TNJ Membantu Pasien HIV
December 19, 2009 by piterse
Filed under Testimonial
Para Dokter dan Perawat Tidak Mempercayainya
Paul Miller, saudara penderita AIDS
Namaku Paul Miller. Aku adalah seorang pengemudi UPS (perusahaan ekspedisi - Red) dan pada kesempatan ini ingin membagikan pada anda suatu mukjizat - yang saya sendiri tidak akan mempercayainya bila tidak melihat dengan mata kepala sendiri.
Bemula pada tanggal 27 Desember 1998 ketika aku menerima panggilan telepon dari saudariku, Deborah Gear, dari Port Orange, Florida. Dia berkata bahwa dia ingin berbicara denganku secepat mungkin, jadi aku langsung pergi ke sana malam itu. Dia berkata bahwa dia mengalami kesulitan berbicara dan telah pergi ke Rumah Sakit Halifax untuk menjalani beberapa tes. Setelah dua minggu berada di rumah sakit dan dua minggu menunggu hasilnya maka datanglah kabar buruk itu. Saudariku yang telah menjadi perawat selama 12 tahun, terdiagnosa positif HIV dan memiliki kondisi yang disebut PML, PML adalah bentuk AIDS yang langka dan sangat mematikan.
Dia hanya memiliki waktu 2 bulan untuk hidup, Singkatnya PML adalah AIDS pada otak. Pada bulan kedua Februari, tubuh bagian kanan saudariku telah lumpuh total dan kemampuan berbicaranya menurun, tinggal menjawab ya atau tidak saja. | Kondisinya terus menurun drastis setiap minggunya. Aku berdoa pada Tuhan bilamana ada jawaban bagi kondisinya biarkan aku menemukannya. Seminggu sebelum Paskah bercak pada otaknya sudah meliputi 10%. Dia menjadi incoherent, tidak mengetahui siapa dirinya, viral loadnya di atas 800.000, jumlah sel T nya di bawah 100 dan terdapat 7 borok pada kakinya yang tidak kunjung sembuh. Berat tubuhnya hanya 40 kg.
Dr. Hall menghentikan pemberian obat HIV pada titik itu dan menaruhnya di fasilitas Hospice di Port Orange untuk menghabiskan sisa hidupnya. Dia berkata bahwa saudariku hanya memiliki 5 hari untuk hidup, paling bagus 10 hari. Itu terjadi di hari Jumat sebelum Paskah. Aku akan berlibur minggu depan dan aku tahu aku akan menghadiri sebuah pemakaman.
Sebelum pulang kerja hari Jumat, seorang temanku Ricky menceritakan padaku tentang suatu produk yang mungkin dapat membantu saudariku yaitu Noni juice dari Tahiti. Dia menceritakan semua tentang produk itu dan kemudian aku berkata bahwa tidak ada yang dapat menolong saudariku sekarang karena sudah terlampau parah, namun dia membujukku untuk membelikannya satu botol harapan meskipun aku tahu itu tidak akan menolong.
Pada hari Sabtu aku memberikannya pada saudariku dan menceritakan padanya meskipun dia tidak tahu bahwa aku ada disana. Aku menyuruh para perawat untuk mulai memberikan padanya 180 hingga 240 cc setiap hari. Mereka begitu berat hati dan meminta ijin pada dokter. Dr. Hall kemudian berkata bahwa saudariku boleh diberikan meskipun itu tidak akan membantunya dan para perawat juga berpikir demikian namum mereka akan mulai meminumkan-nya.
Tiga hari kemudian, di tengah-tengah liburan, aku berkunjung ke saudariku; dia mulai bereaksi terhadap noni juice. Entah bagaimana dia mulai sadar dan mencoba untuk bercakap-cakap meskipun aku tidak dapat mengerti sepatah pun kata. Ayahnya, dokter, dan aku berpikir itu hanyalah tarikan nafas terakhirnya sebelum meninggal. Aku kembali pada hari Sabtu hanya untuk melihat lagi kemajuan. Dia mulai bisa mengucapkan ya dan tidak dan sadar dalam waktu yang cukup lama. Berat badannya naik 2,7 kg dan borok pada kakinya nampak mulai sembuh. Hal ini sepertinya terlalu menakjubkan untuk dipercayai. Setelah satu minggu yang penuh dengan perkem-bangan tidak satupun yang percaya bahwa ini dikarenakan juice tersebut, namun pada saat itu saudariku hanya mengkonsumsi obat tidur, obat penghilang rasa sakit dan noni juice. Aku mulai berpikir apakah ini karena noni.
Sejak saat itu aku terus mengunjunginya setiap minggu. Setelah mengkonsumsi noni selama dua minggu, borok-boroknya sudah sembuh total. Dia mulai makan seperti kuda dan berat badannya meningkat 2,2 kg setiap minggunya dan mulai lebih bisa berbicara, bahkan dalam bentuk kalimat pada minggu ketiga.
Pada minggu keempat mengkonsumsi Tahitian Noni, dia mulai dapat menggerakkan bagian kakinya yang lumpuh dan beberapa hari kemudian dia mulai dapat menggerakkan lengannya. Para dokter dan perawat tidak dapat mempercayainya. Meskipun dengan berat hati mereka mulai menarik kesimpulan bahwa perkembangannya adalah akibat dari noni juice. Dia mulai berjalan dan berbicara meskipun kondisinya masih jauh dari normal.
Pada tanggal 30 Juni, saudariku diperbolehkan pulang dari Hospice. Saat ini berat badannya sudah seperti sediakala, 60 kg.
Tuhan telah mengijinkanku menemukan jawabannya; sebuah tanaman yang diciptakanNya dan telah menyelamatkan nyawa saudariku.
Hari ini, tanggal 10 ]uli 1999, semua hasil tes-tes terbaru telah ada. Viral load dan sel T nya semua dalam kisaran normal; hasil pemindaan CAT memperlihatkan pengurangan bercak pada otaknya dari 70% menjadi tinggal 3%. Kepekatan bercak yang tersisa sangat tipis sehingga dokter mengindikasikan bahwa bercak itu akan menghilang dengan sendirinya.
Saudariku tidak lagi dalam kondisi sekarat, meskipun dia masih harus berkutat dengan terapi fisik, terapi bicara dan membutuhkan waktu untuk kembali dan belajar berbagai hal yang telah dia lupakan. Kelak dia akan menjadi baik kembali. Aku telah mendapatkan saudariku kembali dan mengucap syukur pada Tuhan dan Noni juice untuk itu. Noni akan mengubah hidup anda selamanya. Dia telah melakukannya padaku dan aku tidak akan melupakannya.
Submitted by Patty Branton
My eldest son, Nehemiah, was diagnosed with HIV in the fall of 1997, and with acute disabling AIDS in March of 1998. At this point, his T-cells were less than 100, his viral load was 720,000. He was opposed to taking HIV medication at this time so we began a search for a more natural protocol. I learned about Noni Juice and the studies being done at U.C. Irvine with Noni and HIV/AIDS, in July of 1998. Nehemiah started drinking 6-8 oz. a day and after 2 weeks we had blood work done. His T-cells went up tp 178, and his viral load dropped considerably. He stopped taking Noni while going through an acute depression and again his T-cells dropped to less than 100, and his viral load went up tp 750,000. Nehemiah is now in recovery since 11/2/98- he is back drinking 8 0z. of Noni a day as well as AIDS medication. His last blood work tells us his T-cells are 391 and his viral load is at an all time low of 78. Nehemiah attributes his quick and continued recovery to Noni Juice combined with HIV medication. His doctor is very encouraged that Nehemiah was able to recover this fast as well as overcome an amphetamine addiction with very little discomfort and virtually no side effects. Nehemiah is now talking about his future and we believe that Noni is a gift from God.
I have also been taking 2-4 oz. of Noni Juice a day since July 1998. I was diagnosed with clinical depression and chronic fatigue syndrome and also had a lot of pain in my back that kept me from sleeping well. Life felt overwhelming. My body responded very quickly to Noni. I have renewed, sustained energy throughout the day, and more mental clarity and I sleep well and wake up ready for the day. My back pain has diminished and I have the energy to work out and keep up with my family. The analgesic properties have also helped with menstrual pain All of the Brantons are experiencing the phenomenon of no colds of flu this season! Especially my smallest son, age 3. He has a condition called Bronchia Pulmonary Dysphasia- his lungs just aren’t that efficient due to being on a respirator for 5 months after his birth at 25 weeks gestation. This has effected his immune system so that he has been ill every other week of his life until now. He has had one small cold this year.
My husband Michael says he has more energy, more mental clarity, less stress in his job, less need for coffee and has experienced relief from his allergies.
Sincerely,
Patty Branton
Psoriasis 13 Tahun
November 6, 2009 by admin
Filed under Testimonial
Mulai saat ini saya tidak malu lagi untuk menjalankan hobi renang saya yang selama 13 tahun tertinggalkan.

Kanker Serviks
September 6, 2009 by admin
Filed under Testimonial
Denting dawai kehidupan Eva Agustine Mariana seakan terputus. Sederet huruf hitam di selembar kertas itu bagaikan palu godam yang menghantam dada Eva: Ia divonis kanker serviks stadium II.
Hasil pemeriksaan 17 September 2008 di sebuah rumahsakit di Jakarta Barat itu membuat jiwa Eva terguncang. Ia mencoba meyakinkan diri bahwa apa yang dialaminya hanyalah igauan di siang bolong. Sayangnya tes ulang di sebuah rumahsakit di Jakarta Pusat pada Oktober 2008 makin meneguhkan hasil tes pertama: kanker serviks.
Kanker serviks merupakan jawaban atas serangkaian gejala perut kram dan tak nyaman hendak muntah. Tak hanya itu, flek hitam muncul jika ia merasa keletihan. Eva pun kerap merasakan sakit akibat perdarahan ketika berhubungan intim.
Untuk menghilangkan sel kanker, dokter menyarankan Eva kemoterapi 20 kali selama 2-3 bulan. Jika tak berhasil, penyinaran menjadi harapan terakhir. ‘Saat itu dokter bilang jangan harap punya anak. Bisa hidup pun sudah karunia Tuhan,’ ungkap ibu 2 anak itu. Pilihan itu tak diambil Eva. Mafhum ketika mendengar kata kemoterapi, yang terbayang adalah Sisca. Kakak iparnya itu menderita kanker nasofaring. Setelah menjalani kemoterapi rambutnya rontok, badan lunglai, serta tak bisa mencecap akibat indera perasa menghilang.
TAHITIAN NONI JUICE
Kondisi Eva makin parah. Kesemutan dan sesak napas kerap menyatroni. Punggung pun terasa sakit dan hambatan berkemih mulai menghiasi hari-harinya. Pertengahan Desember 2008, ia memeriksakan diri ke rumahsakit. Hasil pemeriksaan menunjukkan kanker telah menjalar ke pangkal paha: stadium III akhir.
Akibat vonis itu Eva takut tidur, ‘Saya takut tak bisa bangun lagi keesokan harinya,’ ungkap perempuan kelahiran 1977 itu. Tak heran kondisi Eva melorot drastis. David, suami Eva, tak mau berpangku tangan. Ia menyambangi banyak herbalis untuk kesembuhan Eva. Namun, meski mengonsumsi berbagai ramuan herbal selama 3 bulan, hasilnya nihil.
Secercah titik terang muncul ketika ayah mertua Eva, Hengky, menyarankan konsumsi Tahitian Noni Juice. Eva pun mulai mengkonsumsi 1 liter Tahitian Noni Juice tiap hari. Dosisnya tiap 1 jam 4 seloki berukuran 30 ml. Wangi Tahitian Noni Juice yang tak sedap sempat mengurungkan niat Eva. Ia mengatasinya dengan menutup hidung dan meminum air putih sebanyak 1 liter. Dampak dari konsumsi Tahitian Noni Juice, ‘Maunya tidur terus,’ kata Eva.
Sembilan hari pascakonsumsi alat vital Eva terasa perih dan mulai mengeluarkan flek hitam dan bau tak sedap. ‘Rasanya seperti luka yang diberi jeruk nipis,’ tutur perempuan kelahiran Jakarta itu. Mulai hari ke-11 dosis konsumsi dikurangi hanya setengahnya, 500 ml per hari. Hari ke-18 flek hitam yang keluar disertai darah. Badan lemas dan kepala terasa berat. Menginjak hari ke-28 darah yang keluar makin banyak. ‘Mungkin saat itu ada 1/4 - 1/2 liter darah yang keluar,’ ungkap Eva. Hari-hari selanjutnya flek yang keluar mulai berkurang.
Pada Mei 2009, setelah menghabiskan 60 liter Tahitian Noni Juice, kondisi tubuh Eva makin membaik dan terasa fit. Merasa senang dengan perkembangan yang terjadi, pada 10 Juni 2009 ia pun memeriksakan diri ke sebuah rumah sakit di Jakarta. Sepekan pascapemeriksaan sebuah kabar gembira terbetik: hasil biopsi sel-sel abnormal dari tubuh Eva telah enyah. ‘Dokter menyatakan daerah serviks dan kandungan dalam kondisi baik dan sempurna,’ tutur Eva.
Lambung Bocor Selama 5 Tahun
August 3, 2009 by admin
Filed under Testimonial
Testimoni kiriman ANDI KINNI (52th) dari ParePare Sulawesi Selatan
Saya seorang penderita penyakit anemia yang disebabkan lambung bocor. sehingga menyebabkan Tinja (kotoran) yang keluar berwarna hitam.
Mulai Tahun 2004 sampai Tahun 2009, Saya keluar masuk rumah sakit. Untuk transfusi darah. Sebulan kemudian masuk lagi rumah sakit. Saya sudah putus asa dan pasrah kepada Allah SWT dan tak lama kemudian ada tetangga yaitu Bpk. Syamsu Ali yang menawarkan untuk mengkonsumsi Tahitian Noni Juice dengan harga yang sebenarnya tidak bisa saya jangkau, tetapi karena saya mau sembuh, maka saya berusaha untuk membeli 1 botol Tahitian Noni Juice.
Belum habis 1 botol , saya sudah mulai merasakan kesembuhan , kotoran/tinja sudah normal. Setelah habis 1 botol, saya beli lagi 1 botol.
Alhamdulillah sekarang saya sudah sembuh. Terima kasih TNJ

Pasca Operasi Jantung
July 28, 2009 by admin
Filed under Testimonial
KESEHATAN menjadi berkat Tuhan yang tak ternilai harganya bagi Rose Ida P. Silitonga. Ibu dari 3 anak ini pernah mengalami sakit yang memilukan. Tapi berkat TAHITIAN NONI JUICE yang ia konsumsi semenjak February 2008, penyempitan pembuluh darah yang ia derita berangsur pulih.Setelah dua kali, Ida menjalani operasi pembalonan agar aliran darah dari dan menuju jantung beredar secara normal. Pertama tahun 2000, operasi berjalan lancar dan tanpa efek samping.
Memasuki tahun 2007, Ida merasakan ulu hatinya sakit luar biasa, “saya tidak bisa menggambarkan rasa sakitnya, karena rasanya sangat sakit sekali,” jelas Ida. Saat berkonsultasi dengan dokter langganannya, Ida didiagnosa kembali mengalami penyempitan pembuluh darah dijantungnya. Dokter pun menyarankan operasi. Tapi Ida menangguhkannya, karena ia sedang merenovasi rumahnya.
Setelah proyek renovasi selesai September 2007, Ida pun menjalani operasi balonisasi dan pemasangan ring pada jantungnya. Dua bulan kemudian ia masih merasakan sakit pada ulu hatinya, bahkan semakin parah. “Setiap jalan 1 meter saya harus berhenti karena sakit.” Saat harus kembali ke rummah sakit dan di vonis kembali harus menjalani operasi, Ida menolak. Ida memilih pengobatan alternatif. Salah satunya pengobatan akupuntur. Namun hal itu tidak berbuah hasil. Saat kepasrahan mulai menghampirinya, Ida teringat TAHITIAN NONI JUICE yang pernah diinformasikan tantenya.
Bulan February 2008 Ida mulai mengonsumsi TAHITIAN NONI JUICE dengan dosis 2×30cc sehari. Saat berkonsultasi dengan ahlinya, Ida disarankan untuk meningkatkan dosisnya menjadi 2×60cc sehari. Ketika detoksifikasi, sakitnya sungguh luar biasa. “Puji Tuhan detoksifikasi itu hanya memakan waktu 3 hari, selebihnya saya tidak lagi merasakan sakit.” Kini, Ida terlihat lebih segar dan memiliki berat badan yang proporsional ketimbang dahulu.
Kesuburan Alergi Asam urat
July 14, 2009 by admin
Filed under Testimonial
Makanan berprotein tinggi seperti udang sangat digemari sebagian orang. Tapi tidak demikian untuk Koko, ia hanya bisa merasakan kenikmatan udang dengan terbatas. “Jika saya mengkonsumsi lebih dari satu udang galah berukuran 10-15 cm pasti kaki ini akan snut-snut.”, ceritanya. Suatu ketika Koko pernah membandel dan makan sampai dua ekor udang, hasilnya kaki membengkak. Koko sadar betul mengenai pola makan yang ia jalani tidaklah sehat, terlebih seafood yang dikonsumsi berlebihan. Karenanya tingkat kolesterol dalam tubuh Koko cukup tinggi, dan ia juga mengidap penyakit asam urat.
Suatu ketika pada Desember 2007, ia dan istri diundang seorang rekan ke Tenggarong. Jamuan mewah pun tersedia, sayangnya jamuan mewah itu kebanyakan makanan laut. “Mau tidak mau saya harus makan.”, ujarnya. Pada hari ketiga Koko mulai mempersiapkan mental sampai ia berpesan pada istrinya agar menyimpan sepatunya ke dalam kopor dan menyiapkan sandal. “Persiapan kaki yang bengkak.”, katanya. Namun yang dikhawatirkan tidak terjadi, Koko bersyukur.
Pertanyaan besar timbul pada diri Koko. Selama ini memang koko selalu diberikan Tahitian Noni Juice oleh istrinya setiap pagi dan sore, tapi Koko tidak bertanya juice apa ini, “Saya tinggal minum aja, wong rasanya enak.”, ujar Koko. Dari situlah sang istri mulai menjelaskan bahwa juice yang ia minum selama ini mempunyai khasiat yang luar biasa.
Kejutan berikutnya datang tiga bulan yang lalu (dari 6 Juni 2008), Koko dikejutkan dengan berita bahagia. Kali ini sang istri telat datang bulan, artinya Lala hamil. “Langsung saya sujud syukur.” Koko mendapatkan anugerah besar dari Allah SWT. Penantiannya selama 6 tahun untuk mendapatkan keturunan akhirnya dikabulkan oleh allah SWT. “Berkat TNJ, ikhtiar saya menjadi sempurna.”, kata Koko.
“Penantiannya selama 6 tahun untuk mendapatkan keturunan akhirnya dikabulkan oleh Allah SWT”
Kini Koko hanya ingin membantu mensyiarkan Tahitian Noni Juice agar menjadi jalan dalam menyempurnakan usaha positif yang diharapkan. Ikhtiarnya dengan Tahitian Noni Juice membawa kesembuhan untuk kolesterol dan asam urat serta memperoleh keturunan. “Janganlah berpikir tentang bisnis dulu, tapi niatkan bahwa produk bagus ini bisa membantu kesulitan orang banyak. Tanamkan itu pada diri anda, Insya Allah, Allah SWT akan membayarnya dengan berbagai macam kebahagiaan.”, terangnya.
Stroke dan Tekanan Darah Tinggi
July 5, 2009 by admin
Filed under Testimonial
BERENANG adalah kegemaran saya. Tapi suatu pagi saya di kejutkan oleh kesehatan saya. Ketika sedang berendam di air, tiba-tiba saya mendapat serangan tekanan darah tinggi. Kepala sakit. Muntah-muntah.
Dokter menyatakan stroke. Langit seperti runtuh. Tapi saya tetap semangat untuk sembuh. Bersama suami yang merawat saya, selama dua bulan saya berobat ke dokter. Perubahan yang saya rasakan, pusing sudah hilang. Tapi jalan masih belum bisa. Harus dituntun.
Berpikir juga rasanya masih susah. Penglihatan pun masih bermasalah. Tapi yang satu ini saya tidak bilang ke suami, khawatir dia semakin kepikiran. Selepas bulan kedua, seorang teman membawa buku tentang testimoni TNJ. Saya baca buku itu di pagi hari, sambil berjemur. Sebab, stroke membuat jari kaki sampai lutut saya terasa dingin. Menurut buku itu, TNJ bisa menyemangatkan sel. Saya coba membeli satu liter. Saya minum satu sloki menjelang tidur. Malam itu saya tidur pulas. Jam 5 pagi bangun sendiri dan bisa mandi. Yang saya rasakan, TNJ tak saja menyemangatkan sel tubuh, tapi memberi spirit terhadap keinginan saya untuk sembuh.
Satu bulan setelah minum TNJ, tubuh saya betul-betul sehat. Sejak hari itu, saya rutin minum satu sloki pagi dan malam, untuk menjaga stamina.
Sepertiga Otak Hilang
June 26, 2009 by admin
Filed under Testimonial
Kini Achmad Syakir, 19 tahun, sudah bisa membaca dan bercanda dengan adik-adiknya. Ia juga bisa berkonsentrasi dalam waktu yang lama, sehingga ia mampu mengolah pikirannya selama berjam-jam. tertawanya juga semakin lepas dan ia bisa berlari-lari kecil. Aisyah Al Habsyi, ibunda Syakir merasa bersyukur atas karunia Allah SWT yang dilimpahkan kepadanya.
Kecelakaan yang menimpa Syakir, menurut Aisyah, tetap disyukurinya. Ini bentuk perhatian Allah SWT kepada saya dan keluarga,”kata Aisyah, mengawali ceritanya. Syakir mengalami penderitaan dan perjuangan dahsyat untuk bertahan hidup. Kecelakaan hebat yang terjadi pada 6 September 2006 hampir saja merenggut pemuda ganteng yang hobi otomotif. Kepala Syakir harus terbentur batu kali yang besar saat ia mengikuti balapan motor. Imbasnya, sepertiga otak Syakir harus hilang.
“Sebagai ungkapan syukur, Aisyah membagi pengalamannya dengan TNJ
kepada orang-orang yang membutuhkannya.”

Penanganan yang tidak memuaskan dari RS umum di Indonesia membuat Aisyah harus menerbangkan Syakir ke RS di Singapura. “kenapa baru dibawa sekara-ng, ujar dokter Singapura kepada saya,”cerita Aisyah. “Tubuh Syakir kaku, jangankan bicara, menggerakkan bola matanya saja sulit, apalagi menggerakkan anggota tubuhnya. Tim dokter memvonis Syakir akan sembuh dalam waktu 7 tahun, itupun tidak sempurna. Syakir akan seperti anak kecil, bicara tidak jelas, berfikirpun akan sangat lambat, ini semua karena imbas dari hilangnya sebagian otaknya. “Tapi saya yakin Allah SWT akan menyembuhkan anak saya,”ungkap Aisyah.

Hampir tiga bulan, Aisyah dan Syakir menetap di Singapura tanpa harapan pasti. Pertengahan Februari Aisyah mulai memberikan TNJ kepada Syakir hingga 500ml. perubahan pun terjadi di hari ke-5, Syakir bisa menggerakkan lehernya. “Sekarang? Ia sudah beraktivitas seperti biasa,”cerita Aisyah. Sebagai ucapan syukur yang dalam, sejak saat itulah Aisyah membagi pengalamannya ber-TNJ kepada orang-orang yang membutuhkan kesehatan.
Saksikan Video Achmad Syakir di acara Good Morning Trans TV
Diabetes Berujung Komplikasi
June 20, 2009 by admin
Filed under Testimonial
Vonis amputasi sudah sempat dilayangkan pihak medis kepada ibunda kami, Sriyati, ujar M.S. Yahya, Putra Sriyati yang menetap di Blitar, Jawa Timur. Sejak duduk di bangku SMA, ibu sudah menderita saya Diabetes. Selama ini karni hanya mengupayakan langkah medis sederhana dan pengobatan alternatif, untuk menanggulangi derita yang ibu alami. Menjelang bulan puasa tahun 2007, kami dipertemukan dengan Tahitian Noni Juice sebagai mediasi kesembuhan ibu. Alhamdulillah, Allah SWT mengijinkan penyakit Diabetes ibu terobati dengan mengonsumsi TNJ 7 x 20 cc setiap hari selama dua bulan. Bulan puasa 2007 menjadi puncak penderitaan ibu kami. Gula darah mencapai angka 474, Ibu sempat tidak bisa berjalan karena bengkak dan luka di kakinya Hal tersebut juga membuatnya mendapatkan vonis amputasi oleh tim dokter. Sebuah solusi yang tidak diinginkan oleh ibu dan karni semua. Sambil mencari alternatif pengobatan lain, kami dikenalkan dengan TNJ. Minggu pertama mengkonsumsi TNJ, ibu sudah enak makan. Biasanya ibu tidak bisa makan apapun, karena penyempitan di tenggorokan nya. Belum lagi masalah jantung yang juga mendera tubuhnya, sampai-sampai lambung dan paru-parunya ikut mengalami kerusakan. Tapi semuanya berangsur membaik dan normal. Sebulan kemudian, bengkak serta luka di kaki ibu berangsur-angsur membaik. lbu sudah bisa berjalan, bahkan keluhan penglihatan di matanya juga semakin berkurang. Dan sinilah saya yakin bahwa penelitian yang menjelaskan bahwa kandungan dalam TNJ yang bisa mengatasi deiabetes benar adanya. Saya hanya ingin menekankan jika Allah SWT menciptakan sesuatu pasti ada manfaatnya. Buah noni asal Tahiti dapat menjadi penawar penyakit yang dialami ibu saya.
diabetes" />
Kanker Payudara
June 16, 2009 by admin
Filed under Testimonial
Sudah hampir tiga tahun dr. Sri Purwaningsih atau yang akrab dengan panggilan dr. Pur berjuang melawan kanker. Awalnya pada akhr tahun 2005, dr. Pur merasakan adanya benjolan dilingkar payudaranya. Kecurigaannya bahwa itu adalah sebuah kanker pun ternyata terbukti setelah menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan.
Satu-satunya jalan mengobatinya adalah kemoterapi. Selama hampir enam bulan sejak januari 2006 hingga Juni 2006, dr. Pur menjalani kemoterapi hingga 6 kali setiap 4 minggu sekali. ”Efek kemoterapilah yang membuat saya merasa tersiksa. Bayangkan selama dua minggu lebih saya mulai muntah, belum lagi rambut rontok dan kulit yang mengering.” ujar dr. Pur.
Bahkan dr. Pur juga merasakan cairan yang ada pada sendi-sendinya mengering, sehingga setiap pergerakan tubuhnya disertai rasa sakit yang luar biasa. ”Sayang sekali saya baru dikenalkan Tahitian Noni Juice (TNJ) pada akhir Maret 2009 lalu, padahal setelah saya mengkonsumsinya dengan dosis 2×100cc tubuh saya terasa nyaman,” terang dr. Pur yang kondisi kesehatan dan staminanya bertambah baik setiap harinya.
Rutinitas dr. Pur mengkonsumsi TNJ berubah manis. Pertengahan April lalu, saat memeriksakan dirinya ke RSCM, tidak ditemui adanya kanker lagi. ”Hasil pemeriksaan yang negatif terhadap semua tanda kanker, membuat saya semangat berbagi resep sehat kepada teman-teman yang masih mengalami hal serupa dengan saya,” imbuhnya.
Kini dr. Pur merasakan stabilitas tubuh terus membaik dari hari ke hari. ”TNJ tidak saja membuat istirahat saya dan nafsu makan saya membaik, namun segala fungsi kerja organ tubuh saya diperbaiki. Buktinya saya tidak lagi merasakan hal-hal yang janggal pada diri saya. Terimakasih TNJ.”
Menurut Dr. Henry Naland Sp.B Onkologi, Dokter bedah Ongkologi FKUI/RSCM & RS. Omni Medical Center. ”Dalam penatalaksanaan kanker, dibutuhkan nutrisi untuk membantu kualitas hidup pasien kanker. Dengan dipatenkannya penggunaan Tahitian NONI Juice sebagai bagian dalam uji klinis pada kasus kanker kolon memberikan tambahan keyakinan bahwa produk ini bisa menjadi pilihan dalam terapi komplementer pasien kanker secara keseluruhan. Noni Juice yang diberikan bersamaan dengan kemoterapi pada pasien kanker akan mengurangi efek samping yang diakibatkan oleh kemoterapi dan mempercepat pemulihan pada tubuh saat menjalani recovery.”
Kandungan bioaktif dalam noni mempunyai kemampuan untuk merevitalisasi sekaligus meregenerasi sel-sel syaraf dan berperan penting dalam meregulasi system kardiovaskuler. Selain meningkatkan stamina, Tahitian NONI Juice mampu menormalkan fungsi sel dan membunuh kanker aktif pada tubuh. Sebab Itulah menjadikan Tahitian NONI Juice ini meraih Top 10 Cancer Treatment dari The American Association for Cancer Research. Mau bebas dari kenker? Minumlah Tahitian NONI Juice secara berkala sebagai tindakan preventif yang tepat, terang DR. dr. Amarullah H. Siregar, DiHom, DBMed., MA, MSc., PhD. Doctor of Naturopathy from Clayton College of Natural Health, Birmingham USA. PhD Health Science from Fairfax University New Orleans - USA.







