman, N. Saari,
“Antioxidative activities of chromatographic fractions obtained from root, fruit, and leaf of Mengkudu (Morinda citrafolia L.).” Food Chemistry 94, 169-178 (2006).
7. Ying-Mian, Wang, Brett J. West, C. Jarakae Jensen, Diane Nowicki, Su Chen, Afa K. Palu, Gary Anderson,
“Morinda citrifolia (Noni): A literature review and recent advances in Noni research.” Acta Pharmacologica Sinica, 1135-1136 (2002).
8. Wang, Mian-Ying, Eric Henley, Lin Peng, Vicki Weidenbacher-Hoper, Joella Warner, Nawal Lutfiyya, Gary Anderson.
“Morinda citrifolia Reduces Cancer Risk in Current Smokers.” AACR-JCA Joint International Conference (January 21-25, 2007). Available online here.
9. Zin, Z. Mohd.
“Isolation and Identification of Antioxidative Compound from Fruit of Mengkudu (Morinda citrifolia).” International Journal of Food Properties, Vol. 10, 363-373 (2007).
10. S. Vimala & Mohd. Illham Adenan.
“Malaysian Tropical Forest Medicinal Plants: A Source of Natural Antioxidants.” Journal of Tropical Forest Products 5(1): 32-38 (1999).
11. Park, YK, E. Park, Kim JS, Kang MH.
“Daily grape juice consumption reduces oxidative DNA damage and plasma free radical levels in healthy Koreans.” Mutat. Res. 529 (1-2): 103 (Feb 2004).
12. O’Byrne, Dawn J., Sridevi Devaraj, Scott M. Grundy, and Ishwarlal Jialal.
“Comparison of the antioxidant effects of Concord grape juice favonoids and a-tocopherol on markers of oxidative stress in healthy adults.” Am. J. Clin. Nutr. 76: 1367-74 (2002).
13. Prior, R.L., Gu L., Wu X., Jacob R. A., Sotoudeh G., Kader A.A., Cook, R. A.
“Plasma antioxidant capacity changes following a meal as a measure of the ability of a food to alter in vivo antioxidant status.” J. Am. Coll. Nutr. 26(2): 170-81 (2007).
14. Harada, Shinichi. Wakako Harnabe, Kohei Kamiya, Toshiko Stake, Shogo Tokuyama.
“The preventive effect of the juice of Morinda citrifolia against the ischemic brain injury.” Journal of Pharmacological Sciences, Vol. 103, Supp. 1:228P (2007).
15. Palu, Afa Kehaati.
“Tahitian Noni Juice: Its Antioxidant Capacity is Only a Part of the Repertoires of its Scientifically Proven Health Benefits.” Tahitian Noni International Research Center, American Fork, Utah 2004.
16. Brett J. West, C. Jarakae Jensen.
Noni juice increases athlete endurance via antioxidant mechanism. Poster # 208. Joint Northwest and Rocky Mountain Regional Meeting of the American Chemical Society. June 17, 2008. Park City, Utah, USA.
*This statement has not been evaluated by the Food and Drug Administration. This product is not intended to diagnose, treat, cure, or prevent any disease.
Sudah hampir tiga tahun dr. Sri Purwaningsih atau yang akrab dengan panggilan dr. Pur berjuang melawan kanker. Awalnya pada akhr tahun 2005, dr. Pur merasakan adanya benjolan dilingkar payudaranya. Kecurigaannya bahwa itu adalah sebuah kanker pun ternyata terbukti setelah menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan.
Satu-satunya jalan mengobatinya adalah kemoterapi. Selama hampir enam bulan sejak januari 2006 hingga Juni 2006, dr. Pur menjalani kemoterapi hingga 6 kali setiap 4 minggu sekali. ”Efek kemoterapilah yang membuat saya merasa tersiksa. Bayangkan selama dua minggu lebih saya mulai muntah, belum lagi rambut rontok dan kulit yang mengering.” ujar dr. Pur.
Bahkan dr. Pur juga merasakan cairan yang ada pada sendi-sendinya mengering, sehingga setiap pergerakan tubuhnya disertai rasa sakit yang luar biasa. ”Sayang sekali saya baru dikenalkan Tahitian Noni Juice (TNJ) pada akhir Maret 2009 lalu, padahal setelah saya mengkonsumsinya dengan dosis 2x100cc tubuh saya terasa nyaman,” terang dr. Pur yang kondisi kesehatan dan staminanya bertambah baik setiap harinya.
Rutinitas dr. Pur mengkonsumsi TNJ berubah manis. Pertengahan April lalu, saat memeriksakan dirinya ke RSCM, tidak ditemui adanya kanker lagi. ”Hasil pemeriksaan yang negatif terhadap semua tanda kanker, membuat saya semangat berbagi resep sehat kepada teman-teman yang masih mengalami hal serupa dengan saya,” imbuhnya.
Kini dr. Pur merasakan stabilitas tubuh terus membaik dari hari ke hari. ”TNJ tidak saja membuat istirahat saya dan nafsu makan saya membaik, namun segala fungsi kerja organ tubuh saya diperbaiki. Buktinya saya tidak lagi merasakan hal-hal yang janggal pada diri saya. Terimakasih TNJ.”
Menurut Dr. Henry Naland Sp.B Onkologi, Dokter bedah Ongkologi FKUI/RSCM & RS. Omni Medical Center. ”Dalam penatalaksanaan kanker, dibutuhkan nutrisi untuk membantu kualitas hidup pasien kanker. Dengan dipatenkannya penggunaan Tahitian NONI Juice sebagai bagian dalam uji klinis pada kasus kanker kolon memberikan tambahan keyakinan bahwa produk ini bisa menjadi pilihan dalam terapi komplementer pasien kanker secara keseluruhan. Noni Juice yang diberikan bersamaan dengan kemoterapi pada pasien kanker akan mengurangi efek samping yang diakibatkan oleh kemoterapi dan mempercepat pemulihan pada tubuh saat menjalani recovery.”
Kandungan bioaktif dalam noni mempunyai kemampuan untuk merevitalisasi sekaligus meregenerasi sel-sel syaraf dan berperan penting dalam meregulasi system kardiovaskuler. Selain meningkatkan stamina, Tahitian NONI Juice mampu menormalkan fungsi sel dan membunuh kanker aktif pada tubuh. Sebab Itulah menjadikan Tahitian NONI Juice ini meraih Top 10 Cancer Treatment dari The American Association for Cancer Research. Mau bebas dari kenker? Minumlah Tahitian NONI Juice secara berkala sebagai tindakan preventif yang tepat, terang DR. dr. Amarullah H. Siregar, DiHom, DBMed., MA, MSc., PhD. Doctor of Naturopathy from Clayton College of Natural Health, Birmingham USA. PhD Health Science from Fairfax University New Orleans – USA.
Tahitian Noni International didedikasikan untuk memperbaiki kehidupan pelanggannya dengan menghasilkan produk-produk paling inovatif dengan kualitas yang tinggi dari bahan dasar noni.
Tahitian Noni International membuka pintu bisnis dalam bulan Juli 1996 dengan produk tunggal—TAHITIAN NONI® Juice. Tahitian Noni International mengetahui banyak manfaat kesehatan dari noni, tapi tidak satupun yang dapat menyainginya untuk ledakan pertumbuhan dari penirunya.
Keefektivan produk-produk Tahitian Noni telah membawa ke arah pengembangan dan pertumbuhan. Penjualan tahun pertamanya mencapai lebih dari USD $6 juta, dan dalam jangka kurang dari 10 tahun, penjualan pertahun melebihi USD $500 juta. Sekarang Tahitian Noni International mengembangkan bisnisnya di lebih dari 80 negara.
Tahitian Noni International telah mengadopsi keberadaan Tahiti sebagai miliknya dan melakukan apapun untuk menjaga kemurnian dari tanah dan orang-orangnya. Orang-orang Tahiti merupakan partner penuh dalam menyebarkan manfaat noni ke seluruh dunia, dan ekonominya meningkat dengan bagusnya dari pekerjaan dan pertumbuhan buah noni yang diproduksi.
Inilah sejarah perkembangan Tahitian Noni International sampai sekarang:
4000 – 2000 BC
Lebih dari dua ribu tahun yang lalau, penduduk Polynesia meninggalkan Asia tenggara dalam pencarian wawasan baru melalui laut. Sebagai tambahan terhadap keluarganya, eksplorasi ini membawa suatu tanaman sakral yang diperlukan untuk bertahan hidup—kelapa, pandan, talas, dan noni, yang dihargai sebagai rahasia kesehatan. Tanaman-tanaman ini kemudian ditanam di kepulauan vukanik Tahiti. Dimana dengan tanah yang subur dan udara bersih, tanaman noni tumbuh. Tulisan-tulisan Ayurvedic yang sangat tua menyebut noni Ashyuka, sebagai rahasia “umur panjang”. Tulisan-tulisan itu menjelaskan bahwa noni menjadi penyeimbang tubuh, menstabilkannya dalam harmoni yang sempurna
500 BC – 200 AD
Buah Noni tumbuh liar dan menjadi pilar masyarakat Polynesia. Semua bagian tanaman noni digunakan—buah, daun, biji dan kulit. Tanaman noni menghampar ke penjuru Pasifik.
1769
Kapten James Cook dan anggotanya menemukan kepulauan Tahiti dan membuat catatan tentang penggunaan noni secara luas oleh penduduk setempat..
1955
Sementara melakukan penelitian terhadap tanaman nenas, Dr. Ralph Heinicke menemukan properti yang bermanfaat dari tanaman noni. Penelitiannya yang akan membawa dalam penemuan untuk banyak industri, yang akan meningkatakan taraf hidup jutaan orang.
1996
Dengan suatu kombinasi keahlian ilmu makanan, pengalaman industri, bisnis dan marketing, pendirian perusahaan telah meletakkan suatu ciptaan dari penjelajahan baru yang revolusioner: Tahitian Noni International.
Setelah datang dari penelitian Dr. Heinicke, ilmuwan makanan John Wadsworth melakukan perjalanan ke Tahiti dan mengkonfirmasi keberadaan sumber noni yang sesuai secara komersial. Dia mewawancarai dengan penduduk asli dan pegwai pemerintahan. serta pencarian kepustakaan untuk dokumen-dokumen sejarah. Dia menemukan bahwa klaim tersebut adalah benar—semua penelitian menunjukkan bahwa noni memiliki properti yang mengagumkan.
1997
Tahitian Noni International mengirim USD $33 juta penjualan dalam tahun pertama dalam bisnis. Perluasan International dimulai.
1999
Perusahaan mencapai suatu milestone baru: USD $30 juta dalam penjualan sebulan; puncak dari total penjualan tahunan sebesar USD $300 juta. Ledakan pertumbuhan internasional terus berlanjut sebagai TAHITIAN NONI® Juice sampai ke Jepang, Mexico dan Hong Kong.
2000
Pendiri Tahitian Noni International melakukan pertemuan dengan pemerintahan French Polynesia untuk menandatangani perjanjian khusus yang akan membawa negara tersebut ke dalam investasi yang signifikan dan pekerjaan baru.
2002
Griffin Hill, suatu Firma riset marketing independen, mempublikasikan suatu studi yang menyatakan bahwa “Tahitian Noni International merupakan satu dari perusahaan swasta dengan pertumbuhan tercepat di Amerika, dan kurang dari 10 perusahaan swasta dengan sejarah di dunia yang dapat menyamai Tahitian Noni International dalam enam tahun pertama pertumbuhannya”
Tahitian Noni International ranking #26 dalam daftar Inc. Magazine untuk 500 perusahaan swasta dengan pertumbuhan tercepat di Amerika. Kantor pusat baru perusahaan dengan luas 150,000 – square foot dibuka di Provo, Utah.
2004
Sepuluh dari produk baru diperkenalkan, dimana kesemuanya berasal dari elemen kunci dari tanaman noni: buah, daun, dan biji.
Pemerintah French Polynesia memberikan penghargaan ke TNI untuk kontribusinya dalam menumbuhkan perekonomian nasional dan semua dampak positifnya..Perusahaan juga menerima penghargaan ‘Corporation with Social Responsibility’ dari U.N.-sanctioned International Council of Caring Communities (ICCC).
TAHITIAN NONI™ Equine Essentials™ lahir. Suoplemen equine liquid dari noni yang pertama ada membantu semua jenis kuda untuk mencapai kesehatan yang optimal dan penuh potensi.
TNI memperkenalkan program traning distributor yang revolusioner, dikenal the Success Path, membawa kenaikan yang dramatis dalam distributor dan penjualan.
Perusahaan menciptakan Origins and Destiny, suatu film epic yang mendokumentasikan sejarah penelusuran tanaman noni.
Penjualan kumulatif mencapai $2 milyar, dengan lebih dari $1 milyar telah dibayarkan untuk komisi kumulatif para distributor.
Tahitian Noni Café™ pertama dibuka di Tokyo, Jepang, dengan meletakkan landasan pekerjaan untuk seluruh Bab dalam cerita Tahitian Noni.
Perusahaan memperkenalkan Tahiti Trim Plan 40®, program manajemen berat badan pertama yang secara eksklusif ditujukan untuk wanita lebih dari 40 tahun.
2005
Lifestyle Centers baru dibuka di Amerika dan beberapa negara di dunia, memberikan kesempatan ke khalayak umum suatu tempat untuk mendapatkan pengalaman dengan produk-produk Tahitian Noni. Tahitian Noni Cafés™ berekspansi ke Provo, Dallas, dan Atlanta, U.S.A.; Sao Paulo, Brazil; dan Nagoya, Fukuoka, dan Tokyo, Japan. 100 cafés akan dibuka sampai tahun 2010.
Tahitian Noni menarik perhatian berita baik nasional maupun internasional. Atlet, ilmuwan dan ahli-ahli industri lain mulai menghargai produk-produk Tahitian Noni.
Memperkenalkan sweepstakes USD $3 juta dengan cash prizes dari USD $10 s.d. USD $10,000 dan grand prize USD $250,000.
Perusahaan membuka fasilitas baru pemrosesan di Tahiti.
2006
6,000 distributor dari seluruh dunia memenuhi Universal Studios Hollywood untuk merayakan ulang tahun perusahaan yang kesepuluh.
Setelah sepuluh tahun, momentum tidak pernah lebih kuat: Lebih dari 50 produk TAHITIAN NONI baru muncul untuk memperkenalkan manfaat noni ke seluruh dunia.
2007
TNI mengelar sampai 8,000 Independent Product Consultants di MGM Grand di Las Vegas untuk memperkenalkan produk baru HIRO™. Berdasarkan kebaikan dari buah noni, HIRO menyuguhkan dalam tiga varietas manfaat: Energy, Mobility, dan Vitality.
HIRO muncul dalam berita di seluruh Amerika, dan dalam tiga minggu, lebih dari satu juta kaleng terjual. Sebagai produk yang meramabah dunia, jutaan lebih kaleng terus mengalir melalui ledakan bisnis IPC dan anak perusahaan. Pasar dunia memperlihatkan catatan terimakasih dengan keberadaan HIRO ini.
Perusahaan juga memperkenalkan program TNI Advantage, yang memungkinakan IPC-IPC untuk membeli HIRO dalam kuantitas yang besar dengan harga diskon.
2008
Perusahaan memperkenalkan dua brand baru dalam sistem pengembangan bisnis: Fearless Income Building dan Income Escalator. Respon terhadap dua sistem ini sangat fenomenal.
Sistem Fearless Income Building membantu untuk menghilangkan ketakutan dan resiko dalam memulai bisnis. Garis besar program menyatakan secara jelas apa yang harus dilakukan IPC baru untuk dapat memperoleh kembali investasi awal. Sekali terpenuhi, Sistem Fearless Income Building akan membantu IPC baru mulai membangun bisnis untuk jangka panjang dan memperoleh kemakmuran.
Sistem Income Escalator merupakan sistem pertama yang ada dalam hal kebaikannya. Sangat sempurna untuk pendatang baru dalam industri networking, Income Escalator memungkinkan seorang individu untuk membangun dan memperoleh keuntungan dari perusahaan berdasarkan penjualan dari produk promo-kesehatan tunggal. Hal ini merupakan companion sempurna terhadap rencanan konpensasi TNI yang telah ada.
Berapa banyak Tahitian Noni Juice sebaiknya dikonsumsi?
Tabel di bawah ini merupakan daftar loading dose (kejenuhan sel-sel hati) yang direkomendasikan, maintenance and/or preventive dose (dosis pemeliharaan dan/atau pencegahan) dalam ml liquid noni baik untuk dewasa maupun anak-anak. Menurut Dr. Heinicke, karena noni disimpan dan dikeluarkan oleh hati, maka tidak ada pendekatan terhadap berat badan. Noni harus dikonsumsi paling sebentar setengah jam sebelum sarapan dan setengah jam sebelum makan malam. Waktu untuk mengkonsumsi noni tidaklah begitu penting. Frekuensi mengkosnsumsi noni lebih penting dari hanya sekedar jumlahnya. Dan untuk pemeliharaan kesehatan secara umum, paling tidak noni harus dikonsumsi setiap 12 jam. Noni sebaiknya dikonsumsi dengan menggunakan campuran murni alami dari 89% jus murni dari tanaman noni digabung dengan 11% campuran jus anggur murni dan jus berry alami lainnya. Kombinasi khusus dari jus ini, telah diciptakan oleh Stephen Story and John Wadsworth, yang memungkinkan untuk mendapat rasa dan bau yang enak.
Loading Dose: Bulan 1 Liquid Noni [ml]
DEWASA (LEBIH DARI 16 TAHUN)
½ Jam Sebelum Sarapan
30 ml atau 4 sendok makan
½ Jam Sebelum Makan Malam
30 ml atau 4 sendok makan
ANAK (KURANG DARI 16 TAHUN)
½ Jam Sebelum Sarapan
15 ml atau 2 sendok makan
½ Jam Sebelum Makan Malam
15 ml atau 2 sendok makan
Therapeutic Dose: Bulan 2 sampai Bulan 6 Liquid Noni [ml]
DEWASA (LEBIH DARI 16 TAHUN)
½ Jam Sebelum Sarapan
30 ml atau 4 sendok makan
½ Jam Sebelum Makan Malam
15 ml atau 2 sendok makan
ANAK (KURANG DARI 16 TAHUN)
½ Jam Sebelum Sarapan
15 ml atau 2 sendok makan
Maintenance and Prevention Dose: Bulan 7 dan selanjutnya Liquid Noni [ml]
DEWASA (LEBIH DARI 16 TAHUN)
½ Jam Sebelum Sarapan
15 ml atau 2 sendok makan
½ Jam Sebelum Makan Malam
15 ml atau 2 sendok makan
ANAK (KURANG DARI 16 TAHUN)
½ Jam Sebelum Sarapan
15 m atau 2 sendok makan
Untuk mendapatkan efek yang optimal dari noni, pertama Anda perlu untuk memenuhi hati dahulu dengan noni, ini disebut “loading dose“. Bulan 1, memberikan Anda sejumlah cairan noni untuk dikonsumsi di bulan pertama.
Setelah bulan pertama sampai bulan keenam, masuk therapeutic dose seperti dalam tabel mulai bulan 2 sampai bulan 6. Mulai bulan 7 dan selanjutnya merupakan Maintenance and Prevention Dose.
Noni telah dilaporkan aman untuk ibu hamil dan menyusui. Noni dapat juga dikonsumsi bersama-sama dengan semua obat lain – secara virtual tidak ada interaksi negatif. Dalam beberapa situasi noni dapat memungkinkan obat lain untuk bekerja lebih efisien. Anda harus memberitahu tenaga kesehatan profesional Anda bahwa Anda sambil mengkonsumsi noni, dokter Anda mungkin akan menurunkan dosis obat resep Anda. Hal ini sering mengurangi efek samping dari obat-obatan yang asli.
Noni dapat pula dikonsumsi balita dan bayi:
Balita (1-5 tahun) = 7,5 ml atau 1 sendok makan;
Bayi = 1 sendok teh.
Cara Minum Tahitian Noni Juice: Tahan sekitar 20 detik di dalam mulut tepatnya dibawah lidah sebelum ditelan, bukan dikumur, untuk merangsang kelenjar pituitary dan pineal dibawah otak untuk produksi Serotonin dan Melatonin yang mengatur pola tidur, mood, pubertas, siklus ovarian, dan meningkatkan kelenjar thyroid, kelenjar thymus, pankreas, dan hormon seksual.
Untuk Stroke, Jantung, Asma, Diabetes, Hepatitis, dsb minimal 3 x 60 ml sehari.
Untuk penanganan kanker seperti yang dianjurkan Dr. dr. Amarullah Siregar, Dl.Hom, D.N.Med, M.A., M.Sc., N.D., Ph.D. diperlukan:
960 ml ~ 1 botol ( 16 x minum = masing-masing 2 x 30 ml) Tahitian Noni Juice perhari selama 4 hari pertama;
480 ml ~ ½ botol Tahitian Noni Juice perhari selama 4 hari berikutnya;
240 ml Tahitian Noni Juice sehari selama 30 hari berikutnya;
105 ml untuk selanjutnya.
Dapat dipakai untuk kompress luka berdarah (untuk menghentikan pendarahan, dan rasa sakit segera).
Dikompres untuk muka (jerawat) atau kulit dan baik untuk pertumbuhan rambut.
Dipakai sebagai tetes mata (botol baru dibuka sebelum dikocok, ditaruh di botol tetes mata).
Informasi di atas tidak merupakan keharusan, dalam penggunaannya bisa disesuaikan kemampuan tubuh. Dan jika akan digunakan untuk perawatan perlu disesuaikan kembali dan memperhatikan kondisi tubuh sebagai acuan perkembangan dalam perawatan.
" Anda mau bebas dari kanker ? Minumlah Tahitian Noni Bioactive Beverages
/ TNBB secara berkala, Ini merupakan tindakan preventif yang bijaksana " DR.dr.Amarullah
H.Siregar,DiHom,DNMed,MA,MSc,PhD
Doctor of Naturopathy from Clayton College of
Natural Health, Birmingham USA. PhD Health Science from Fairfax
University New Orleans – USA
"Saya tahu bahwa banyak orang menuntut scientific evidence
untuk memperkuat klaim bangsa Polinesia perihal manfaat kesehatan noni.
Berbagai riset ilmiah terkini memperlihatkan TAHITIAN NONI Juice bekerja
dalam tubuh manusia dengan meregulasi keseimbangan yin /yang. Bagi saya
meneliti TAHITIAN NONI Juice adalah proyek riset yang paling menarik.
Semakin sering saya meneliti semakin dalam cinta dan dedikasi saya untuk
noni."
Mian-Ying Wang, MD, MS
Peneliti Universitas Illionis & Pakar Kedokteran
Barat-Timur
"Setiap obat memiliki efek
positif serta efek samping yang negatif. Noni bukanlah obat, namun noni
memiliki beragam manfaat untuk tubuh manusia tanpa memicu efek samping."