Cara Penggunaan Tahitian Noni

December 23, 2010 by Nonioriginal  
Filed under Artikel

Selama ratusan tahun, buah noni telah digunakan baik untuk pengobatan alternatif. Tabib tradisional di Polynesia telah menggunakan noni sebagai obat bagi luka, kudis dan masalah-masalah kulit lainnya selama berabad- abad. penduduk Polynesia juga menggunakan noni sebagai suatu makanan kesehatan, yang dipercaya memiliki kekuatan penyembuhan bagi bagian dalam tubuh.
Sejak noni tersedia di Amerika Serikat, Dr. Neil Solomon telah mempelajari buah tropikal ini, Morinda citrifolia. Berdasarkan penelitian, Dr. Neil Solomon telah menemukan beberapa tuntunan umum tentang berapa banyak noni juice yang harus diminum untuk membantu berbagai masalah kesehatan. Dalam kasus-kasus lainnya, banyak yang masih mencari suatu tuntunan untuk memperhitungkan jumlah optimal dari noni juice yang harus dikonsumsi untuk membantu masalah kesehatan mereka secara spesifik.
Grup 1: Min. 30 cc/hari • Rata-rata 60 cc/hari

::    Energi meningkat
::    Kelemahan mental membaik
::    Peningkatan massa otot
::    Daya seksual meningkat
::    Perbaikan masalah rambut dan kulit
::    Lebih mampu mengatasi stress , segar, merasa lebih baik

Grup 2: Min. 30 cc/hari • Rata-rata 75 cc/hari

::   Asthma membaik
::   Alergi, gejala berkurang
::   Pencernaan membaik
::   Penyakit ginjal membaik
::   Menstruasi, gejala berkurang
::   Obesitas, penurunan berat badan
::   Kualitas tidur meningkat

Grup 3: Min. 30 cc/hari • Rata-rata 90 cc/hari

::  Arthritis, gejala berkurang
::  Depresi, gejala berkurang
::  Diabetes, tipe 1 & 2, membaik
::   Tekanan darah tinggi menurun
::   Rasa sakit, termasuk sakit kepala, berkurang
::   Masalah pernafasan membaik
::   Berhenti merokok

Grup 4: Min. 30 cc/hari • Rata-rata 105 cc/hari

::   Kanker, gejala berkurang
::   CFIDS, fibromyalgia, gejala berkurang
::   Penyakit jantung, gejala berkurang
::   HIV, gejala berkurang
::   Sistem kekebalan
::   Multiple sclerosis, gejala berkurang

Uji Klinis 27000 Pengguna TNBB

October 7, 2010 by Nonioriginal  
Filed under Produk

neil Solomondr. Neil Solomon, M.D, Ph.D telah melakukan penelitian selama 9 tahun bersama lebih dari 1300 ahli kesehatan terhadap lebih dari 27.000 orang dengan menggunakan TAHITIAN NONI Bioactive Beverage dan hasilnya sungguh mengagumkan dan mempublikasikannya.Berikut Pernyataan dari dr.Neil Solomon :

“Saya telah melakukan penelitian terhadap lebih dari 27.000 orang yang mengkonsumsi TAHITIAN NONI Bioactive Beverage . Saya secara tegas menyatakan bahwa riset saya hanya dilakukan dengan TAHITIAN NONI Bioactive Beverage. Saya melarang nama saya dipergunakan oleh perusahaan lain dan hasil penelitian itu tidak boleh dipergunakan untuk produk NONI Juice dari perusahaan lain.”

Bahwa Tahitian Noni Bioactive Beverage membantu kondisi : Alergi, Arthritis, Asthma, CFIDS, Fibriomyalgia, Depresi, Diabetes, Types 1 & 2, Energi, HIV, Kanker ,Kebugaran, Menstruasi, Kelemahan Mental, Multiple Sclerosis, Masalah Pernapasan, Masalah Kulit dan Rambut, Masalah Tidur, Obesitas/Kegemukan, Peningkatan Atletis, Masalah Pencernaan, Penyakit Jantung, Penyakit Ginjal, Peningkatan Massa Otot, Parkinson, Peningkatan Daya Seksual, Rasa Sakit, Sakit Kepala, Sistem Kekebalan Tubuh, Stop Merokok, Stress, Stroke, dan Tekanan Darah Tinggi

Tanya Jawab dengan  Dokter Neil Solomon

Dokter Neil Solomon menerima pertanyaan-pertanyaan secara teratur dari orang-orang yang tertarik pada noni juice dan penelitiannya namun tidak memiliki banyak waktu untuk mempelajarinya sendiri. Tanya jawab berikut ini berguna sebagai referensi singkat bagi mereka yang mencari informasi lebih lanjut tentang Tahitian Noni Bioactive Beverage dan keterlibatan dr neil solomon dengannya.

T: Dr. Solomon, bagaimana anda bisa terlibat dengan noni?

J: Pada tahun 1996, Dr Richard Passwater, seorang ahli nutrisi ternama, dan saya diminta oleh suatu penerbit jumal kesehatan apakah kami pikir cukup menarik untuk membuat suatu artikel yang mengupas tentang noni. Saya belum pernah mendengar noni pada saat itu. Pada tahun-tahun selanjutnya, tugas tersebut telah membawa saya berkeliling dunia untuk mengumpulkan data dan penelitian lapangan dari ribuan ilmuwan, dokter, profesional medis lainnya dan para peminum noni. Dari materi-materi tersebut saya telah menulis buku dan artikel, membuat kaset dan kuliah tentang noni.

T: Berapa banyak profesional medis dan para peminum noni yang anda hubungi?

J: Saya menerima informasi lebih dari 1.300 profesional medis yang mewakili lebih dari 27.000 peminum noni.

T: Dari berapa banyak negara anda menerima data tentang noni?

J: 80 negara.

T: Apakah ke-29 kondisi kesehatan yang anda diskusikan dalam buku ini hanya yang dilaporkan dibantu oleh noni dan telah didokumentasikan?

J: Tidak. Terdapat banyak riset dan penelitian yang tidak dapat saya sertakan dalam buku ini karena keterbatasan tempat. Saya masih mempunyai banyak kesaksian dari orang-orang mengenai penyakit-penyakit yang tidak saya sebutkan dalam buku ini. Karena noni telah digunakan selama berabad-abad di Tahiti sebagai penyembuh alami, terdapat banyak laporan penggunaan “yang tidak ilmiah” atas semua bagian dari tanaman Morinda citrifolia yang mungkin masih diteliti oleh ilmuwan-ilmuwan yang lain.

T: Apakah benar terdapat laporan tentang noni yang mem­buat orang sakit yang telah dipublikasikan?

J: Ya dan tidak. Saya telah meneliti laporan ini dan menemukan bahwa bukan noni yang menyebabkan mereka sakit namun kontaminan, racun-racun dan ketidak mumian yang terdapat di dalam produk noni (Selain Tahitian Noni Bioactive Beverage) tersebut. Tidak terdapat adanya kualitas kontrol yang memadai. Itu sebabnya saya membatasi penelitian saya hanya pada TAHITIAN NONI Bioactive Beverage karena pembuatnya mempunyai kualitas kontrol yang tidak tertandingi. TAHITIAN NONI Bioactive Beverage tumbuh dan dipetik dari lingkungan yang asri di Tahiti dan secara rutin diuji atas lebih dari 300 kontaminan oleh 2 laboratorium independen. Kontaminan, racun-racun dan ketidak mumian tidak pemah ditemukan dalam TAHITIAN NONI Bioactive Beverage.

T: Apakah noni juice aman bagi semua orang?

J: Noni juice berasal dari makanan alami yang telah dilaporkan 100% aman. Ribuan orang di seluruh dunia telah menggunakannya selama ribuan tahun. Saya tidak pemah melihat adanya laporan negatif yang didokumentasikan karena menggunakan noni juice dari Tahiti baik pada ibu hamil serta menyusui, anak-anak dan lanjut usia. Beberapa orang melaporkan adanya alergi, hiper sensitif dan beberapa masalah kecil. Seperti dinyatakan sebelumnya, periksalah terlebih dahulu dengan profesional medis. Bagi mereka yang perlu mengawasi asupan potasium secara ketat, noni juice memiliki kurang dari setengah tingkat potasium yang ditemukan dalam 30 cc jus jeruk atau jus tomat, seperti yang didokumentasikan oleh Department of Agriculture Nutrient Data Laboratory Amerika Serikat.

T: Bagaimana noni dapat membantu begitu banyak masalah kesehatan yang berbeda?

J: Ini membutuhkan jawaban yang sangat kompleks. Banyak manfaat kesehatan noni yang dihubungkan dengan kemampuannya dalam meningkatkan nitriks oksida dan juga kandungan-kandungan dalam noni seperti scopoletin, anti oksidan, dan juga campuran. berbagai nutra setikal dalam noni yang unik. Teori Enzim Perbaikan-DNA saya juga dapat menjelaskan mengapa noni sepertinya membantu berbagai masalah kesehatan. Kerusakan DNA dapat mengarah pada ketidak normalan gen yang memiliki kontribusi pada kondisi kesehatan bagi keseluruhan sistem dalam tubuh kita. Saya percaya campuran nutra setikal yang ampuh dalam noni mampu meningkatkan fungsi dari

enzim perbaikan DNA, dan memungkinkan memutar balikkan kerusakan yang terjadi pada DNA dan mencegah timbulnya ketidak normalan gen. Mohon lihat buku saya yang berjudul The Noni Solution untuk informasi lebih lanjut.

T: Berapa banyak noni yang harus saya minum?

J: Jawaban dari pertanyaan di atas lah yang mencetuskan saya untuk menulis buku ini. Terdapat panduan umum pada

bagian “Noni juice yang Menakjubkan”. Sebagai tam­bahan, tabel 5 mengindikasikan jumlah rata-rata noni juice yang dikonsumsi oleh orang-orang untuk membantu dalam ke-29 kondisi kesehatan yang mereka alami. Pada tabel 3 juga terkandung apa saya sebut anjuran peng­gunaan noni berdasarkan umur, berat badan dan status kesehatan saat ini. Dengan acuan tersebut, saya meng­anjurkan anda untuk memonitor diri anda sendiri berapa banyak noni yang anda butuhkan untuk mencapai hasil yang diinginkan.

T: Berapa lama saya harus meminum noni juice?

J: Terserah anda. Kita memiliki kebutuhan yang berbeda.

Penelitian saya memperlihatkan 95% orang yang me­laporkan keberhasilan noni dalam tiga bulan sejak mulai mengkonsumsi noni. Oleh karena itu, saya akan menguji noni paling tidak selama 3 bulan. Kebanyakan orang yang tidak mendapatkan hasil yang optimal karena meng­ konsumsi terialu sedikit noni juice atau tidak meminum­ nya cukup lama. Bagi banyak orang, noni adalah suatu suplemen yang ingin mereka teruskan seumur hidup dengan tujuan perawatan dan pencegahan. Hasil dari penelitian saya memperlihatkan 69% orang yang telah mendapatkan hasil positif setelah meminum noni juice berkata bahwa mereka tidak akan berhenti meminumnya.

Sumber :  Buku Noni Juice : How Much, How Often karangan Neil Solomon, MD

Kanker Serviks

September 6, 2009 by Nonioriginal  
Filed under Testimonial

Denting dawai kehidupan Eva Agustine Mariana seakan terputus. Sederet huruf hitam di selembar kertas itu bagaikan palu godam yang menghantam dada Eva: Ia divonis kanker serviks stadium II.

evasHasil pemeriksaan 17 September 2008 di sebuah rumahsakit di Jakarta Barat itu membuat jiwa Eva terguncang. Ia mencoba meyakinkan diri bahwa apa yang dialaminya hanyalah igauan di siang bolong. Sayangnya tes ulang di sebuah rumahsakit di Jakarta Pusat pada Oktober 2008 makin meneguhkan hasil tes pertama: kanker serviks.

Kanker serviks merupakan jawaban atas serangkaian gejala perut kram dan tak nyaman hendak muntah. Tak hanya itu, flek hitam muncul jika ia merasa keletihan. Eva pun kerap merasakan sakit akibat perdarahan ketika berhubungan intim.

Untuk menghilangkan sel kanker, dokter menyarankan Eva kemoterapi 20 kali selama 2-3 bulan. Jika tak berhasil, penyinaran menjadi harapan terakhir. ‘Saat itu dokter bilang jangan harap punya anak. Bisa hidup pun sudah karunia Tuhan,’ ungkap ibu 2 anak itu. Pilihan itu tak diambil Eva. Mafhum ketika mendengar kata kemoterapi, yang terbayang adalah Sisca. Kakak iparnya itu menderita kanker nasofaring. Setelah menjalani kemoterapi rambutnya rontok, badan lunglai, serta tak bisa mencecap akibat indera perasa menghilang.

TAHITIAN NONI JUICE
Kondisi Eva makin parah. Kesemutan dan sesak napas kerap menyatroni. Punggung pun terasa sakit dan hambatan berkemih mulai menghiasi hari-harinya. Pertengahan Desember 2008, ia memeriksakan diri ke rumahsakit. Hasil pemeriksaan menunjukkan kanker telah menjalar ke pangkal paha: stadium III akhir.

Akibat vonis itu Eva takut tidur, ‘Saya takut tak bisa bangun lagi keesokan harinya,’ ungkap perempuan kelahiran 1977 itu. Tak heran kondisi Eva melorot drastis. David, suami Eva, tak mau berpangku tangan. Ia menyambangi banyak herbalis untuk kesembuhan Eva. Namun, meski mengonsumsi berbagai ramuan herbal selama 3 bulan, hasilnya nihil.

Secercah titik terang muncul ketika ayah mertua Eva, Hengky, menyarankan konsumsi  Tahitian Noni Juice. Eva pun mulai mengkonsumsi 1 liter  Tahitian Noni Juice tiap hari. Dosisnya tiap 1 jam 4 seloki berukuran 30 ml. Wangi Tahitian Noni Juice yang tak sedap sempat mengurungkan niat Eva. Ia mengatasinya dengan menutup hidung dan meminum air putih sebanyak 1 liter. Dampak dari konsumsi  Tahitian Noni Juice, ‘Maunya tidur terus,’ kata Eva.

Sembilan hari pascakonsumsi alat vital Eva terasa perih dan mulai mengeluarkan flek hitam dan bau tak sedap. ‘Rasanya seperti luka yang diberi jeruk nipis,’ tutur perempuan kelahiran Jakarta itu. Mulai hari ke-11 dosis konsumsi dikurangi hanya setengahnya, 500 ml per hari. Hari ke-18 flek hitam yang keluar disertai darah. Badan lemas dan kepala terasa berat. Menginjak hari ke-28 darah yang keluar makin banyak. ‘Mungkin saat itu ada 1/4 – 1/2 liter darah yang keluar,’ ungkap Eva. Hari-hari selanjutnya flek yang keluar mulai berkurang.

Pada Mei 2009, setelah menghabiskan 60 liter  Tahitian Noni Juice, kondisi tubuh Eva makin membaik dan terasa fit. Merasa senang dengan perkembangan yang terjadi, pada 10 Juni 2009 ia pun memeriksakan diri ke sebuah rumah sakit di Jakarta. Sepekan pascapemeriksaan sebuah kabar gembira terbetik: hasil biopsi sel-sel abnormal dari tubuh Eva telah enyah. ‘Dokter menyatakan daerah serviks dan kandungan dalam kondisi baik dan sempurna,’ tutur Eva.

Mengenal Kanker Lebih Dekat

July 5, 2009 by Nonioriginal  
Filed under Artikel, Produk

DR. Neil Solomon dari John Hopskin Medical School United States telah meneliti TAHITIAN NONI JUICE selama lebih dari 7 tahun ini dan menemukan kandungan dalam TAHITIAN NONI JUICE dapat memutus distribusi makanan ke sel kanker yang dapat membunuh sel kanker dengan sendirinya.

Terlebih untuk makanan yang mengandung  lemak. Beliau juga mengatakan bahwa kombinasi lemak, panas tinggi dan plastic melepaskan dioxin ke dalam makanan yang akhirnya akan masuk ke dalam sel-sel tubuh.  Beliau menghimbau untuk memanaskan makanan di microwave dengan Corning Ware, Pyrex atau keramik.

Produk kertas tidak begitu jelek namun kita tidak tau apa yang ada di kertas tersebut. Lebih aman menggunakan produk2 di atas. Dia mengingatkan kita bahwa beberapa waktu lalu restoran cepat saji beralih dari  produk foam ke kertas. Hal ini juga disebabkan karena masalah dioxin.

Beliau juga mengungkapkan tentang  plastic wrap seperti saran, juga  berbahaya untuk digunakan menutup makanan  yang akan di panaskan dalam microwave. Panas yang tinggi dapat menyebabkan zat-zat beracun meleleh dan menetes ke dalam makanan. Tutuplah makanan dengan paper towel (tissue dapur).

Dalam salah satu jurnal Medical yang diterbitkan di Amerika Serikat dinyatakan bahwa TAHITIAN NONI JUICE adalah salah satu dari sepuluh cara dalam membantu penyembuhan kanker, dan satu-satunya tanpa proses kimia.

Selama bertahun-tahun beberapa orang beranggapan bahwa kemoterapi adalah satu-satunya cara untuk menangani kanker. Adalah rumah sakit John Hopkins di Amerika Serikat mencari tahu dan ternyata memang ada cara alternatif untuk menangani kanker. Fakta-fakta yang ada tentang kanker ini adalah :

1. Semua  orang mempunyai sel kanker. Sel kanker ini tidak tampak dalam pemeriksaan standar sampai sel-sel ini berkembang biak hingga berjuta jumlahnya.

2. Pada saat dokter memberitahu pasien bahwa ‘tidak  ada sel kanker lagi’ setelah menjalani pengobatan, itu artinya pemeriksaan yang  dilakukan sudah tidak dapat mendeteksi sel-sel kanker karena sel-sel tersebut sudah  berada di bawah ukuran/jumlah yang dapat terdeteksi

3. Sel kanker tumbuh antara 6 sampai  lebih dari 10 kali dalam jangka waktu hidup manusia.

4. Pada saat kekebalan tubuh seseorang  tinggi, sel-sel kanker  akan dihancurkan dan dicegah sehingga tidak dapat bertambah  banyak dan membentuk tumor.

5.Pada saat seseorang menderita kanker ini menunjukkan bahwa orang tersebut mengalami beberapa kekurangan nutrisi. Ini dapat terjadi karena faktor genetika, lingkungan, makanan dan cara hidup.

6. Untuk menanggulangi kekurangan nutrisi  dan memperkuat sistem kekebalan tubuh dapat ditempuh dengan merubah diet (cara  makan) dan menambahkan asupan suplemen.

7. Kemoterapi, meracuni sel kanker yang  bertumbuh cepat, tapi pada saat yang sama juga menghancurkan pertumbuhan sel  sehat dalam tulang sumsum, gastrointestinal  tracts (saluran pencernaan) dll, dan dapat menyebabkan kerusakan pada  organ2 lain, seperti hati, ginjal, jantung, paru-paru dll.

8. Sedangkan radiasi, bersamaan dengan  fungsinya yang menghancurkan sel kanker, juga menyebabkan luka bakar,  meninggalkan bekas luka, dan merusak sel, jaringan, dan organ yang  sehat.

9. Perawatan dini dengan kemoterapi dan  radiasi dapat mengurangi ukuran tumor. Namun penerapan kemoterapi dan radiasi  yang berkepanjangan tidak akan menghasilkan pengurangan tumor lebih lanjut.

10. Pada saat tubuh menanggung beban racun yang berlebihan dari kemoterapi dan radiasi, sistem kekebalan tubuh akan  terancam atau hancur, karena itulah seseorang akan mengalami berbagai macam infeksi dan komplikasi.

11. Kemoterapi dan radiasi dapat  menyebabkan sel kanker bermutasi dan menjadi tahan dan sulit untuk dihancurkan.  Operasi juga dapat menyebabkan sel kanker menyebar ke tempat-tempat  lainnya.

12. Cara efektif untuk melawan kanker  adalah dengan membuatnya kelaparan, yaitu dengan cara tidak memberikan makanan  yg dibutuhkan dalam sel untuk dapat berkembang biak.

Apa yang anda perlu ketahui tentang kanker :

Sel kanker memakan :

1. GULA

Dengan meniadakan gula dalam asupan makanan itu berarti menghilangkan makanan utama sel kanker. Pengganti gula seperti NutraSweet, Equal, Spoonful, dll dibuat dari Aspartame, dan ini  berbahaya. Pengganti yang lebih natural yaitu madu Manuka atau molasses, tapi dalam jumlah yang sedikit. Garam meja mengandung bahan kimia tambahan untuk  menjadikannya putih. Alternatif yang lebih baik yaitu Bragg’s aminos atau garam  laut.

2. SUSU

Menyebabkan tubuh menghasilkan mucus, terutama di dalam gastro-intestinal tract (saluran pencernaan). Mucus juga makanan sel kanker. Dengan meniadakan susu dan menggantikannya dengan susu  kedelai (tanpa gula) sel-sel kanker akan kelaparan.

3.  Sel-sel kanker berkembang dengan baik di  lingkungan yang tinggi asam. Dietari yang berbasis daging sangat tinggi kadar asamnya. Oleh karena itu lebih baik mengkonsumsi ikan, sedikit ayam daripada sapi atau babi. Daging juga mengandung antibiotic, hormon tambahan dan parasit2 untuk peternakan. Kesemuanya ini sangat berbahaya, terutama untuk penderita kanker.

4.  Dietari yang 80% berbasis sayuran  segar dan sarinya (jus), whole  grain, kacang-kacanganan dan sedikit buah akan membantu menjadikan tubuh  dalam situasi alkaline. 20% dari persentasi tadi dapat diambil dari makanan yang dimasak termasuk kecambah. Sari sayuran segar mengandung enzim2 aktif/hidup yang dapat diserap dengan mudah dan dapat mencapai titik selular dalam waktu 15 menit  untuk memberi makan dan mempercepat pertumbuhan sel-sel sehat. Guna memperoleh enzim-enzim aktif untuk membangun sel sehat, minumlah sari sayuran segar (hampir semua jenis sayuran, termasuk kecambah) dan makanlah sejumlah sayuran mentah 2-3 kali sehari. Enzim2 ini hancur pada temperature 40 derajat Celcius.

5. Hindari kopi, teh dan coklat, karena  mengandung kafein yang tinggi. Teh hijau lebih baik sebagai alternatifnya, dan mempunyai unsur-unsur yang memerangi kanker. Air, yang paling baik yaitu air yang sudah di saring (filtered) guna menghindari racun dan kandungan logam dalam air  keran. Hindari air yang sudah melewati proses distilasi karena mengandung asam.

6.Protein dari daging sulit untuk dicerna dan membutuhkan enzim pencerna yang cukup banyak. Kandungan daging yang  tidak tercerna dan tertinggal  di saluran pencernaan akhirnya akan membusuk  dan menambah timbunan racun.

7. Dinding sel-sel kanker mempunyai selaput  protein yang kuat. Dengan menghindari makanan mengandung daging, tubuh  membutuhkan jauh lebih sedikit enzim untuk mencerna makanan, sehingga sebagian  besar enzim dapat menyerang dinding protein pada sel-sel kanker dan selanjutnya memungkinkan bagi sel-sel tubuh untuk menghancurkan sel-sel kanker.

8. Beberapa suplemen menaikan system  kekebalan tubuh (IP6, Floressence, Essiac, anti-oxidants, vitamins, mineral,  EFAs dll) sehingga memungkinkan sel-sel tubuh sehat untuk menghancurkan sel-sel  kanker. Suplemen lain seperti Vitamin E diketahui menyebabkan apoptosis, atau sel mati terprogram, yaitu metode natural dari tubuh untuk membuang sel-sel yang rusak, yang tidak dikehendaki, atau tidak dibutuhkan.

9. kanker adalah penyakit yang melibatkan  pikiran, tubuh dan jiwa. Jiwa yang proaktif dan positif akan membantu penderita kanker untuk sembuh. Kemarahan, tidak dapat memaafkan, dan kegetiran menjadikan tubuh dalam situasi yang tegang dan berkadar asam tinggi. Belajar untuk berjiwa  lembut dan pemaaf. Belajar untuk bersantai dan menikmati hidup.

10. Sel kanker tidak dapat berkembang  dalam lingkungan yang tinggi oksigen. Berolahraga setiap hari dan menghirup  nafas dalam-dalam dapat membantu asupan oksigen dalam tahap selular. Terapi oksigen  juga salah satu cara yang digunakan untuk menghancurkan sel-sel  kanker.

Jangan menggunakan tempat  plastic di microwave

1. Jangan memasukan botol air ke freezer

2. Jangan menggunakan ‘plastic wrap’ di microwave

Rumah  Sakit John Hopkins baru-baru ini memasukkan berita ini di newsletters-nya. Informasi ini juga diedarkan di Walter Reed Army Medical Center.

Dioxin adalah jenis bahan kimia yang menyebabkan kanker, terutama kanker payudara. Dioxin juga berkadar racun tinggi bagi sel-sel di tubuh kita.

Jangan membekukan botol plastik dengan  air di dalamnya karena ini melepaskan kandungan dioxin yang terdapat dalam  plastik.

Baru-baru  ini Dr. Edward Fujimoto, Wellness Program Manager di Rumah Sakit Castle, hadir di satu program televisi  untuk menjelaskan bahaya kesehatan ini. Beliau menjelaskan sebaiknya tidak memanaskan makanan di dalam microwave menggunakan tempat plastik.

Untuk Info dan Pemesanan Silahkan Menghubungi :

HOTLINE : (021) 9280-9286 /87

SMS Centre : 0813-8180-8133

E-mail : info@nonioriginal.com

www.nonioriginal.com

 

Penanganan Kanker

June 29, 2009 by Nonioriginal  
Filed under Artikel

Kanker adalah proses selular yang tidak berfungsi. Ketika menderita kanker, tubuh kehilangan kontrol selular, yang mengakibatkan pertumbuhan sel yang tidak baik menjadi tidak terkontrol. Sel-sel kanker ini akan menyerang jaringan lokal, berpindah ketempat lain dan berkembang biak. Penyakit ini sendiri bermula dari sel yang bermutasi dan berubah. Sel abnormal ini mempertahankan mutasinya melalui proses reproduksi sel meskipun terdapat usaha dari sistem pertahanan tubuh yang berusaha mengeleminasi sel-sel abnormal. Sel-sel yang bermutasi ini (berasal dari DNA yang abnormal) kemudian bergerak ke sekujur tubuh dan berdiam di satu atau lebih organ tubuh. Saat ini ada lebih dari seratus jenis kanker yang tumbuh dalam tubuh manusia. begitu banyak jenis kanker, dengan ke abnormalan DNA-nya masing-masing dan berbagai perbedaan pada gejala-gejala dan tanda-tanda, adalah tidak mungkin didalam ulasan singkat ini untuk membahas semuanya.

Berdasarkan pengalaman saya di Rumah Sakit Johns Hopkins, satu gejala yang sering muncul adalah kehilangan energi. Saya juga melihat beberapa keabnormalan yang timbul pada beberapa jenis kanker seperti kulit yang berubah warna, luka yang tidak kunjung sembuh, benjolan dibawah kulit, suhu tubuh meningkat dan kehilangan berat badan. hal-hal tersebut sering di asosiasikan dengan tanda-tanda dan gejala -gejala untuk penyakit lain. Kebanyakan kanker tidak terdeteksi secara awal dan hanya bisa didiagnosis secara cepat dengan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin dan dengan serangkaian tes yang spesifik. Semakin dini kanker di deteksi dan di rawat semakin baik hasilnya. Saya percaya Tahitian Noni Juice bermanfaat untuk kanker karena baik noni maupun Tahitian Noni Juice bekerja ditingkat selular. Lebih jauh lagi dipercaya bahwa Tahitian Noni Juice meningkatkan struktur selular tetapi kanker menghancurkannya.

Beberapa penelitian lain telah dilakukan di laboratorium-laboratorium untuk menegaskan kemampuan Tahitian Noni Juice untuk melawan kanker. dalam suatu penelitian, empat orang ilmuwan dari Jepang menyuntikan sel ras (sel yang menjadi pemicu bagi pertumbuhan yang merusak) dengan substansi yang disebut damnacanthal yang ditemukan dalam Tahitian Noni Juice. Mereka mengobservasi bahwa pemberian damnachantal ternyata menghambat reproduksi sel ras secara signifikan. Damnachantal adalah suatu substansi didalam Tahitian Noni Juice yang di percaya sebagai agen anti kanker. Sebagai tambahan, riset telah membuktikan bahwa Tahitian Noni Juice merangsang tubuh untuk mereproduksi element-element yang melawan kanker seperti nitrix oxide, interleukin (mediator sistem imunitas yang dibuat oleh dan mempengaruhi limfosit-red), interferon (sitokin yang mencegah terjadinya super infeksi oleh virus lain – red), faktor nekrosis tumor, lipopolisakarida dan sel-sel pembunuh alami. Dipercaya juga bahwa Tahitian Noni Juice mempunyai fungsi pencegahan dan perlindungan terhadap kanker pada tahap inisisasi, yang merupakan fase pertama pada pembentukan kanker.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Mian-Ying Wang, M.D. di Fakultas Kedokteran Universitas Illionis, Rockford, menunjukan bahwa tikus yang diberikan 10% Tahitian Noni Juice selama seminggu dan kemudian disuntukan sel DMBA (agen penyebab kanker) , mempunyai bercak tambahan DNA (suatu tes untuk melihat keabnormalan DNA) yang secara signifikan lebih sedikit di bandingkan dengan tikus yang juga disuntukan DMBA namun hanya diberi air. Semakin sedikit jumlah bercak tambahan DNA, semakin tinngi perlindungan terhadap kanker. Tikus yang diberi Tahitian Noni Juice mempunyai 50% bercak DNA lebih sedikit di paru-paru, 60% lebih sedikit di jantung, 70% lebih sedikit di lever, dan 90% lebih sedikit di ginjal.

Tahitian Noni Juice telah terbukti memiliki kemampuan anti oksidan. Hal ini berarti dapat mengikat radikal bebas yang terdapat dalam tubuh. Radikal bebas dapat merusak sel dan membentuk sel kanker. Banyak yang berpendapat bahwa aktifitas anti oksidan adalah fungsi penting dari Tahitian Noni Juice dan salah satu alasan mengapa begitu banyak orang sukses dalam melawan kanker dengan Tahitian Noni Juice. Dari 27.000 pengguna Tahitian Noni Juice dalam survey saya 2.365 orang menderita berbagai jenis kanker. Dari jumlah ini 60% dari mereka berhasil mengalami kemajuan kesehatan yang luar biasa.

Dosis penggunaan Tahitian Noni Juice:jumlah konsumsi rata-rata dari 64% responden yang mengalami kemajuan kesehatan adalah 105 cc setiap hari.

Dalam riset saya juga menemukan “resep noni” yang telah digunakan oleh para pasien penderita kanker untuk meningkatkan energi tubuh mereka secara maksimal. Resep ini datang dari rekan sejawat dari profesional media, Orlando Pile, M.D. Resepnya sebagai berikut:

1 botol Tahitian Noni Juice perhari selama 4 hari pertama ½ botol Tahitian Noni Juice perhari selama 4 hari berikutnya 240 cc Tahitian Noni Juice sehari selama 30 hari berikutnya 105 cc untuk selanjutnya.

Tahitian Noni Juice menjadi “ The Top Ten Cancer Treatment” yang direkomendasikan Asosiasi Kanker Amerika Serikat.

Diambil dari buku NONI JUICE (How Much, How Often, For What Edisi Keempat – mencakup informasi lebih dari 27.000 pengguna noni juice ) karya dr. Neil Solomon, MD, PhD beliau adalah seorang Dokter di Johns Hopkins Hospital dan juga seorang penulis bestseller dalam daftar New York Times, mendapatkan Schwentker Award bagi pencapaian yang istimewa di bidang riset Beliau juga pernah menjabat sebagai sekretaris Bidang Kesehatan dan Kebersihan di Maryland, Mengabdi pada komisi kegubernuran dan bertindak sebagai penasehat kesehatan bagi gubernur dan Presiden AS. Selama 18 tahun beliau telah menulis kolom kesehatan bersindikasi dunia bagi Sindikat Los Angles Times. Saat ini dr. Solomon bekerja sebagai konsultan nutrisi global bagi perusahaan, organisasi non-pemerintahan pada PBB dan WHO.

Dan dalam bukunya Beliau hanya merekomendasikan dan menggunakan Tahitian Noni Juice dalam penelitiannya.

Untuk Info dan Pemesanan Silahkan Menghubungi :

HOTLINE : (021) 9280-9286 /87

SMS Centre : 0813-8180-8133

E-mail : info@nonioriginal.com

www.nonioriginal.com

Kanker Payudara

June 16, 2009 by Nonioriginal  
Filed under Testimonial

Sudah hampir tiga tahun dr. Sri Purwaningsih atau yang akrab dengan panggilan dr. Pur berjuang melawan kanker. Awalnya pada akhr tahun 2005, dr. Pur merasakan adanya benjolan dilingkar payudaranya. Kecurigaannya bahwa itu adalah sebuah kanker pun ternyata terbukti setelah menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan.

Satu-satunya jalan mengobatinya adalah kemoterapi. Selama hampir enam bulan sejak januari 2006 hingga Juni 2006, dr. Pur menjalani kemoterapi hingga 6 kali setiap 4 minggu sekali. ”Efek kemoterapilah yang membuat saya merasa tersiksa. Bayangkan selama dua minggu lebih saya mulai muntah, belum lagi rambut rontok dan kulit yang mengering.” ujar dr. Pur.
Bahkan dr. Pur juga merasakan cairan yang ada pada sendi-sendinya mengering, sehingga setiap pergerakan tubuhnya disertai rasa sakit yang luar biasa. ”Sayang sekali saya baru dikenalkan Tahitian Noni Juice (TNJ) pada akhir Maret 2009 lalu, padahal setelah saya mengkonsumsinya dengan dosis 2x100cc tubuh saya terasa nyaman,” terang dr. Pur yang kondisi kesehatan dan staminanya bertambah baik setiap harinya.

Rutinitas dr. Pur mengkonsumsi TNJ berubah manis. Pertengahan April lalu, saat memeriksakan dirinya ke RSCM, tidak ditemui adanya kanker lagi. ”Hasil pemeriksaan yang negatif terhadap semua tanda kanker, membuat saya semangat berbagi resep sehat kepada teman-teman yang masih mengalami hal serupa dengan saya,” imbuhnya.

Kini dr. Pur merasakan stabilitas tubuh terus membaik dari hari ke hari. ”TNJ tidak saja membuat istirahat saya dan nafsu makan saya membaik, namun segala fungsi kerja organ tubuh saya diperbaiki. Buktinya saya tidak lagi merasakan hal-hal yang janggal pada diri saya. Terimakasih TNJ.”


Menurut Dr. Henry Naland Sp.B Onkologi, Dokter bedah Ongkologi FKUI/RSCM & RS. Omni Medical Center. ”Dalam penatalaksanaan kanker, dibutuhkan nutrisi untuk membantu kualitas hidup pasien kanker. Dengan dipatenkannya penggunaan Tahitian NONI Juice sebagai bagian dalam uji klinis pada kasus kanker kolon memberikan tambahan keyakinan bahwa produk ini bisa menjadi pilihan dalam terapi komplementer pasien kanker secara keseluruhan. Noni Juice yang diberikan bersamaan dengan kemoterapi pada pasien kanker akan mengurangi efek samping yang diakibatkan oleh kemoterapi dan mempercepat pemulihan pada tubuh saat menjalani recovery.”

Kandungan bioaktif dalam noni mempunyai kemampuan untuk merevitalisasi sekaligus meregenerasi sel-sel syaraf dan berperan penting dalam meregulasi system kardiovaskuler. Selain meningkatkan stamina, Tahitian NONI Juice mampu menormalkan fungsi sel dan membunuh kanker aktif pada tubuh. Sebab Itulah menjadikan Tahitian NONI Juice ini meraih Top 10 Cancer Treatment dari The American Association for Cancer Research. Mau bebas dari kenker? Minumlah Tahitian NONI Juice secara berkala sebagai tindakan preventif yang tepat, terang DR. dr. Amarullah H. Siregar, DiHom, DBMed., MA, MSc., PhD. Doctor of Naturopathy from Clayton College of Natural Health, Birmingham USA. PhD Health Science from Fairfax University New Orleans – USA.

Copy Protected by Chetan's WP-CopyProtect.