Kenali Kanker Nasofaring !

December 26, 2009 by admin  
Filed under Artikel

Merupakan kanker yang terdapat pada nasopharing, berada di antara belakang hidung dan esofagus. Kanker ini merupakan tumor ganas daerah kepala dan leher yang terbanyak ditemukan di Indonesia. Hampir 60% tumor ganas kepala dan leher merupakan kanker nasopharing, kemudian diikuti oleh tumor ganas hidung dan sinus paranasal (18%), laring (16%), dan tumor ganas rongga mulut, tonsil, hipofaring dalam prosentase rendah. Pada banyak kasus, nasopharing carsinoma banyak terdapat di negara ras mongoloid, khususnya Cina Selatan. Namun tidak menutup kemungkinan terdapat di negara lain, seperti di Yunani, Afrika bagian Utara seperti Aljazair dan Tunisia, orang Eskimo. Di Indonesia, kanker ini lebih banyak menyerang keturunan tionghoa dibanding suku lainnya. Kanker ini lebih banyak dijumpai pada pria daripada wanita.

Tanda dan Gejala

Gejala kanker nasopharing dapat dibagi menjadi 4 kelompok, yaitu:

  • Gejala nasopharing sendiri, berupa Mimisan ringan (keluar darah lewat hidung) atau sumbatan hidung. Ini terjadi jika kanker masih dini.
  • Gejala telinga, merupakan gejala dini yang timbul karena tempat asal tumor dekat muara tuba Eustachius (saluran penghubung hidung-telinga). Gejalanya berupa telinga berdenging atau berdengung, rasa tidak nyaman di telinga, sampai nyeri.
  • Gejala mata dan saraf, dapat terjadi sebagai gejala lanjut karena nasopharing berhubungan dekat dengan rongga tengkorak tempat lewatnya saraf otak. Gejala dapat berupa nyeri kepala, nyeri di bagian leher dan wajah (neuralgia trigeminal), pandangan kabur, penglihatan dua (diplopia).
  • Gejala metastasis/menyebar atau gejala di leher. Berupa bengkak di leher karena pembengkakan kelenjar getah bening

Penyebab

Pada umumnya kanker disebabkan karena adanya pertumbuhan sel kanker yang tidak terkontrol. Kanker dapat juga timbul karena adanya faktor keturunan (genetik), lingkungan, dan juga virus. Kanker nasopharing disebabkan karena adanya perkembangan sel kanker yang tidak terkontrol di bagian nasopharing. Namun pada banyak kasus, nasopharing carsinoma disebabkan karena adanya faktor keturunan (genetik).

Adapun faktor resiko penyebab adanya kanker nasopharing, antara lain:

1. Makan makanan asin

Pada banyak kasus di Cina, nasopharing carsinoma disebabkan dari makan ikan asin. Juga dari bumbu masak tertentu dan makan makanan terlalu panas.

2. Virus

Beberapa virus menimbulkan tanda dan gejala seperti demam. Beberapa virus memiliki kemungkinan akan timbulnya kanker nasopharing. EBV-Virus biasanya yang menyebabkan kanker.

3. Keturunan

Dalam keluarga dengan riwayat terkena kanker -terutama kanker nasophariing- besar kemungkinan untuk terkena kanker nasopharing daripada yang tidak memiliki riwayat keluarga terkena kanker.

Ada lagi faktor yang memperbesar timbulnya kanker, seperti merokok dan mengkonsumsi alkohol. Kedua hal ini memungkinkan resiko terkena kanker.

Diagnosis

Seperti pada umumnya, dokter akan mengajukan beberapa pertanyaan tentang tanda dan gejala yang dialami. Setelah itu dokter akan mulai menekan bagian lehermu dimana terdapat kelenjar getah bening yang membengkak. Beberapa tanda dan gejala dari kanker ini memang tidak terlalu spesifik. Pemeriksaan ini mungkin akan berlangsung selama beberapa bulan.

Jika dicurigai terjadinya kanker, dokter akan mulai menggunakan endoskop untuk melihat nasopharing yang abnormal tersebut. Dalam penggunaannya diperlukan anestesi lokal. Setelah itu, diambil biopsy (sampel) yang kemudian diuji apakah merupakan kanker.

Kemudian dokter akan menentukan stadium kanker itu dengan cara:

  • MRI (membantu melihat kanker yang menyebar di sekitar kepala)
  • CT scan (melihat kanker yang tersebar pada tulang)
  • Pengambilan biopsy: ini digunakan untuk melihat kanker yang berada di kelenjar getah bening.
  • Sinar X(melihat kanker yang menyebar di bagian paru-paru)

Adapun tingkatan dari kanker ini adalah:

  1. Stadium 0: Sel-sel kanker masih berada dalam batas nasopharing, biasa disebut dengan nasopharynx in situ
  2. Stadium 1: Sel kanker menyebar di bagian nasopharing
  3. Stadium 2: Sel kanker sudah menyebar pada lebih dari nasopharing ke rongga hidung. Atau dapat pula sudah menyebar di kelenjar getah bening pada salah satu sisi leher.
  4. Stadium 3: Kanker ini sudah menyerang pada kelenjar getah bening di semua sisi leher
  5. Stadium 4: kanker ini sudah menyebar di saraf dan tulang sekitar wajah.

Dari tingkatan-tingkatan inilah dokter dapat menentukan jenis pengobatan yang tepat bagi penderita.

Pengobatan

Beberapa macam pengobatan untuk penderita nasopharing carsinoma, antara lain:

1. Terapi Radiasi

Terapi ini dapat merusak dengan cepat sel-sel kanker yang tumbuh. Terapi ini dilakukan selama 5-7 minggu. Terapi ini digunakan untuk kanker pada tingkatan awal.

Efek samping dari terapi ini adalah: mulut terasa kering, kehilangan pendengaran dan terapi ini memperbesar resiko timbulnya kanker pada lidah dan kanker tulang.

2.Kemoterapi

Merupakan terapi dengan menggunakan bantuan obat-obatan. Terapi ini bekerja dengan cara mereduksi sel-sel kanker yang ada, namun adakalanya sel-sel yang sehat (tidak terkena kanker) juga tereduksi.

Efek samping dari terapi ini adalah: rambut rontok, mual, lemas(seperti kehilangan tenaga). Efek samping yang timbul tergantung pada jenis obat yang diberikan.

3.Pembedahan

Tujuan dari pembedahan ini adalah untuk mengambil kelenjar getah bening yang telah terkena kanker. (Fernando Gazali)

Daftar Pustaka

  1. Soepardi, Efiaty Arsyad dkk. Buku Ajar Ilmu Kedokteran Telinga Hidung Tenggorok Kepala & Leher. Edisi keenam. Jakarta: 2007, FKUI.
  2. www.emedicine.com/radio/topic551.htm
  3. www.mayoclinic.com/health/nasopharyngeal-carcinoma
  4. www.utmb.edu/otoref/Grnds/Nasophar-CA-980121/Nasophar-CA-980121.htm

Dari : tanyadokteranda.com

Uji Klinis Produk Tahitian Noni

November 23, 2009 by admin  
Filed under Produk

Hasil Uji Klinis Tahitian Noni Juice karya para peneliti Departemen Research & Developtment Tahitian Noni International Inc. (mencapai 58 topik publikasi uji klinik):


« Tahitian Noni Juice Membantu Mempertahankan Kolesterol Dalam Kadar yang Sehat. Uji klinik pada manusia dilakukan terhadap 68 perokok aktif. Hasilnya, efek mengkonsumsi Tahitian Noni Juice (2 oz/hari) selama 1 bulan dapat meningkatkan profil lipid darah ditandai dengan penurunan LDL (6-10%), trigliserida (10-54%), hemosistein (21%), kolesterol total (7-22%), dan peningkatan HDL (10-16%) (Wang, MinYang et al. Circulation J Am Heart Assoc, 2007).

« Tahitian Noni Juice Sumber Antioksidan Superior Guna Membantu Tubuh mengatasi Radikal Bebas Berbahaya. Uji klinik pada manusia double-blind dilakukan terhadap 68 perokok aktif. Hasilnya, efek mengkinsumsi Tahitian Noni Juice (2 oz/hari) selama 1 bulan signifikan mereduksi radikal bebas plasma untuk jenis SAR (27%) dan LPO (23%) dibamdingkan plasebo (Wang, min-Yang et al. XI Biennial Meeting of the Society for Free Radical Research International, 2002).

« Tahitian Noni Juice Mengurangi Resiko Kanker dengan Cara Mereduksi Karsinogen perusak DNA. Uji klinik pada manusia dilakukan terhadap 245 perokok aktif. Hasilnya, efek mengkonsumsi Tahitian Noni Juice (4 atau 6 oz/hari) selama 1 bulan signifikan Mereduksi Kkarsinogen di dalam limfosit jenis MDA-DNA adduct (53,36%) dan aromatik-DNA adduct (44,9%) dibandingkan plasebo (Wang, Min-Yang et al. AACR annual meeting, 2007).

« Tahitian Noni Juice Meningkatkan Kkualitas Kesehatan Wanita Post-Menepous. Uji klinik dilakukan di Fakultas Kedokteran Universitas Illionis memakai teknik survei klinik SF-6. Hasilnya, efek mengkonsumsi Tahitian Noni Juice (4 oz) pagi dan malam hari selama 3 bulan signifikan meningkatkan kualitas hidup mencakup skor fungsi fisik, pemdengaran, mood, dan perasaan lebih baik (Wang, Mian-Yin et al. J Alternative Complement Med, 2004).

« Tahitian Noni Juice Menyokong Sistem Kardiovaskuler serta Mmembantu Mempertahankan Jantung yang Sehat. Uji klinik pada manusia dilakukan di Universitas BYU-Hawaii 2006 terhadap 10 pasien yang didiagnosis mengalami hipertensi. Hasilnya, efek mengkonsumsi Tahitian Noni Juice (4 oz/hari) selama 30 hari signifikan menurunkan tekanan darah tinggi (rerata pretritmen= 144/83; rerata postritmen= 132/76) (Palu, Afa K. et al. American chamical society simposia series {in press}).

« Tahitian Noni Juice Mempertahankan Kesehatan Sendi. Uji klinik pada manusia dilakukan terhadap 90 pasien yang didiagnosis mengalami spondilosis servikal di Fakultas Kedokteran Universitas Lagos. Hasilnya, efek mengkonsumsi Tahitian Noni Juice (30 mL x 2/hari) selama 4 minggu signifikan menurunkan intensitas nyeri moderat tanpa analgesik apapun, skor range of movement (ROM) servikal meningkat (Akinbo et al. Niger Health J Blomed, 2006).

« Tahitian Noni Juice Meningkatkan Energi dan Kekuatan Fisik. Uji klinik pada manusia dilakukan terhadap 40 atlet terlatih pemeriksaan treadmili dan darah. Hasilnya, efek mengkonsumsi Tahitian Noni Juice (100 mL) selama 3 minggu meningkatkan time exhaustion (21%), dan menurunkan semiluminesen darah (25%) (Palu, Afa K. et al. Journal of Medicinal Plant Research, 2008)

« Tahitian Noni Juice Meningkatkan Fungsi Sistem Imun. Uji klinik pada manusia dilakukan terhadap 12 relawan yang sehat. Hasilnya, efek mengkonsumsi Tahitian Noni Juice (330 mL) selama 8 minggu signifikan mereduksi MDA, meningkatkan aktivitas IL-2 dan sel NK, tanpa memicu efek samping.

Selain uji klinik yang resmi diprogramkan Tahitian Noni International Inc., efikasi Morinda citrifolia L. juga cukup menarik perhatian para ilmuan biomedik dari berbagai negara. Misalnya, Departemen Kesehatan Amerika menghibahkan dana penelitian untuk uji klinik fase- 1 mengenai toleransi dosis dan toksisitas produk olahan Morinda citrifolia L. 2000 mg selama 28 hari.
Dosis ini terus ditingkatkan dengan penambahan 2000 mg selama 28 hari. Dosis ini terus ditingkatkan dengan penambahan 2000 mg/hari, sampai tercapai dosis maksimal 10 gram per hari (Isset et al. Qual Life Res, 2005). Dosis aman ini setara dengan 200 mL (secangkir) Tahitian Noni Juice . Berdasarkan uji klinik tahap- 1, maka jus noni dikategorikan aman dijadikan sumber nutrisi untuk meningkatkan kualitas kesehatan.

Dan masih banyak lagi riset tentang Morinda citrifolia L. sebagai produk naturaseutikal atau etnomedika terpopuler di dunia. Sampai akhir tahun 2008 saja diperkirakan lebih dari 300 Jurnal internasionlal telah mempublikasikan keunggulan efek terapeutik Morinda citrifolia L. sementara itu jus noni sebagai produk komersil nutrisi atau suplemen dilaporkan telah memecahkan rekor penjualan tertinggi di Amerika, dan dalam dua dekade terakhir tercatat sebagai produk botani yang paling laris di dunia (News, Alternative Medicine, 2007). Jadi, sangat wajar terjadi ledakan riset Morinda cifitrolia L. karena produk komersilnya benar-benar digandrungi masyarakat global.
Terakhir, di bawah ini akan disarikan hasil-hasil riset biomolekuler tentang Morinda cifitrolia L. (noni) karya para peneliti lintas negara yang dipublikasikan melalui aneka jurnal internasional.

« Noni Berfungsi sebagai Ansiolitik dan Sedatif (penenang, antistres) Melalui Mekanisme Kompetitif Ligan, yakni Efek Agonis melalui Pengikatan Reseptor Asam Gama-Amino Butirat (GABA?). Hasil uji in vitro memakai rdioligan (3H) memperlihatkan signifikasi aftinitas ekstrak buah noni terhadap reseptor GABA? (neurotransmiter inhibisi) sekuat 75% (S. Deng. Et al. Phytomedicine, 2007)

« TAHITIAN NONI® Juice memiliki Potensi Ergogenik (Anti-Lelah dan Meningkatkan Endurance), serta Meningkatkan Performance Fisik secara Keseluruhan. Hasil uji in vivo pada mencit tua yang diminumkan TAHITIAN NONI® Juice denagn variasi peningkatan dosis (10, 20, 40 mL/kg berat badan) memperlihatkan rerata waktu (potensi ergogenik) yang lebih lama dibandingkan kontrol pada tes berenang (36% berbanding 45%) dan tes putaran roda (59% berbandung 128%) (S. Deng et al. Phytoter Rees, 2007).

« Tahitian Noni Juice memodulasi sistem imun melalui aktivitas reseptor kanabinoid-2 (CB2), mensupresi sitokin IL-4 dan meningkatka produksi IFN-y. Secara in vitro, Tahitian Noni Juice dan konsentrat jus noni (1,5 mg/mL) berpotensi mengaktivasi reseptor CB2. Sedang secara in vivo, hewan coba yang diminumkan Tahitian Noni Juice selama 16 hari memperlihatkan penurunan produksi IL-4 dan peningkatan IFN-y (Afa K.H. et al. J Ethnopharmacol, 2008).

« Morinda cifitrolia L. memiliki aktivitas fistoestrogenik, diantaranya ekstrak helsan puree noni dapat dimanfaatkan untuk terapi sulih hormon estradiol secara alami melalui reseptornya. Komponen yang berperan dalam mekanisme ini adalah CPx. Komponen ini dapat diidentifikasi memakai analisis spektral mencakup UV, 1H NMR, dan 13C- Pandent NMR (Westendort J. Et al. Intenational Congress and 54th Annual Meeting of Society For Medical Research, 2006).

« Tahitian Noni Juice memiliki Variabilitas Mineral yang berbeda dibandungkan 177 Merek Jus Noni Komersil berdasarkan Protokol Association of Official Analytical Chemists. Derajat variabilitas mencakup konsentrasi sembiilan mineral utama, diantaranya konsentrasi sebagai nutrisi minor. Secara umum Tahitian Noni Juice mmiliki profil nutrisi yang berbeda dibandingkan semua merek jus noni komersil seperti halnya yang dipublikasikan oleh Uni Eropa (Brett J.W. et al. Int J Food Sci Nutr, 2006).

« Berdasarkan Analisis Kimia dan Uji Genotoksisitas Jus Noni dinyatakan tidak memiliki Potensi Genotoksik dan Antraquoinin Gonotoksik. Analisis HPLC jus noni memperlihatkan nilai antraquonin yang negatif, dengan sensitivitas <1 ppm. Flavoniod jus noni sedikit memperlihatkan efek mutagenik. Sedangkan tikus yang ditritmen konsentrat jus noni tidak memperlihatkan UDS pada hepatosit primer, DNA adduct, ataupun putusnya rantai DNA (Westendorf J. et al. J Agric Food Chem,2007).

« Buah Morinda cifitrolia L. memiliki Efek Antiproliferatif Sel Tumor secara Selektif. Uji MTT memperlihatkan aktivitas sitotoksisitas ekstrak metanol Morinda cifitrolia L. dengan median konsentrasi letal (LC50) terhadap sel ginjal hamster bayi (BHK), sel ginjal monyet hijau Afrika (Vero), dan karsinoma laring manusia (Hep2) berturut-turut 2.5, 3 dan 5 mg/mL. Sedangkan konsentrasi 0,1 mg/mL ekstrak mentahnya sudah memperlihatkan aktivitas sitotoksisitas terhadap sel kanker payudara (MCF7) dan neuroblastoma (LAN5) berturut-turut sekuat 29% dan 36% (Arponsuwan et al. Phytother Res, 2006).

« Morinda cifitrolia L. memiliki Potensi Terapeutik untuk Kandidiasis dan Aspergilosis. Ekstrak cair Morinda cifitrolia L. dapat mempengaruhi konversi morfologi Candida albcans dari bentuk yeast menjadi filamentosa di dalam serum serta menginhibisi germinasi spora Aspergillus nidulans (Banerjee et al. Am J Chin Med, 2006).

« Polisakarida-ppt (noni-ppt) yang terkandung dalam jus buah Morinda cifitrolia L. memiliki Aktivitas Anti-Tumor. Secara in vivo. Mencit yang diduksi tumor lalu ditritmen dengan noni-ppt mensupresi pertumbuhan tumor melalui aktivasi sistem imun host. Selain itu, noni-ppt mampu menstimulasi penglepasan sejumlah sitokin dari sel-sel imun. Efek kuratif dan peningkatan survival time melalui pemberian noni-ppt –sebagai agen suplemen tritmen kanker akan lebih efektif bila dikombinasikan dengan agen kemoterapi dalam dosis suboptimal (Hirazumi Anne et al. Phytoter Res, 1999).

« Damnakantal yang bersumber dari Morinda cifitrolia L. dapat Menstimulasi Apoptosis (kematian sel) pada sel fibroblas manusia Uvr-1 melalui inhibitor tirosin kinase. Sel-sel kanker yang ditritmen damnakantal memperlihatkan apotosis dan fragmentasi DNA yang lebih banyak bila dikombinasikan dengan radiadi ultraviolet (Hiwasa et al. Federation of European Biochemical Societies Letters, 1999).

« Aktivitas Anti-Tumor Etanol (noni-ppt) Morinda cifitrolia L. terhadap mencit singenik yang diimplantasi Karsinoma Paru tidak bersifat toksik secara langsung. Akan tetapi, memperkuat sistem imun terlebih dulu, terutama melibatkan makrofag dan limfosit (Hirazumi A. Et al proceeding of The Western Pharmacology Society, 1994)

« Buah Morinda cifitrolia L. dapat dijadikan Anti-Inflamasi dan Konstituen Kemo-Preventif potensial terhadap kanker. Antraquinon, ester asam lemak sakatida, glikosida iridoida dan glikosa flavanol yang bersumber dari Morinda cifitrolia L., dapat ,enginhibisi aktivitas inflamasi 12-O-tetradekanoilforbol-1 3-astetat (TPA) (1 microg/telinga) pada mencit. Khusus untuk ester asam lemak sakarida sangat kuat sebagai anti-inflamasi dengan nilai ID50 0,46-0,79 per telinga. Selain itu, semua komponen tersebut mampu melawan aktivasi antigen dini virus Epstein-Barr (EBV-EA) yang diinduksi oleh TPA secara moderat dengan nilai IC50 mencapai 386-578 mol rasio/32 pmol TPA (Akihisa et al. J Nat Prod, 2007).

« Jus Morinda cifitrolia L. (noni) dapat menginhibisi Inisiasi Angiogenik dan Mendestruksi Jaringan Vaskuler Mmanusia yang baru dalam Konteks Angiogenesis Patologis. Noni dalam konsentrasi 5% (vol/vol) sangat efektif guna menghambat inisiasi knucup pembuluh darah baru dari eksplan vena plasenta, serta efektif mengurangi kecepatan pertumbuhan dari proliferasi perkembangan kuncup kapiler. Sedangkan noni dengan konsentrasi 10% di dalam media pertumbuhan mampu menginduksi degenerasu dan apotosis jaringan kapiler selama beberapa hari aplikasi. Konsentrasi tersebut juga efektif menghambat inisiasi kapiler eksplan tumor payudara manusia, ditandai degenarasi pembuluh selama 2-3 hari (Conrad et al. Angiogenesis, 2003)

« Novel glikosida yang diekstraksi dari jus buah Morinda cifitrolia L. efektif mensupresi transformasi sel pada kasus kanker. Diantaranya glikosida dapat menginhibisi transaktivasi AP-1 dan transformasi sel pada klutur sel tikus epidermal JB6 (Liu et al. Cancer Research, 2001).

« Jus buah Morinda cifitrolia L. signifikan Mereduksi Kadar Gula Darah dan Berperan dalam Aktivitas Penyembuhan Luka Kasus Diabetes. Secara in vivo, tikus yang diminumkan jus Morinda cifitrolia L. (100 mL/kg berat badan) selama 10 hari memperlihatkan pengecilan area luka (model luka eksisi) sebesar 73% dibandungkan kontrol. Dintandai peningkatan signifikan berat jaringan granulasi dan isi hidroksiplin, serta pembentukan kolagen lebih cepat dibandingkan dibandingkan kontrol. Sedangkan nilai glukosa puasa tikus kelompok diabetes berkurang 29% dibandingkan kontrol (Nayak et al. J Wound Care, 2007).

« Ekstrak kloroform Morinda memiliki properti peyembuhan luka. Aplikasi topikal ekstrak buah Morinda dengan konsentrasi 20 mg/mL dapat mengakselerasi penyembuhan luka pada tikus dibandingkan kontrol. Kontraksi luka terbentuk secara lengap, dan rambut segar mulai tumbuh di area luka pada hari ke- 15 pasca tritmen Morinda (Mathiavanan et al. J Med Food, 2006).

« Fraksi Heksan Morinda cifitrolia L. memiliki aktivitas antituberkular. Konstituen heksan yang berperan adalah E-fitol, campuran dua ketosteroid, dan epidioksisterol dari kampesta-5,7 ,22-trien-3-ol (Saludes et al. Phytother Res, 2002).

« Ekstrak Morinda cifitrolia L. secara in vitro memilki Aktivitas Antiviral, Antifungal, Anti Bakterial, serta aktivitas Anti Komplemen. Penelitian ini memperkuat manfaat anti-infeksi Morinda cifitrolia L. yang secara tradisional diyakini oleh bangsa Polinesia (Locher et al. Journal of Ethnopharmacology, 1995).

« Ekstrak buah Morinda cifitrolia L. memiliki Aktivitas Anti-Oksidatif. Berdasarkan pengukuran metode terat tiosianat (FTC) dan uji asam tiobarbiturat (TBA), komponen nonpolar Morinda cifitrolia L. signifikan memliki aktivasi antioksidatif (Zin et al. Journal of Food Chemistry, 2002).

« Ekstrak Morinda signifikan Meneutralisir Lipid Peroksidase pada Membran Sperma dengan Cara Mempertahankan Perlawanan Terhadap Oksidasi, dan Proteksi terhadap Struktur serta Fungsi Membran Sperma. Sperma dengan fungsi fisiologis normal diperoleh melalui teknik sentrifugasi, sedangkan ROS diperoleh dari hiposantin-sanzin-sanzin (HX-XO). Analisis injuri lipid peroksida dan fungsi membran sperma memakai hypoosmoticswelling (HOS) memperlihatkan ekstrak Morinda (0. 125, 0.25, 0.5 g x M( [-1]) dapat meningkatkan vitalitas SOD pada suspensi sperma, dan mereduksi kandungan MDA dibandingkan vitamin X. Mekanisme ini dapat diaplikasikan untuk mentritmen infertilitas dan astenospermia pada kaum pria (Yang et al. Zhongguo Yao Za Zhi, 2006).

« Aktivitas Morinda cifitrolia L. untuk Membersihkan Super-Oksida Oksigen dinilai tinggi, ditandai dengan penurunan mikromol potalisium sianida mencapai 1,66 ± -1,22 dalam 1 g aneka jaringan terdehidrasi. Analisis kromatografi dan spektrofotometri memperlihatkan komponen antioksidan yang diduga termasuk famili glikosida dan polifenol (Calzuola et al. Int J Food Sci Nutr, 2006).

« Jus Morinda cifitrolia L. berfungsi sebagai irigant endodontik yang efektivitasnya setara sodium hipoklorat (NaOCI). Penelitian pemakai geligi premolar manusia yang diinokulasi dengan Entercoccus faecalis pada suhu 37 °C di dalam CO2 selama 30 hari. Hasil scanning mikroskop elektron memperlihatkan efektivitas penghilangan lapisan smear pada geligi yang ditritmen jus Morinda cifitrolia L. dibandingkan klorheksidin glukonat (CHX) atau setara NaOCI (Murray et al. J Endod, 2008).

« Jus Morinda cifitrolia L. dapat Menghambat Pengosongan Lambung melalui Mekanisme Stimulasi CCK dan Aktivasi Rreseptor CCK1. Penelitian in vivo memakai tikus jantan mempengaruhi motilitas gastrointestinal setelah dipuasakan sepanjang malam (Pu et al. Chinese Journal of Physiology, 2004).

« Morinda cifitrolia L. secara Klinik dapat Memperlama Survival Ppasien Kanker dengan cara Meningkatkan Respon Immun. Studi kasus terhadap dua laporan klinik dilakukan melalui wawancara, pengecekan catatan medis dan melalui pengamatan slidei patologi. Hasilnya Morinda cifitrolia L. dianggap penting sebagai adjuvant imunoterapi untuk kadus-kasus kanker (Desmond. Hawaii Medical Journal, 2004).

« Buah Morinda cifitrolia L. dar Tahiti aktivitas Enzimatik Lipoksigenase. Komponen utamanya adalah Lignan, Pinoresinol, Bisdemetilpinoresinol, Quersetin, Kaemferol, Skopoletin, Isoskopoletin, dan Vanilin; semua fiftokimia tersebut dapat menginhibisi 5-LOX dan 15-LOX dengan IC50 sekitar 0,43 hingga 16,5 µM, khusus untuk quersetin memperlihatkan linhibisi lemah terhadap aktivitas enzimatik COX-2 (Deng et al. J Nat Prod, 2007).

« Setiap produk Morinda cifitrolia L. memilki Perbedaan Komposisi Berdasarkan Hasil Identifikasi Marker TLC dan Konstituen HPLC-MS. Siginifikasi perbedaan diperlihatkan pada matker TLC 3-metil-1,3-butanediol dan konstituen HPLC-MS mencakup glukosida iridoida, skopoletin, rutin, asam lemak glukosida, antraquinon, noniosida B dan C (Potterat et al. J Agric Food Chem, 2007).

« Jus noni memproteksi Liver dari Berbagai Kerusakan akibat Substansi Toksik. Beberapa bantahan ilmiah terhadap laporan publikasi kasus Hepatitis Akut yang diduga akibat mengkonsumsi jus noni: (1) laporan tidak disertai uji paparan ulang untuk mengkonfirmasi toksisitas; (2) laporan tidak disertai data peningkatan enzim liver, padahal secara in vivo jus noni terbukti memproteksi liver tikus; (3) potulat penyebab toksisitas liver adalah antraquinon, padahal Tahitian Noni Juice sebagai novel food telah dinyatakan terbebas dari antraquinon oleh Uni Eropa tahun 2003; (4) Departemen Kesehatan dan Keselamatan Austria telah melakukan analisis independen dengan kesimpulan bahwa Tahitian Noni Juice tidak menyebabkan efek toksik terhadap liver; dan (5) uji klinik terhadap 96 relawan yang minum Tahitian Noni Juice sebanyak 750 mL/hari hasil analisis kimia darahnya tidak memperlihatkan abnormalitas enzim liver (Jensen C.J et al. J Gastroenetology & Hepatology, 2006).

« Ekstrak buah Morinda cifitrolia L. dapat dimanfaatkan untuk Mentritmen Penyakit Infeksi dan Tumor. Penelitian in vitro dilakukan terhadap 15 Spesies Bakteri dan 9 Spesies Jjamur. Aktivitas antibakterial ekstrak metanol Morinda cifitrolia L. signifikan menginhibisi bakteri gram positif dan gram negatif. Inhibisi terkuat terjadi pada Salmonella paratyphy A mencapai 27 mm. Sedangkan aktivitas antifungal ekstrak metanol Morinda cifitrolia L. signifikan menginhibisi pertumbuhan misel semua jenis jamur, dengan presentasi terbesar terjadi pada Trychophyton mentagrophytes (79,3%). Aktivitas antitumor ekstrak metanol Morinda cifitrolia L. diperlihatkan dengan signifikasi inhibisi terhadap sel-sel Hep2 (50%) dengan pengenceran 1: 8 (Jayaraman et al. International Journal of Integrative Biology, 2008).

« Pendinginan direkomendasikan sebagai Cara Penyimpanan Jus Morinda cifitrolia L. Aagar Properti anti-Oksidannya dapat Dipertahankan. Aktivitas pembersihan radikal bebas (RSA) jus Morinda cifitrolia L. dengan antioksidan 1,1-difenil-2-pikrihidrazi l (DPPH) di dalam 140 mg asam askorba/100 mL dan total fenol do dalam asam galat/100 mL berkurang akibat fermentasi selama 3 bulan (90%), dehidrasi dengan suhu 20 °C (20%), dan pendinginan pada suhu – 18 s.d 4 °C (10%) (Yang et al. J Food Chemistry, 2007).

« Puree buah Morinda cifitrolia L. berfungsi sebagai imunomodulator atau alternatif antibiotik nenatal. Penelitian in vivo memakai uji bakterisida pada lembu neonatal yang diminumkan puree Morinda cifitrolia L. sebanyak 25 mL dua kali dalam sehari (pengganti susu) memperlihatkan signifikasi efek letal terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus epidermidis pada hari ke-14 dibandingkan kontrol (Schafer et al. 2007).

« Ekstrak Morinda cifitrolia L. signifikan memiliki aktivitas scavanging terhadap NO. Penelitian in vitro memperlihatkan Morinda cifitrolia L. berada pada peringkat tiga aktivitas scavanging diantara 17 tanaman lainnya. Plantamedika ini dapat dijadikan novel agen terapeutik untuk berbagai kondisi patologis akibat pembentukan NO berlebihan atau produk oksidasi peroksinitrit (Jagetia et al. J Medical Food, 2004).

« Ekstrak buah Morinda cifitrolia L. Dapat Mencegah Aterosklerosis melalui Mekanisme Inhibisi Oksidasi Lipoprotein. Antioksiden kelompok fenol hidroklasi berperan dalam menginhibisi oksidasi LDL oleh tembaga dengan kekuatan 88% dan 96%. Komponen novel yang berhasil diisolasi diantaranya asam amerikanoat A dan morindolin (Kamiya et al. J Agric Food Chemistry, 2004).

« Ekstrak cairan Morinda cifitrolia L. Memiliki Efek Aanti-Iinflamasi Ttanpa Memicu Efek Toksik secara Akut ataupun Kronik. Penelitian in vivo dengan model inflamasi injeksi carrageenan (1%) memperlihatkan inhibisi inflamasi lengkap (volume eema) pada tungkal tikus yang ditritmen ekstrak Morinda cifitrolia L. (200 mg, ip). Selain itu tikus yang diminumkan ekstrak Morinda cifitrolia L. (200 mg) memperlihatkan respon inhibisi terhadap inflamasi yang diinduks bradikinin (Mc Koy et al. Pharmacol Soc, 2002).


Psoriasis 13 Tahun

November 6, 2009 by admin  
Filed under Testimonial

Mulai saat ini saya tidak malu lagi untuk menjalankan hobi renang saya yang selama 13 tahun tertinggalkan.

Kanker Serviks

September 6, 2009 by admin  
Filed under Testimonial

Denting dawai kehidupan Eva Agustine Mariana seakan terputus. Sederet huruf hitam di selembar kertas itu bagaikan palu godam yang menghantam dada Eva: Ia divonis kanker serviks stadium II.

evasHasil pemeriksaan 17 September 2008 di sebuah rumahsakit di Jakarta Barat itu membuat jiwa Eva terguncang. Ia mencoba meyakinkan diri bahwa apa yang dialaminya hanyalah igauan di siang bolong. Sayangnya tes ulang di sebuah rumahsakit di Jakarta Pusat pada Oktober 2008 makin meneguhkan hasil tes pertama: kanker serviks.

Kanker serviks merupakan jawaban atas serangkaian gejala perut kram dan tak nyaman hendak muntah. Tak hanya itu, flek hitam muncul jika ia merasa keletihan. Eva pun kerap merasakan sakit akibat perdarahan ketika berhubungan intim.

Untuk menghilangkan sel kanker, dokter menyarankan Eva kemoterapi 20 kali selama 2-3 bulan. Jika tak berhasil, penyinaran menjadi harapan terakhir. ‘Saat itu dokter bilang jangan harap punya anak. Bisa hidup pun sudah karunia Tuhan,’ ungkap ibu 2 anak itu. Pilihan itu tak diambil Eva. Mafhum ketika mendengar kata kemoterapi, yang terbayang adalah Sisca. Kakak iparnya itu menderita kanker nasofaring. Setelah menjalani kemoterapi rambutnya rontok, badan lunglai, serta tak bisa mencecap akibat indera perasa menghilang.

TAHITIAN NONI JUICE
Kondisi Eva makin parah. Kesemutan dan sesak napas kerap menyatroni. Punggung pun terasa sakit dan hambatan berkemih mulai menghiasi hari-harinya. Pertengahan Desember 2008, ia memeriksakan diri ke rumahsakit. Hasil pemeriksaan menunjukkan kanker telah menjalar ke pangkal paha: stadium III akhir.

Akibat vonis itu Eva takut tidur, ‘Saya takut tak bisa bangun lagi keesokan harinya,’ ungkap perempuan kelahiran 1977 itu. Tak heran kondisi Eva melorot drastis. David, suami Eva, tak mau berpangku tangan. Ia menyambangi banyak herbalis untuk kesembuhan Eva. Namun, meski mengonsumsi berbagai ramuan herbal selama 3 bulan, hasilnya nihil.

Secercah titik terang muncul ketika ayah mertua Eva, Hengky, menyarankan konsumsi  Tahitian Noni Juice. Eva pun mulai mengkonsumsi 1 liter  Tahitian Noni Juice tiap hari. Dosisnya tiap 1 jam 4 seloki berukuran 30 ml. Wangi Tahitian Noni Juice yang tak sedap sempat mengurungkan niat Eva. Ia mengatasinya dengan menutup hidung dan meminum air putih sebanyak 1 liter. Dampak dari konsumsi  Tahitian Noni Juice, ‘Maunya tidur terus,’ kata Eva.

Sembilan hari pascakonsumsi alat vital Eva terasa perih dan mulai mengeluarkan flek hitam dan bau tak sedap. ‘Rasanya seperti luka yang diberi jeruk nipis,’ tutur perempuan kelahiran Jakarta itu. Mulai hari ke-11 dosis konsumsi dikurangi hanya setengahnya, 500 ml per hari. Hari ke-18 flek hitam yang keluar disertai darah. Badan lemas dan kepala terasa berat. Menginjak hari ke-28 darah yang keluar makin banyak. ‘Mungkin saat itu ada 1/4 - 1/2 liter darah yang keluar,’ ungkap Eva. Hari-hari selanjutnya flek yang keluar mulai berkurang.

Pada Mei 2009, setelah menghabiskan 60 liter  Tahitian Noni Juice, kondisi tubuh Eva makin membaik dan terasa fit. Merasa senang dengan perkembangan yang terjadi, pada 10 Juni 2009 ia pun memeriksakan diri ke sebuah rumah sakit di Jakarta. Sepekan pascapemeriksaan sebuah kabar gembira terbetik: hasil biopsi sel-sel abnormal dari tubuh Eva telah enyah. ‘Dokter menyatakan daerah serviks dan kandungan dalam kondisi baik dan sempurna,’ tutur Eva.

Arthritis

August 6, 2009 by admin  
Filed under Artikel

Dalam pengertian umum tentang penyakit arthritis terdapat banyak penyakit yang menyebabkan rasa sakit yang berhubungan dengan pergerakan tubuh. Faktanya, terdapat lebih dari 100 macam penyakit rematik yang sering salah didiagnosa sebagai arthritis. Termasuk dalam daftar penyakit tersebut antara lain bursitis (radang kandung sesa di muka tempurung /uwtut - Red), tendonitis (radang urat - Red), lupus sistematik dan penyakit jaringan halus dan jaringan penghubung. Apapun jenis penyakitnya, rasa sakit yang luar biasa akan selaiu menyertai sang penderita.

Arthritis, baik disebut sebagai osteoarthritis (DA) ataupun degenerative joint disease (DlD), ditemukan pada persendian tubuh, umumnya di daerah lutut dan jari-jari. Persendian tersebut menjadi bergkak dan nyeri karena aus dan terluka. Tulang muda yang biasanya menjadi bantalan bagi persendian mulai menghilang, menyebabkan tulang sendi saling bergeseran satu dengan yang lainnya tanpa perlindungan. Kondisi seseorang semakin diperparah dengan bertambahnya usia.

Arthritis rematik di satu sisi, dapat menyerang semua umur dan Sekujur tubuh. Oleh karena itu disebut sebagai penyakit sistematik. Penyakit tersebut adalah penyakit autoimmune yang menyebabkan tubuh menghancurkan jaringan tubuhnya sendiri laksana benda asing. Gejala-gejala dari arthritis rematik ini antara lain disfungsi persendian dari ringan hingga berat, demam, kehilangan berat badan, kaku, nyeri dan kehilangan energi. Seringkali terdapat benjolan berwarna merah dan sakit di sekitar persendian yang terkena rematik. Pada salah satu bentuk penyakit autoimmune yang diasosiasikan dengan arthritis, sindroma Sjogren, maka mata dan mulut menjadi sangat kering karena kelenjar ludah juga terserang.

Beberapa tahun terakhir ini telah dipublikasikan beberapa penelitian menarik yang memberikan harapan bagaimana mengalahkan arthritis dengan cara yang lebih aman. penyakit tersebut ternyata menyebabkan tubuh secara berlebihan memproduksi suatu enzim yang disebut enzim COX2.

Sebenarnya terdapat dua macam enzim COX dalam tubuh, yaitu COX, dan COX2. COX, disebut sebagai enzim COX yang baik sedangkan COX2 adalah enzim yang jahat. COXl mudah diidentifikasi dan berperan penting dalam mengatur fungsi sel. Sementara COX2 biasanya tidak terdeteksi namun meningkat dengan tajarn di saat terjadi peradangan akut. COX1, si enzim baik, menciptakan prostaglandins yang berfungsi melindungi jalinan perut dan berbagai bagian dalam tubuh. Sedangkan COX2 menciptakan prostaglandins yang menyebabkan peradanganpada persendian, otot dan area lainnya. Gen COX, yang baik ditemukan dan diidentifikasi pada kromosom 2; gen COX2 terdapat di kromosom 9.
COX sangat penting bagi pembekuan darah dan perlindungan perut. Sementara COX2 adalah pemeran utama dalam peradangan, nyeri dan demam. Obat anti peradangan yang tidak mengandung steroid (NSAIDs=Nonsteroidal anti-inflammatory drugs) dan berbagai obat arthritis lainnya secara tajam mengurangi produksi kedua enzim tersebut dalam tubuh, dengan demikian mengurangi peradangan namun sekaligus menciptakan bahaya dikarenakan turunnya perlindungan bagi jalinan perut. Situasi yang ideal adalah dengan menemukan suatu substansi yang dapat menghambat COX2 namun tidak mempengaruhi cox, secara. signifikan. Substansi tersebut adalah noni juice.

Para peneliti di Laboratorium penelitian independen menemukan bahwa mernang benar TAHITIAN NONI ® Juice adalah penghambat COX2. Sebagai tambahan, juice tersebut hanya sedikit sekali, bahkan tidak sarna sekali, mern¬pengaruhi enzirn COX. Saat para ilmuwan membandingkan rasio TAHITIAN NONI® Juice dalam mengharnbat COX 2 dengall obat arthritis yang bisa diresepkan, mereka me¬nernukan bahwa TAHITIAN NONI® Juice “sangat baik” dibandingkan dengan obat-obatan tersebut. Lebih jauh, TAHITIAN NONI® Juice menunjukkan tidak adanya efek samping yang pasti terdapat pada obat-obatan. Berikutnya, para peneliti membandingkan rasio TAHITIAN NONI ® Juice dalam menghambat COX2 dengan NSAlDs. pada kategori ini, TAHITIAN NONI Juice mempunyai performa yang jauh lebih baik dibandingkan dengan obat yang dapat dibeli bebas tersebut. Dan sekali lagi, noni menunjukkan tidak adanya efek samping yang negatif dibandingkan dengan NSAIDs.

Terdapat pula cara lain bagaimana noni sanggup meringankan gejala-gejala arthritis yang tidak menye-nangkan. Rasa sakit adalah situasi yang paling tidak enak pada arthritis. Sebuah laboratorium di perancis melakukan suatu penelitian yang memperlihatkan tikus, yang diberikan Morinda dalam bentuk cair, mempunyai waktu bereaksi yang secara signifikan lebih lama saat ditaruh di piring panas. Para peneliti tersebut menyimpulkan bahwa noni memplinyai kualitas penahan rasa sakit yang baik melalui eksperimen di atas.l Selanjutnya, Morinda citrifolia juga mengandung scopoletin, yang mempunyai efek anti- peradangan dan penghambat histamin, dimana keduanya sangat baik bagi kelancaran pergerakan sendi. Akhirnya, adanya peningkatan kualitas sel tubuh oleh noni akan meminimalkan kerusakan-kerusakan yang mungkin terjadi pada persendian dan jaringan tubuh di sekitarnya. Secara menakjubkan, sebesar 75% dari 1.737 orang yang menderita osteoarthritis ataupun arthritis rematik melaporkan gejala yang membaik setelah meminum noni juice.

Takaran penggunaan Noni: jumlah konsumsi rata-rata dari 75%responden yang mengalami kemajuan kesehatan yang positif adalah 90 cc setiap hari.

Ketika Dokter Berbicara

August 3, 2009 by admin  
Filed under Produk

Dr. Neil Solomon M.D., Ph.D

Physiology, Noni Author, John Hopkin Medical Center

“Saya telah melakukan penelitian terhadap lebih dari 27.000 orang yang mengkonsumsi TAHITIAN NONI Juice. Saya secara tegas menyatakan bahwa riset saya hanya dilakukan dengan TAHITIAN NONI Juice. Saya melarang nama saya dipergunakan oleh perusahaan lain dan hasil penelitian itu tidak boleh dipergunakan untuk produk NONI Juice dari perusahaan lain.

Dr. Ralph Heinicke “Father of Noni”

Ahli Kimia

“TAHITIAN NONI Juice merupakan satu-satunya produk yang manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat di seluruh dunia. Saya memiliki hubungan ekslusif hanya dengan TAHITIAN NONI Juice. Satu-satunya produk Noni yang saya rekomendasikan dan saya akui kualitasnya”.

Dr. Mian Ying Wang

Peneliti, Chicago

“TAHITIAN NONI Juice merupakan produk liquid dietary supplement yang sangat luar biasa. TAHITIAN NONI Juice mempunyai efek anti kanker pada tahap awal dari proses karsinogenik; aktifitas antimutagenik; aktifitas anti-kanker in vitro dan in vivo; efek perlindungan hati; pengurangan rasa sakit; anti oksidan yang sangat kuat untuk menangkal radikal bebas; mengurangi peroksida lemak pada vitro dan vivo dan anti inflammatory. Saya hanya merekomendasikan TAHITIAN NONI Juice bukan NONI yang lain”.

Dr. Anne Hirazumi-Kim

Ahli Kimia,Hawaii

“Saya terkejut melihat banyak perusahaan lain telah memanipulasi dan menyalahgunakan hasil riset saya untuk penjualan produk mereka. Ini merupakan tindakan yang tidak pantas dan menyesatkan. Satu-satunya Juice NONI yang saya dukung dan rekomendasikan adalah TAHITIAN NONI Juice produksi TAHITIAN NONI INTERNATIONAL”.

Dr. dr. Amarullah H. Siregar, DiHom.,DNMed.,MA,MSc.,Phd

Naturopathyst

Kandungan bioaktif dalam NONI merupakan kemampuan untuk merevitalisasi sekaligus meregenerasi sel-sel syaraf dan berperan penting dalam meregulasi sistem kardiovaskular . Selain meningkatkan stamina, TAHITIAN NONI Juice mampu menormalkan fungsi sel dan membunuh kanker aktif pada tubuh menjadikan NONI Juice asal Tahiti ini meraih TOP 10 Cancer Treatment dari the American Association for Cancer Research. Mau bebas kanker, minum TAHITIAN NONI Juice secara berkala merupakan tindakan preventif yang bijaksana.


Prof. Dr. RHH. Nelwan

Guru Besar FKUI-Internis Konsultan Penyatkit Tropis dan Infeksi

TAHITIAN NONI Juice mampu menunjang pencegahan dan pengobatan berbagai jenis infeksi sebagai terapi komplimenter.

Dr. Henry Naland Sp.B Onkologi

Spesialis Bedah Onkologi FKUI/RSCM

TAHITIAN NONI Juice yang diberikan bersamaan dengan kemoterapi pada pasien kanker akan mengurangi efek samping yang diakibatkan oleh kemoterapi.

Dr. Setiawan Dalimarta

Sejak jaman dahulu NONI Juice sangat terkenal untuk menghilangkan lembab, meningkatkan kekuatan tulang, peluruh haid (emenagog), pembersih darah, meningkatkan daya tahan tubuh (immune enhancement), pembasmi cacing (antelmintik), pereda batuk (antitusif), pereda demam (antipiretik), anti radang, anti bakeri, pencahar , antiseptic dan pelembut kulit.

Dr. Samuel Oetoro SpGK

Kandungan di dalam NONI Juice mengandung antioksidan yang dibutuhkan bagi penderita diabetes untuk mengurangi kemungkinan timbulnya komplikasi yang menjadi resiko setiap penderita diabetes.

Lambung Bocor Selama 5 Tahun

August 3, 2009 by admin  
Filed under Testimonial

Testimoni kiriman ANDI KINNI (52th) dari ParePare Sulawesi Selatan

Saya seorang penderita penyakit anemia yang disebabkan lambung bocor. sehingga menyebabkan Tinja (kotoran) yang keluar berwarna hitam.

Mulai Tahun 2004 sampai Tahun 2009, Saya keluar masuk rumah sakit. Untuk transfusi darah. Sebulan kemudian masuk lagi rumah sakit. Saya sudah putus asa dan pasrah kepada Allah SWT dan tak lama kemudian ada tetangga yaitu Bpk. Syamsu Ali yang menawarkan untuk mengkonsumsi Tahitian Noni Juice dengan harga yang sebenarnya tidak bisa saya jangkau, tetapi karena saya mau sembuh, maka saya berusaha untuk membeli 1 botol Tahitian Noni Juice.

Belum habis 1 botol , saya sudah mulai merasakan kesembuhan , kotoran/tinja sudah normal. Setelah habis 1 botol, saya beli lagi 1 botol.

Alhamdulillah sekarang saya sudah sembuh. Terima kasih TNJ

Tahitian Noni Juice Untuk Diabetes

July 28, 2009 by admin  
Filed under Artikel

Banyak orang terkesima saat mengetahui bahwa diabetes merupakan pembunuh terbesar ketiga di dunia setelah penyakit jantung dan kanker. Untungnya, banyak efek-efek dari diabetes yang dapat dikendalikan. Meskipun penyakit ini tidak tersembuhkan, namun penelitian-penelitian memperlihatkan bahwa dengan mempertahankan kadar gula seseorang sedemikian rupa mendekati batas normal maka komplikasi-komplikasi jangka panjang akibat diabetes seperti serangan jantung, gagal ginjal, dan kebutaan akan dapat dikurangi secara signifikan.

Tubuh penderita diabetes sendiri tidak mampu untuk mengolah makanan menjadi energi. Inti permasalahan adalah kemampuan tubuh dalam memproduksi dan menggunakan hormon insulin secara baik. Sel beta dalam pankreas yang memproduksi insulin. Terdapat dua jenis diabetes Tipe I dan Tipe II. Pada diabetes Tipe I tubuh hanya sedikit atau bahkan tidak mampu memproduksi insulin. Kondisi sering disebut sebagai diabetes kaum muda karena biasanya muncul pada usia muda dan lebih akut. Pada diabetes tipe II tubuh mampu memproduksi insulin secukupnya (terkadang bahkan lebih dari cukup). Namun, insulin yang diproduksi tidak dapat diserap oleh sel tubuh untuk memecah gula menjadi energi. Pada diabetes tipe II, tubuh juga mengalami masalah dalam menggunakan lemak dan protein secara baik. Dari semua jenis diabetes hampir 90% adalah diabetes tipe II. Kondisi ini sering disebut sebagai diabetes ‘usia-Ianjut’,

Gejala-gejala dari kedua tipe diabetes tersebut serupa. Yang paling umum antara lain:

  • kekurangan energi
  • mudah lapar
  • sering buang air kecil
  • rasa haus yang berlebih
  • pandangan yang kabur
  • mual
  • rasa sakit di bagian perut
  • tidaknyamanan
  • merasa lemah.

Tipe I sering dikaitkan dengan turunnya berat badan. Sedangkan tipe II sel dikaitkan dengan penambahan berat badan. Meskipun kita tahu bahwa diabetes dalam berbagai situasi adalah penyakit keturunan namun para ilmuwan tidak mengetahui dengan pasti penyebabnya, kemungkinannya karena sistem endokrin dan kekebalan tubuh yang tidak berfungsi dengan baik.
Riset memperlihatkan bila sistem kekebalan tubuh mulai berbalik menyerang diri sendiri - kemungkinan karena gangguan otoimunitas - maka sel beta dalam pankreas akan rusak atau setidaknya jumlah sel beta yang berfungsi dengan baik akan berkurang. Hal ini tentu akan mempengaruhi jumlah, kemurnian dan efektifitas dari insulin dalam tubuh. Namun bila sistem kekebalan tubuh sanggup menghalau serangan tersebut maka integritas dari insulin tubuh akan dapat dipertahankan.

Serangkaian tes yang ada saat ini telah memungkinkan untuk mendeteksi kegagalan antibodi-antibodi dalam darah sejak dini pada orang-orang yang menunjukkan gejala terserang diabetes. pada beberapa orang dewasa, antibodi - antibodi yang merusak ini dapat muncul bertahun-tahun sebelum gejala-gejala diabetes timbul. jenjang waktu ini disebut sebagai “tahap pre-diabetes.” Tahapan ini juga ditemui pada penyakit-penyakit gangguan endokrin lainnya seperti Hashimoto’s Thyroiditis dan penyakit Addison (kekurangan adrenalin). Gabungan dari keduanya dikenal sebagai Sindrom Schmidt.

Pada tahun 196o-an, Dr. Neil Solomon berada di Fakultas Kedokteran di john Hopkins Medical School dan menjadi anggota dari tim medis yang melakukan penelitian atas Sindrom Schmidt. Tim ini terdiri dari ahli-ahli medis ternama dari Rumah Sakit John Hopkins seperti mendiang Dr. A.M. Harvey, Ketua dan Profesor di Departemen Pengobatan; Dr. Ivan L. Bennett, Ketua dan Profesor di Departemen patologi; Dr. Charles C. Carpenter, Ketua Residensi pelayanan Medis Osler di Rumah Sakit john Hopkins dan yang lainnya. Tim kami menemukan bahwa pasien penderita Sindrom Schmidt ini tidak hanya mempunyai antibodi-antibodi yang menyerang kelenjar adrenal dan thyroid namun juga menyerang set beta dalam pankreas yang memproduksi insulin. Kami telah menerbitkan jurnaljurnal medis yang menunjukkan hubungan antara antibodi dengan adrenal, thyroid dan pankreas.

Dr. Neil Solomon percaya salah satu efek noni adalah pada pankreas dan sistem kekebalan tubuh. penelitian terkini telah menunjukkctn bahwa noni mampu mengatur kesehatan sistem kekebalan tubuh baik dengan meningkatkan kinerja sistem yang telah berjalan dengan baik atau dengan merangsang komponen-komponen dalam sistem kekebalan tubuh yang lamban dalam bereaksi. Sebagai tam bahan, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, noni dipercaya sanggup memperkuat dan mempertahankan struktur selular. Hal tersebut dapat dicapai dengan noni bertindak sebagai adaptogen yang akan membantu “sel yang sakit” untuk menyembuhkan dirinya sendiri. Dalam kasus diabetes maka noni akan membantu sel-sel beta dalam pankreas yang tidak berfungsi atau membantu sel-sel tubuh yang tidak berhasil dalam usaha mereka untuk menerima dan menggunakan glukosa dalam darah.

Selain itu mengkonsumsi noni juga dapat membantu meringankan gejala-gejala diabetes melalui kemampuannya untuk merangsang produksi scopoletin dalam tubuh dan produksi nitric oxide secara tidak langsung. Keduanya merupakan faktor penting dalam meredakan gejala-gejala seperti peredaran darah dan penglihatan yang kurang baik. Karena asupan gula - meskipun itu gula alami - sangat penting untuk diawasi dalam pala makan penderita diabetes. maka perlu dicatat bahwa 120 cc tahitian noni setara dengan 1 satu macam buah. Suatu aturan umum bagi penderita diabetes adalah dengan mengkonsumsi tahitian noni secara bertahap. Namun yang perlu diingat karena noni adalah makanan alami maka kecil kemungkinannya noni akan mengubah kadar gula dalam darah dibandingkan dengan jus buah lainnya. Mencatat kadar gula dalam darah setiap hari merupakan cara yang baik untuk memonitor bila terjadi suatu perubahan. Sebagai rekomendasi, catatlah kadar gula darah anda pada pagi hari (gula puasa) dan pada sore hari (sekitar pukul 16.00). Catatan ini akan memperlihatkan bagaimana tubuh anda mengolah gula dan merespon terhadap tahitian noni atau apapun yang anda makan.

Mohon dicatat bagi penderita diabetes tipe I untuk tidak menggantikan suntikan insulin dengan noni juice. Mereka dapat mengurangi jumlah suntikan insulin. Menggunakan suplemen alami seperti tahitian noni harus dilakukan di bawah pengawasan dokter. Berdasarkan penelitian Dr. Neil Solomon, dari 5.945 pengguna noni yang menderita diabetes, 79% di antaranya melaporkan gejala-gejala diabetes yang semakin membaik.

Dosis penggunaan Noni: jumlah konsumsi rata-rata dari 79% responden yang mengalami kemajuan kesehatan yang positif adalah 90 cc setiap hari.

Jantung - Stroke - Hipertensi

July 28, 2009 by admin  
Filed under Artikel

Penyakit Tekanan darah tinggi (hipertensi) merupakan salah satu lampu merah yang paling jelas dalam mengindikasikan adanya masalah dalam jantung dan pembuluh dari seseorang. Ketika seseorang didiagnosa menderita tekanan darah tinggi maka dia memiliki kemungkinan tujuh kali lipat menderita stroke, empat kali lipat mendapatkan serangan jantung dan lima kali lipat kemungkinan meninggal karena kegagalan jantung. Dalam catatan yang positif, terdapat langkah-langkah yang telah terbukti dalam mengontrol tekanan darah tinggi dan bahkan membalikkan kerusakan-kerusakan yang telah terjadi.

Mari kita telaah terlebih dahulu apa Itu tekanan darah tinggi sebelum mendiskusikan bagaimana mengontrolnya. Tekanan darah adalah kekuatan yang dikeluarkan oleh jantung dalam darah pada saat bergerak dalam pembuluh darah seseorang. Bila seseorang menderita tekanan darah tinggi berarti jantungnya memompa lebih berat dibandingkan seharusnya. Tekanan darah yang dilihat berkisar di bawah 120%, atau lebih baik di bawah 110%. Dr. Neil Solomon menilai angka 125% sudah merupakan tekanan darah tinggi yang ringan. Kebanyakan dokter setuju bila tekanan darah berada pada angka 160% atau lebih tinggi maka akan dikategorikan sebagai berbahaya.

Dr. Neil Solomon mengelompokkan tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan stroke secara bersama karena mereka saling berhubungan dalam sistem peredaran darah tubuh. pada kasus serangan jantung, tidak terdapat cukup darah yang kaya akan nutrisi dan oksigen untuk memberi makan sel-sel jantung. Akibatnya, beberapa sel jantung mati. Saat sel jantung yang mati cukup banyak, anda akan mendapatkan serangan jantung hal ini dapat terjadi secara tiba-tiba sebagai akibat gumpalan darah yang terlepas pada arteri koroner atau sebuah embolus, yaitu gumpalan darah yang terlepas dari bagian tubuh yang lain dan menyumbat pembuluh koroner anda. Skenario lain apabila pembuluh koroner anda menjadi spasme, membuat aliran darah tidak lancar, atau anda bisa mempunyai plak-plak kecil yang tidak stabil dan mengalir menuju jantung dan menyurnbat pembuluh koroner sekaligus membuatnya menjadi lebih spasme. Hasil akhir dari kesimpulan kondisi di atas akan menyebabkan kurangnya darah yang kaya akan nutrisi dan oksigen untuk mernpertahankan otot jantung.

Pada stroke atau “serangan otak” seperti sering disebut orang, jaringan-jaringan otak menjadi rusak karena kurangnya alirah darah. Kurangnya darah tersebut dapat disebabkan adanya gumpalan darah dalam pembuluh darah yang rnenyempit karena spasme atau artheroselerosis. Penyebab lainnya adalah ketika pembuluh darah otak mengeluarkan darah seperti kebocoran atau pecah.Terdapat banyak perubahan gaya hidup yang dapat dilakukan seseorang yang menderita tekanan darah tinggi untuk melawan kondisinya. perubahan pola makan dengan mengurangi asupan daging merah dan lemak jenuh serta menambah lebih banyak saraf dan buah-buahan serta sayuran segar adalah baik. Asupan garam juga perlu dikurangi dan tentu saja seseorang harus berolah raga secara teratur. Dr. Neil Solomon percaya ada banyak alasan di balik laporan keberhasilan noni dalam membantu penderita tekanan darah tinggi.

  • Pertama, Morinda citrifolia mengandung scopoletin, yang telah terbukti secara ilmiah mampu memuaikan pembuluh darah sehingga menghasilkan tekanan darah yang lebih rendah.
  • Alasan kedua mengapa banyak orang menggunakan noni untuk menolong tekanan darah tinggi karena juice buah dari Tahiti ini membantu merangsang tubuh untuk memproduksi nitric oxide, suatu unsur kimia yang rnenyebabkan pembuluh darah menjadi lebih elastis dan lebih mudah memuai.
  • Alasan ketiga adalah melalui nutrasetikal yang terkandung dalam noni yang mampu meningkatkan kesehatan struktur sel dalam sistim peredaran darah.

Berdasarkan penelitiannya yang terbaru. dengan standar double-blind, placebo-controlled, Dr. Mian-Ying Wang dari Universitas Illinois di Rockford mrnemukan bahwa subyek tesnya, perokok berat yang mengkonsumsi 30 hingga 120 cc TAHITIAN NONI@ Juice setiap hari selama 1 bulan, mengalami penurunan tingkat kolesterol sebesar 19% dan trigliserida yang berbahaya sebesar 20%. Sementara kelompok yang diberikan plasebo (ramuan yang secara farmakologis tidak aktif dan digunakan sebagai pembandingan dalam penilaian khasiat suatu obat tertentu - Red) memperlihatkan perubahan yang tidak signifikan dalam tingkat kolesterol dan trigliserida mereka. Penelitian ini mengindikasikan bahwa noni juice dari Tahiti mampu menurunkan tingkat kolesterol seseorang dari tingkat yang berbahaya ke tingkat yang aman dalam waktu hanya 1 bulan.

Dalam penelitian Dr. Neil Solomon, dari 1.989 orang yang mengkonsumsi tahitian noni untuk membantu tekanan darah tinggi mereka, 85% di antaranya melaporkan adanya penurunan. Dari 2.397 orang yang mengkonsumsi noni untuk membantu gejala-gejala penyakit jantung, 77% di antaranya melaporkan gejala-gejala yang lebih ringan. Dan terakhir, dari 1.893 orang yang mengkonsumsi noni untuk membantu gejala-gejala stroke, 51% di antaranya terbantu.

Dosis penggunaan Noni: jumlah konsumsi rata-rata dari 85% responden yang mengalami kemajuan kesehatan yang positif untuk tekanan darah tinggi adalah 90 cc setiap hari. Sedangkan mereka yang menderita stroke dan penyakit jantung rata-rata mengkonsumsi 105 cc setiap hari.

Pasca Operasi Jantung

July 28, 2009 by admin  
Filed under Testimonial

KESEHATAN menjadi berkat Tuhan yang tak ternilai harganya bagi Rose Ida P. Silitonga. Ibu dari 3 anak ini pernah mengalami sakit yang memilukan. Tapi berkat TAHITIAN NONI JUICE yang ia konsumsi semenjak February 2008, penyempitan pembuluh darah yang ia derita berangsur pulih.Setelah dua kali, Ida menjalani operasi pembalonan agar aliran darah dari dan menuju jantung beredar secara normal. Pertama tahun 2000, operasi berjalan lancar dan tanpa efek samping.

Memasuki tahun 2007, Ida merasakan ulu hatinya sakit luar biasa, “saya tidak bisa menggambarkan rasa sakitnya, karena rasanya sangat sakit sekali,” jelas Ida. Saat berkonsultasi dengan dokter langganannya, Ida didiagnosa kembali mengalami penyempitan pembuluh darah dijantungnya. Dokter pun menyarankan operasi. Tapi Ida menangguhkannya, karena ia sedang merenovasi rumahnya.

Setelah proyek renovasi selesai September 2007, Ida pun menjalani operasi balonisasi dan pemasangan ring pada jantungnya. Dua bulan kemudian ia masih merasakan sakit pada ulu hatinya, bahkan semakin parah. “Setiap jalan 1 meter saya harus berhenti karena sakit.” Saat harus kembali ke rummah sakit dan di vonis kembali harus menjalani operasi, Ida menolak. Ida memilih pengobatan alternatif. Salah satunya pengobatan akupuntur. Namun hal itu tidak berbuah hasil. Saat kepasrahan mulai menghampirinya, Ida teringat TAHITIAN NONI JUICE yang pernah diinformasikan tantenya.

Bulan February 2008 Ida mulai mengonsumsi TAHITIAN NONI JUICE dengan dosis 2×30cc sehari. Saat berkonsultasi dengan ahlinya, Ida disarankan untuk meningkatkan dosisnya menjadi 2×60cc sehari. Ketika detoksifikasi, sakitnya sungguh luar biasa. “Puji Tuhan detoksifikasi itu hanya memakan waktu 3 hari, selebihnya saya tidak lagi merasakan sakit.” Kini, Ida terlihat lebih segar dan memiliki berat badan yang proporsional ketimbang dahulu.

Kandungan Bioaktif TNJ

July 28, 2009 by admin  
Filed under Produk

TAHITIAN NONI® Juice mengandung 89% Sari buah murni Noni ( Morinda Citrifolia ) ditambah dengan 11% Anggur dan Blueberry, tidak menggunakan bahan pengawet dan zat kimia, diproses dengan menggunakan teknologi canggih. Mengandung 230 senyawa yang sangat bermanfaat bagi kesehatan, 157 senyawa adalah micro nutrisi essensial (Super Nutrisi) antara lain sebelas (11) vitamin, sebelas (11) mineral, tujuh belas (17) asam amino, yang terpenting diantaranya adalah :

Paten Tahitian Noni

July 23, 2009 by admin  
Filed under Produk

Ratusan  Patent yang telah dimiliki oleh Perusahaan Tahitian Noni International dari lembaga Patent dunia yaitu  WIPO, US, Japan, Australia, Rusia, dll, diantaranya


Pencegahan dan perawatan Penyakit DIABETES dengan menggunakan Morinda Citrifolia
US Patent, Nos. 6.855.345 February 2005 and No. 7.186.422 March 2007


Morinda Citrifolia and Methylsulfonymethane
Formula dan metoda dalam perawatan Kanker Payudara.

Australia Patent, Mei 2007 dengan nomor 2004272108


Preventative and Treatment Effects of Morinda Citrifolia
as Colon Cancer Cell Growth Inhibitor (Kanker Usus)

US Patent, No. 7.070.813 Jully 2006


Preventative and Treatment Effects of Morinda Citrifolia on Osteoarthritis
US Patent, No. 7.033.624 April 2006


Antifungal Effects of Morinda Citrifolia
US Patent, No. 7.048.952 May 2006


Method And Formulation for Treating Candidiasis Using Morinda Citrifolia
US Patent, No. 7.014.873 March 2006


Aplikasi Ekstrak Morinda Citrifolia (Noni) dalam Spermatologi & Metode untuk meningkatkan Preservasi Sperma
WO. 08/032132 A2 Mar 2008


Metode dan komposisi dasar Morinda Citrifolia untuk perawatan GIGI dan MULUT
WO. 05/030141 A2 Apr 2005


Morinda Citrifolia Leaf Extract Compositions and Metdods of Obtaining the Same
US Patent, September 2007 dengan nomor 7.264.829


Fertilizer Containing Yaeyama Aoki Extract
US Patent, No. 7.144.439 December 2006


Morinda Citrifolia (noni) Enhanced Cosmetic Skin Care Toner
US Patent, No. 7.122.211 October 2006


Palliative Effects of Morinda Citrifolia Oil and Juice
US Patent, No. 7.018.662 March 2006


Freeze Concentration Process for Morinda Citrifolia
US Patent, No. 6.855.354 February 2005


Morinda Citrifolia (noni) Enhanced Animal Food Product
US Patent, No. 6.737.089 May 2004


Morinda Citrifolia (noni) Enhanced Cosmetic Intensive Repair Serum
US Patent, No. 6.589.514 July 2003


Morinda Citrifolia Dietary Fiber
US Patent, No. 6.254.913 July 2001 and No. 6.528.106 March 2003

Morinda Citrifolia Oil
US Patent, No. 6.214.351 April 2001 and No. 6.417.157 July 2002

Mengenal Buah Noni

July 15, 2009 by admin  
Filed under Produk

Sejak 2000 tahun lalu, buah NONI sudah dikenal dan dipergunakan untuk meningkatkan kesehatan khususnya oleh penduduk di daerah tropis. Hingga sekarang khasiatnya banyak di gunakan untuk berbagai hal, terutama untuk penyembuhan berbagai macam penyakit. Klasifikasi Noni Terdapat sekitar 80 spesies tanaman yang termasuk dalam genus Morinda. Menurut H.B. Guppy, ilmuwan Inggris yang mempelajari Noni sekitar tahun 1900, kira-kira 60 persen dari 80 spesies Morinda tumbuh di pulau-pulau besar maupun kecil, di antaranya Indonesia, Malaysia dan pulau-pulau yang terletak di Lautan India dan Lautan Pasifik. 60 jenis tidak dapat dimanfaatkan (Beracun), jadi Hanya sekitar 20 spesies Morinda yang mempunyai manfaat, antara lain: Morinda bracteata, Morinda officinalis, Morinda fructus, Morinda tinctoria dan Morinda citrifolia (Morinda Citrifolia L adalah bahan utama Tahitian Noni Juice).

Morinda citrifolia adalah jenis yang paling populer, sehingga sering disebut sebagai “Queen of The Morinda”. Spesies tanaman ini mempunyai nama tersendiri di setiap negara, antara lain Noni di Hawaii, Cheese Fruit di Australia, Mengkudu, Pace di Indonesia dan Malaysia. Adapun Nama-nama Ilmiah Morinda Citrifolia adalah Filum: Angiospermae, Sub filum: Dycotiledones, Divisi: Lignosae, Famili: Rubiaceae, Genus: Morinda, Spesies: citrifolia.

Noni termasuk tumbuhan keluarga kopi-kopian (Rubiaceae), yang pada mulanya berasal dari wilayah daratan Asia Tenggara dan kemudian menyebar sampai ke Cina, India, Filipina, Hawaii, Tahiti, Afrika, Australia, Karibia, Haiti, Fiji, Florida dan Kuba.S ejarah Pemanfaatan Noni berasal dari Asia Tenggara. Pada tahun 100 SM, penduduk Asia Tenggara bermigrasi dan mendarat di kepulauan Polinesia, mereka hanya membawa tanaman dan hewan yang dianggap penting untuk hidup di tempat baru. Tanaman-tanaman tersebut memiliki banyak kegunaan, antara lain untuk bahan pakaian, bangunan, makanan dan obat-obatan, lima jenis tanaman pangan bangsa Polinesia yaitu talas, sukun, pisang, ubi rambat, dan tebu.

Dalam bahasa setempat disebut “Noni” adalah salah satu jenis tanaman obat penting yang turut dibawa. Bangsa Polinesia memanfaatkan “Noni” untuk mengobati berbagai jenis penyakit, diantaranya: tumor, luka, penyakit kulit, gangguan pernapasan (termasuk asma), demam dan penyakit usia lanjut. Pengetahuan tentang pengobatan menggunakan Noni diwariskan dari generasi ke generasi melalui nyanyian dan cerita rakyat. Tabib Polinesia, yang disebut Kahuna adalah orang memegang peranan penting dalam dunia pengobatan tradisional bangsa Polinesia dan selalu menggunakan Noni dalam resep pengobatannya. Laporan-laporan tentang khasiat tanaman Noni juga terdapat pada tulisan-tulisan kuno yang dibuat kira-kira 2000 tahun yang lalu, yaitu pada masa pemerintahan Dinasti Han di Cina. Bahkan juga dimuat dalam cerita-cerita pewayangan yang ditulis pada masa pemerintahan raja-raja di pulau Jawa ratusan tahun yang lalu. Perkembangan industri tekstil di Eropa mendorong pencarian bahan-bahan pewarna alami sampai ke wilayah-wilayah kolonisasi, karena pada masa itu pewarna sintetis belum ditemukan. Pada tahun 1849, para peneliti Eropa menemukan zat pewarna alami yang berasal dari akar Noni, dan kemudian diberi nama “Morindone” dan “Morindin”. Dari hasil penemuan inilah, nama “Morinda” diturunkan. Berikut adalah tabel sejarah perkembangan Morinda Citrifolia :

.:. 100 M Imigran dari Asia Tenggara tiba di Kep. Polinesia dengan membawa bibit Noni.

.:. 1849 Orang-orang Eropa menemukan zat pewarna dari akar Noni, yaitu Morindon dan Morindin


.:. 1860 Penggunaan Noni yg di gunakan utk pengobatan mulai ditulis dlm literatur Barat.


.:. 1950 Penemuan zat antibakteri pada buah Noni.1960-1980 Riset-riset ilmiah dilakukan

untuk membuktikan bahwa Noni dapat menurunkan tekanan darah tinggi.


.:. 1972 Ahli biokimia, Dr. Ralph Heinicke mulai melakukan penelitian ttg Xeronine dan Noni.


.:. 1993 Penemuan zat anti kanker (damnacanthal) di dalam buah Noni.

Orang-orang Eropa mengetahui khasiat Noni sekitar tahun 1800, yang diawali dengan pendaratan Kapten Cook dan para awaknya di Kepulauan Hawaii (tahun 1778). Kedatangan mereka turut membawa penyakit-penyakit baru, antara lain gonorrhea, sipilis, TBC, kolera, influenza, pneumonia yang dengan cepat mewabah ke seluruh wilayah Hawaii dan mengakibatkan kematian ribuan penduduk. Bahkan pengobatan tradisional masyarakat setempat tidak sanggup melawan penyakit-penyakit tersebut.Para peneliti Eropa yang datang kemudian melakukan pencarian dan penelitian tentang sejarah dan kebudayaan bangsa Polinesia, termasuk sistem pengobatan tradisionalnya. Dan pada tahun 1860, pengobatan alamiah menggunakan Noni mulai tercatat dalam literatur-literatur Barat.

Penduduk di kepulauan Pasifik Selatan telah menggunakan Noni untuk meningkatkan kesehatan hidup mereka. Noni tumbuh secara lebat di kepulauan French Polynesia bagaikan buah dari surga untuk umat di muka bumi ini, atau lebih dikenal sebagai Nono-Tahiti, yang rindang dan bebas polusi (Jauh dari hiruk pikuk aktifitas manusia dan polusi-polusi buatan manusia). Di kepulauan tropis ini, buah noni digunakan untuk membuat Noni Juice.

Untuk mendapatkan tingkat efektifitas yang optimal maka Noni Juice harus memiliki beberapa karakteristik, yaitu : Tumbuh dilingkungan tropis yang bebas polusi dan tidak tercemar. Dipetik oleh penduduk setempat yang berdasarkan tradisi tahu kapan dan bagaimana cara memetiknya, dan harus diproses dan dikemas dibawah pengawasan yang ketat sehingga tidak tercemar dan tidak kehilangan unsur-unsur naturalnya yang berguna.

NONI yg tumbuh lebat di kepulauan French Polynesia adalah jenis “Morinda Citrifolia” dan merupakan Raja Tanaman Obat yang sangat Fenomenal dengan beberapa KHASIAT UTAMA yaitu:

:: Sumber Kehidupan
:: Mengatasi Banyak Masalah Penyakit
:: Terapi Pembantu yang Sangat Potensial.
:: Vital Nutrient (150 PhytoNutrient)
:: Super Supplements dan Super Anti-Oxidant.
:: Tanaman Obat yang Sangat Kuat-. Kandungan Essensial yang Sangat Tinggi.
:: Forefront Of Alternative Medecine.

Perusahaan Tahitian Noni International (TNI) merupakan perusahaan yang pertama kali memasarkan produk berbahan dasar noni dari kepulauan French Polynesia ini ke seluruh dunia dan memiliki laboratorium serta tempat Pemrosesan Terbesar, Research Center, Pemrosesannya dengan Teknologi Tinggi yang dikhususkan untuk mengolah tanaman noni.

Tahitian NONI Juice suatu merek yang produk-produknya berbahan dasar Buah, Tangkai dan Daun noni. Pemrosesannya dikerjakan dengan sangat teliti berdasarkan hasil riset yang dapat dibuktikan. Hingga sekarang riset-riset terus dilakukan oleh banyak lembaga independen, rumah sakit, para peneliti, dan Universitas di dunia. Khasiat Tahitian NONI Juice sangat baik, dan telah terbukti dari penelitian secara Human Clinic Trials.

Tahitian NONI Juice adalah suatu merek yang produk-produknya berbahan dasar daun & buah noni. Pemrosesannya dikerjakan dengan sangat teliti berdasarkan hasil riset yang dapat dibuktikan.Tahitian Noni International menjadi satu-satunya perusahaan yang memegang gelar “The Expert in Noni”.

Perkembangannya tercatat dalam sejarah dunia bisnis global modern sebagai “The Fastest Growing Company”, di dunia (By Griffin Hills Consultant, Forbes-500) dengan menguasai 95% pangsa pasar dunia. berdasarkan Produk unggulan TNI yakni Tahitian NONI Juice telah diuji oleh praktisi medis di dunia.Pada tahun 1996 perusahaan Tahitian Noni International mulai berdiri dan membawa keajaiban dari tanaman noni kepada dunia, menggabungkan Peninggalan Kuno dengan Ilmu Pengetahuan Modern.

Kesuburan Alergi Asam urat

July 14, 2009 by admin  
Filed under Testimonial

Makanan berprotein tinggi seperti udang sangat digemari sebagian orang. Tapi tidak demikian untuk Koko, ia hanya bisa merasakan kenikmatan udang  dengan terbatas. “Jika saya mengkonsumsi lebih dari satu udang galah berukuran 10-15 cm pasti kaki ini akan snut-snut.”, ceritanya. Suatu ketika Koko pernah membandel dan makan sampai dua ekor udang, hasilnya kaki membengkak. Koko sadar betul mengenai pola makan yang ia jalani tidaklah sehat, terlebih seafood yang dikonsumsi berlebihan. Karenanya tingkat kolesterol dalam tubuh Koko cukup tinggi, dan ia juga mengidap penyakit asam urat.
Suatu ketika pada Desember 2007, ia dan istri diundang seorang rekan ke Tenggarong. Jamuan mewah pun tersedia, sayangnya jamuan mewah itu kebanyakan makanan laut. “Mau tidak mau saya harus makan.”, ujarnya. Pada hari ketiga Koko mulai mempersiapkan mental sampai ia berpesan pada istrinya agar menyimpan sepatunya ke dalam kopor dan menyiapkan sandal. “Persiapan kaki yang bengkak.”, katanya. Namun yang dikhawatirkan tidak terjadi, Koko bersyukur.
Pertanyaan besar timbul pada diri Koko. Selama ini memang koko selalu diberikan Tahitian Noni Juice oleh istrinya setiap pagi dan sore, tapi Koko tidak bertanya juice apa ini, “Saya tinggal minum aja, wong rasanya enak.”, ujar Koko. Dari situlah sang istri mulai menjelaskan bahwa juice yang ia minum selama ini mempunyai khasiat yang luar biasa.
Kejutan berikutnya datang tiga bulan yang lalu (dari 6 Juni 2008), Koko dikejutkan dengan berita bahagia. Kali ini sang istri telat datang bulan, artinya Lala hamil. “Langsung saya sujud syukur.” Koko mendapatkan anugerah besar dari Allah SWT. Penantiannya selama 6 tahun untuk mendapatkan keturunan akhirnya dikabulkan oleh allah SWT. “Berkat TNJ, ikhtiar saya menjadi sempurna.”, kata Koko.
“Penantiannya selama 6 tahun untuk mendapatkan keturunan akhirnya dikabulkan oleh Allah SWT”
Kini Koko hanya ingin membantu mensyiarkan Tahitian Noni Juice agar menjadi jalan dalam menyempurnakan usaha positif yang diharapkan. Ikhtiarnya dengan Tahitian Noni Juice membawa kesembuhan untuk kolesterol dan asam urat serta memperoleh keturunan. “Janganlah berpikir tentang bisnis dulu, tapi niatkan bahwa produk bagus ini bisa membantu kesulitan orang banyak. Tanamkan itu pada diri anda, Insya Allah, Allah SWT akan membayarnya dengan berbagai macam kebahagiaan.”, terangnya.

Hubungan Tidur dengan Kesehatan Kita

July 14, 2009 by admin  
Filed under Artikel

Pengobatan tradisional China (TCM) telah dikenal sejak sekitar 5,000 tahun yang lalu. Salah satu pedoman yang dipakai dalam TCM adalah aliran energi atau disebut chi, yang didasarkan pada perhitungan siklus 24 jam piket organ yang disebut dalam bahasa Inggris sebagai the Horary Cycle of Energy.

TCM menggunakan perhitungan 24 jam siklus energi untuk ke 12 meredian (jalur energi) organ penting tubuh. Dalam waktu 24 jam, kita melalui 2 jam piket puncak dan 2 jam piket lemah dari masing-masing 12 meredian organ penting di dalam tubuh kita. Jadi, tiap meredian mempunyai 2 jam piket puncak dan 2 jam piket lemah yang berbeda 12 jam. Misalnya jam piket puncak usus besar adalah jam 5-7 pagi, maka 12 jam kemudian adalah jam piket lemahnya, yaitu jam 5-7 sore. Sehingga untuk jam buang air besar (BAB) yang terbaik adalah dalam jam piket puncak (paling tidak sekitar jam puncak) pada saat energi di usus besar dalam keadaan prima mengingat BAB juga membutuhkan energi. Berikut ini adalah daftar dari jam piket:

:: Meredian Paru-paru: Jam 3-5 pagi
:: Meredian Usus besar: Jam 5-7 pagi
:: Meredian Lambung: Jam 7-9 pagi
:: Meredian Limpa :Jam 9-11 pagi
:: Meredian Jantung: Jam 11- 1siang
:: Meredian Usus Kecil: Jam 1-3 siang
:: Meredian Kandung kemih: Jam 3-5 sore
:: Meredian Ginjal: Jam 5-7 petang
:: Meredian Selaput Jantung: Jam 7-9 malam
:: Meredian Tri Pemanas: Jam 9-11 malam
:: Meredian Kandung Empedu: Jam 11 - 1dini hari
:: Meredian Hati: Jam 1-3 pagi

Berdasarkan pada jam piket organ, kita bisa mengamati kesehatan diri kita sendiri, misalnya bila setiap jam 3 pagi Anda terbangun dan sulit tidur kembali, maka energi pada liver atau paru-paru dalam keadaan kurang seimbang (jam piket liver: jam 1-3 pagi; sedangkan jam piket paru-paru: jam 3-5 pagi). Selain itu, mulai jam 9 malam, tubuh kita membutuhkan istirahat untuk mengeluarkan racun (de-toxin), dan tubuh kita membutuhkan 8 jam istirahat teratur. Idealnya dari jam 9 malam kita sudah mulai istirahat agar tubuh istirahat dengan cukup. Apabila jam 9 malam belum tertidur, diusahakan agar tubuh dalam keadaan relaks dan tidak bekerja. Dan pada jam piket paru, detox terjadi dalam keadaan terjaga. Bagi orang yang terbiasa bangun pagi (sebelum matahari terbit atau sebelum jam 5 pagi) apalagi langsung olah raga, biasanya paru-parunya dalam keadaan sehat karena pasokan oksigen bisa berlangsung lebih maksimal. Hal ini akan membawa pengaruh positive terhadap kesehatan secara menyeluruh. Sedangkan usus besar mulai bekerja untuk membuang racun dalam tubuh (jam 5-7 pagi) dan tentu saja berlangsung secara sadar dalam keadaan terjaga. Kedua organ tersebut berada dalam keadaan puncaknya dan membutuhkan kesadaran kita, terjaga bukan dalam keadaan tidur. Pada orang yang tidurnya larut malam dan bangun siang, maka proses jam piket tubuh menjadi terganggu dan hal ini bisa mempengaruhi kesehatan. Menurut TCM, pada orang yang suka dugem, maka dikemudian hari resiko terkena masalah jantung atau masalah liver lebih tinggi daripada orang yang mempunyai jam tidur teratur dan memulai tidur tidak terlalu larut malam. Berikut ini alasan kenapa kita membutuhkan tidur 8 jam dan tidur secara teratur.

.:. Pada malam hari jam 9-11 merupakan jam piket Tri Pemanas/Triple Warmer/San Jiao: waktu pembuangan zat-zat yang tidak berguna atau racun di bagian sistem antibodi (kelenjar getah bening). Selama durasi pembuangan racun, tubuh dibutuhkan dalam keadaan tenang dan sebaiknya istirahat (tidur). Kalaupun belum tertidur, dibutuhkan dalam keadaan tenang sambil mendengarkan musik yang lembut atau melakukan relaksasi, . Bila jam piket Tri Pemanas ini terganggu, maka daya imun tubuh juga terganggu.

.:. Jam 11-1 malam, jam piket kandung empedu, adalah jam detox dari organ empedu. Anda benar-benar butuh istirahat dan alam keadaan tidur pulas. Apabila punya kebiasaan melek sampai larut malam dan makan berlemak atau minum alkohol, makan kandung empedu tidak bisa membuang racun, malahan menyimpan racun. Racun yang terakumulasi di kandung empedu, bisa menjadi kristal.

.:. Sedangkan jam 1-3 dinihari: jam piket meredian liver, pusat penyaringan racun dan pembentukan darah. Bagi orang yang pada jam-jam ini masih belum tertidur, dan mempunyai kebiasaan dugem sampai pagi, maka kinerja liver akan terganggu dan kemungkinan di hari depan terkena masalah liver juga besar. Apabila liver terganggu, maka sistem penyaringan racun dan pembentukan darah juga terganggu. Hal ini bisa menyebabkan insomnia, tekanan darah meningkat, dan emosi meledak-ledak.

.:. Jam 3-5 jam piket paru-paru, jam pembersihan saluran nafas. Bagi penderita batuk, pada jam ini akan terjadi batuk yang hebat. Bagi yang terserang sinusitis, asma, dan brobkhitis, pagi hari adalah waktu yang kurang menyenangkan karena biasanya terbatuk hebat atau mengeluarkan ingus banyak. Bagi yang suka olah raga di pagi hari sebelum matahari terbit, organ paru-parunya akan kuat. Pada orang yang sering mendapat permasalahan dengan saluran pernafasan, olah raga teratur di pagi hari bisa jadi akan sangat membantu menguatkan organ paru-paru dan membantu menyembuhkan masalah kesehatannya. Orang yang terbiasa bangun pagi di sekitar jam piket paru dan melakukan olah raga pagi, akan lebih bugar dan awet muda.

.:. Jam 5-7 pagi: jam detox dari meredian usus besar. Anda perlu membuang racun melalui BAB jam ini, karena pada jam-jam inilah usus besar mempunyai banyak energi yang dibutuhkan untuk menggerakkan otot perilstatik untuk membuang racun dan zat yang tidak berguna. Panggilan alam ini perlu diberi respon yang teratur. Sehingga sistem pembuangan racun di pagi hari akan lancar dan tubuh lebih sehat.

.:. Dan pada jam 7-9 pagi adalah jam piket meredian lambung, maka Anda butuh makan pagi untuk memperkuat lambung Anda. Dibutuhkan makan yang lembut dan tidak terlalu berat tetapi bergizi setelah puasa selama tidur sambil membuang racun-racun dari tubuh. Melewati pagi hari tanpa sarapan bukanlah suatu tindakan yang bijaksana, karena menurut TCM, lambung adalah api dari dapur Anda, dan makan pagi adalah bahan bakar bagi sepanjang hari yang Anda jalani. Di China ada kebiasaan makan bubur dari beras yang dicampur ubi rambat. Selain bubur mudah dicerna, ubi jalar mempunyai kandungan anti oksidan tinggi.

.:. Keterangan tentang detox pada malam hari dan pentingnya tidur malam dengan teratur, sebenarnya adalah pelajaran yang sangat barharga bagi kita untuk menjalani kehidupan dengan teratur bila ingin tetap sehat dan tidak cepat tua. Mengenai kebutuhan tidur yang cukup, sebuah studi yang dimuat pada Journal of the American Medical Associaton’s Archves of Internal Medicine melakukan peneltian terhadap 1.255 penderita tekanan darah tinggi. Faktanya bahwa 2,4 % yang berhubungan dengan penyakit jantung terjadi pada orang yang tidurnya kurang dari 7,5 jam. Sedangkan yang mempunyai jam tidur lebih dari 7,5 jam kejadiannya hanya 1,8 %.

Kalau Anda kurang tidur, maka liver Anda lemah atau kurang istirahat. Kalau liver lemah, maka sang ibu tidak bisa maksimal berfungsi sebagai ibu yang menghidupi dan memberi nutrisi kepada sang anak/ jantung, sehingga jantung akan menderita. Jadi hindarilah tidur terlalu larut malam untuk kesehatan liver dan jantung Anda.

Menurut TCM, apabila terjadi insomnia, maka bisa diperhatikan sebagai berikut ini: Apabila sulit tertidur, maka yang perlu diperhatikan adalah organ: liver atau kandung empedu. Apabila terbangun setelah tertidur dan sulit tidur lagi, maka perlu diwaspadai adalah organ limpa atau jantung (Isis Holistic Clinic, Boston/Understanding the Horary Cycle of Healing By Karen Clickner, N.D.Apr 4, 2007 ). Masalah insomnia adalah salah satu penyebab penyakit-penyakit lain bemunculan akibat jam istirahat terganggu. Sehingga menyebabkan pembuangan-pembuangan racun dari tubuhpun ikut terganggu. Kesehatan selalu berakar dari kebiasaan hidup yang teratur dan berkualitas.

Sumber-sumber: Isis Holistic Clinic, Boston, ‘Ilmu Akupunktur’ , Tse Ching Sen, dkk, dan
John A. Amaro D.C., FIAMA, Dipl.Ac., L.Ac.Carefree, Arizona.

Penulis : Emmy Liana Dewi

E-mail : esuhendro@yahoo.com

Akunpunturis & Penulis masalah kesehatan holistik

Next Page »

Copy Protected by Chetan's WP-CopyProtect.